TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Mengulik Fenomena Orang Korea Selatan Susah Tidur

Bacaan 5 menit
Mengulik Fenomena Orang Korea Selatan Susah Tidur

Masyarakat Korea Selatan rela membayar mahal demi bisa tidur nyenyak.

Korea Selatan bukan hanya terkenal dengan band k-pop dan k-drama, maupun produk-produk kecantikannya yang mendunia. Negeri ginseng ini juga terkenal karena penduduknya yang paling susah tidur. Benar sekali, orang Korea Selatan susah tidur. Bukan main, masalah susah tidur ini juga sebabkan banyak efek lebih serius yang sangat membahayakan.

Mengulik Fakta Orang Korea Selatan Susah Tidur

orang korea selatan susah tidur

(Sumber: pexels/pixabay)

Dilansir dari BBC.com, dr. Ji-hyeon Lee, seorang psikiater spesialis tidur, mengatakan ia sering bertemu dengan klien-klien yang meminum hingga 20 butir obat tidur dalam satu malam.

“Memang butuh waktu untuk terlelap, tapi orang Korea menginginkan untuk lebih cepat tidur, sehingga mereka minum obat tidur,” katanya.

Kecanduan obat tidur sudah menjadi epidemi di negara Korea. Meski tak ada data yang resmi, diperkirakan setidaknya ada 100.000 orang Korea yang kecanduan obat tidur. Ketika masih tidak bisa tidur, mereka akan beralih ke alkohol yang tentunya sangat membahayakan.

Lalu, apa saja yang membuat orang-orang di Korea sulit tidur?

Artikel terkait: 8 Lokasi Syuting Drama Korea yang Bisa Dikunjungi Saat Liburan ke Korea Selatan

Penyebab Masyarakat Korea Selatan Susah Tidur

orang korea selatan susah tidur

(Sumber: pexels/cottonbro)

Masih dilansir dari BBC.com, Korea Selatan juga merupakan negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi diantara negara-negara maju, konsumsi alkohol tertinggi, juga banyaknya orang yang menggunakan antidepresan. Beberapa alasan mungkin menjadi penyebab masalah-masalah ini.

Secara historis, hanya dalam beberapa dekade, negara Korea Selatan menjadi salah satu negara yang sangat canggih dari salah satu negara termiskin didunia.

Berbeda dengan negara maju lainnya seperti Arab Saudi, Korea Selatan tidak bisa kaya dengan mengandalkan sumber daya alam yang mereka punya.

Sehingga negara ini mentransformasi diri melalui nasionalisme kolektif yang mendorong mereka untuk bekerja lebih keras dan lebih cepat. Maka dari itu, budaya bekerja di Korea Selatan menjadi salah satu alasan para penduduknya kurang tidur.

Mengulik Fenomena Orang Korea Selatan Susah Tidur

Sumber: BBC

Sementara itu, dikutip dari YonhapNewsAgency, en.yna.co.kr mengungkapkan alasan remaja di Korea Selatan kurang tidur adalah karena belajar dan juga surfing internet. Dua hal ini menjadi penyebab utama bersama dengan chatting.

Saking banyaknya orang Korea Selatan susah tidur, mereka rela mengeluarkan uang lebih untuk dapat tidur nyenyak. Dilansir dari Koreatimes.co.kr, Ki Eun-hye, seorang pekerja lepas rela mengeluarkan uang sekitar KRW 3,8 juta atau senilai Rp 44,5 juta untuk membeli kasur berkualitas dan membuatnya nyaman.

Beberapa dari respondennya juga rela menghabiskan uang dari gaji mereka untuk pergi ke kafe tidur siang untuk tidur. Perkembangan industri ‘tidur’ di Korea Selatan sangatlah besar, bahkan mereka menjulukinya dengan ‘sleeponomics’. 

Mulai dari kasur, sprei, bantal, juga peralatan lampu juga semakin laris, bahkan penjualan kasur meningkat lima kali lipat dibanding lima tahun lalu. Produk lainnya yang banyak dibeli untuk meningkatkan kualitas tidur adalah kursi pijat, bantal dari serat rambut kuda, hingga air purifiers. 

Artikel terkait: Artis Korea Selatan Im Siwan Berdonasi Untuk Ukraina Sebesar 20 Juta Won

Dampak Jika Seseorang Kurang Tidur

Mengulik Fenomena Orang Korea Selatan Susah Tidur

Parents, pola tidur tidak baik tentu beresiko bagi kesehatan tubuh. Dilansir dari alodokter.com, setiap harinya, orang dewasa membutuhkan 7-9 jam waktu tidur.

Sementara anak-anak dan remaja membutuhkan 8-10 jam waktu tidur. Kurangnya waktu tidur memunculkan banyak resiko kesehatan, yakni:

1. Insomnia dan Penyakit Kardiovaskular

Insomnia adalah kondisi yang menyebabkan seseorang susah tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Jika dibiarkan, insomnia dapat mempengaruhi kesehatan jantung. Risiko yang akan timbul yaitu gangguan irama jantung (aritmia), gagal jantung, juga serangan jantung.

2. Menurunkan Kekebalan Tubuh

Mengulik Fakta Orang Korea Selatan Susah Tidur

(Sumber: pexels/freestockorg)

Cerita mitra kami
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella

Untuk menjaga kekebalan tubuh, tubuh membutuhkan protein sitokin. Protein sitokin dikeluarkan tubuh saat tidur. Sehingga, kurang tidur menyebabkan produksi sitokin lebih sedikit dan membuat kekebalan tubuh menurun.

3. Daya Ingat Menurun

Ketika tidur, otak bekerja untuk menyimpan hal-hal yang telah dialami atau dipelajari selama sehari dalam sistem ingatan jangka pendek. Tidur membantu penguatan koneksi saraf yang mendukung daya ingat seseorang. 

Maka dari itu, ketika mengantuk atau kurang tidur, seseorang menjadi sering lupa dan tidak fokus. Selain itu, seseorang yang kurang tidur akan cepat tua alias muncul garis halus di area mata.

Artikel terkait: 11 Minuman yang Bantu Tidur Malam Lebih Nyenyak dan Berkualitas

Kiat Memperbaiki Jam Tidur

Mengulik Fenomena Orang Korea Selatan Susah Tidur

(Sumber: pexels/williamchoquette)

Dilansir dari healthline.com, Parents, untuk memperbaiki jam tidur diperlukan waktu berhari-hari maupun berminggu-minggu. Bahkan dibutuhkan 4 hari untuk memperbaiki kurang tidur 1 jam. Lalu, bagaimana caranya untuk dapat mencegah kurang tidur?

Parents dapat mengubah gaya hidup untuk memperbaiki jam tidur. Parents dapat meningkatkan aktivitas fisik dengan olahraga. Selain meningkatkan kesehatan, olahraga juga membuat tubuh cukup lelah untuk dapat cepat tidur.

Selain itu, hindari mengonsumsi kopi dan minuman yang mengandung kafein yang dapat mencegah kantuk. Begitu juga dengan alkohol, mengonsumsi alkohol dapat menurunkan kualitas tidur.

Hindari perangkat elektronik sebelum tidur. Menonton TV dan menatap layar ponsel dapat membuat tubuh tetap terjaga. Ponsel memancarkan cahaya biru yang juga ada pada pancaran sinar matahari.

Cahaya ini menipu tubuh kita seakan-akan hari masih siang dan menahan mata untuk tidak mengantuk. Sebelum tidur, sebaiknya hentikan penggunaan ponsel selama 30 menit hingga 1 jam.

Tak kalah penting, cobalah membangun kebiasaan tidur yang baik dengan menentukan jam tidur, rutin mengganti sprei dan sarung bantal untuk tetap nyaman, juga menjaga pola hidup sehat. 

Parents, yuk, tingkatkan kualitas hidup dengan perbaiki kualitas tidur!

***

Baca juga :

Sering Sulit Tidur? Coba 7 Cara Ini untuk Mengatasinya

16 Cara Mengatasi Susah atau Kesulitan Tidur Setelah Melahirkan

Yuk, Kenali 8 Jenis Gangguan Tidur, Penyebab dan Cara Mengatasinya

 

S.Korean teens suffer from lack of sleep, survey finds. 

en.yna.co.kr/view/AEN20200803009800315#:~:text=SEOUL%2C%20Aug.,to%20study%20and%20internet%20surfing.

South Korea: Why so many struggle to sleep

www.bbc.com/news/world-asia-60703300

‘Sleeponomics’ growing rapidly in Korea.

www.koreatimes.co.kr/www/tech/2019/04/694_266561.html

5 Kondisi yang Bisa Dialami Akibat Kurang Tidur

www.alodokter.com/5-kondisi-yang-bisa-dialami-jika-kurang-tidur#:~:text=Inilah%20sebabnya%2C%20orang%20yang%20kurang,gangguan%20suasana%20hati%20dan%20kecemasan.

The 5 Stages of Sleep Deprivation

www.healthline.com/health/sleep-deprivation/sleep-deprivation-stages

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Debora Pane

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Mengulik Fenomena Orang Korea Selatan Susah Tidur
Bagikan:
  • Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

    Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

  • 17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

    17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

  • Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

    Biodata Reza Arap, Perjalanan Karier dan Kisah Cintanya

  • 17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

    17 Film Semi Spanyol Terbaik Sepanjang Masa dan Banyak Adegan Erotis!

  • 14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

    14 Film dan Acara TV Terbaik Ringgo Agus Rahman, Ada 'Esok Tanpa Ibu'!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti