TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!

Bacaan 4 menit
Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!

Anak mendadak menjadi lebih mudah marah, bisa jadi menderita Oppositional Defiant Disorder. Seperti apa gejala dan cara mengatasinya?

Ibarat roller coaster, ada kalanya anak bertingkah polah yang membuat orangtua terkejut. Ada anak yang dapat dengan mudah beradaptasi terhadap lingkungan sekitar, pun tak sedikit yang sangat sulit menyesuaikan diri akan kondisi yang ia hadapi. Salah satunya jika anak ternyata menderita gangguan oppositional defiant disorder (ODD) yang membuat buah hati sulit dikendalikan.

Apa itu Oppositional Defiant Disorder?

Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!

Oppositional Defiant Disorder (ODD) merupakan gangguan perilaku anak yang ditandai pola perilaku anak sulit diatur, argumentatif, serta cenderung membangkang. Pola tersebut menimbulkan kesan anak sangat manja dan sensitif berlebihan.

Faktanya, gangguan satu ini memengaruhi sekitar 3% anak di seluruh dunia, dan lebih sering terjadi pada anak laki-laki.

Gejala ODD umunya terlihat saat anak memasuki tahun prasekolah. Jika dibiarkan, perilaku ini tentunya akan berpengaruh terhadap relasi dengan keluarga, kegiatan sosial, dan dunianya kala dewasa kelak.

Dalam The Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) yang dipublikasikan oleh American Psychiatric Association mencantumkan kriteria untuk mendiagnosis ODD yang mencakup gejala emosional dan perilaku yang berlangsung setidaknya enam bulan.

Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!

Berdasarkan tingkat keparahan gejala, anak yang mengalami ODD terbagi dalam tiga tahap yakni:

  • Ringan; umumnya hanya berlangsung dalam satu kondisi misalnya saat di rumah saja, sekolah atau saat sedang bermain dengan teman sebaya
  • Menengah; beberapa gejala akan muncul setidaknya dalam dua kondisi
  • Berat; tahap ini akan membuat gejala mencuat di tiga atau lebih kondisi yang dihadapi buah hati

Artikel terkait: Sukses mendidik 5 anak jadi generasi berkualitas, ini rahasia parenting Quraish Shihab

Penyebab anak menderita Oppositional Defiant Disorder (ODD)

Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!

Sayangnya, belum ada penyebab pasti mengapa gangguan ini dapat terjadi dalam tumbuh kembang anak. Beberapa faktor kombinasi berikut ditengarai meningkatkan risikonya.

  • Biologis. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa adanya cacat atau cedera pada area otak tertentu dapat menyebabkan masalah perilaku serius pada anak-anak, misalnya neurotransmiter tidak sanggup menyampaikan pesan ke otak dengan baik. Lebih jauh, banyak anak-anak dan remaja dengan ODD memiliki penyakit mental lainnya seperti ADHD, gangguan belajar, depresi, atau gangguan kecemasan yang berkontribusi pada masalah perilaku
  • Genetik. Riwayat anggota keluarga dengan penyakit mental seperti gangguan suasana hati, gangguan kecemasan, dan gangguan kepribadian turut berisiko meningkatkan ODD pada anak
  • Lingkungan. Faktor-faktor seperti kehidupan keluarga yang tidak stabil, temper orangtua yang buruk, atau anak yang kerap mengalami kekerasan dari orangtua juga berisiko menderita ODD dalam tumbuh kembangnya

Seperti apa gejala ODD?

Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!

Beberapa sinyal berikut akan terlihat pada anak yang menderita gangguan ODD, antara lain:

  • Tantrum dalam intensitas sering dan berulang
  • Kerap berargumen dengan orang dewasa yang dianggapnya memiliki wewenang besar
  • Enggan menurut pada permintaan dan aturan
  • Cenderung meremehkan orang lain
  • Senang menyalahkan orang lain
  • Mudah marah
  • Keinginan membalas dendam amat besar
  • Mengutarakan kata kasar dan penuh kebencian saat sedang marah
  • Sering berbohong
  • Gemar menciptakan konflik

Oppositional defiant disorder buat anak sulit mengontrol emosi, waspada!

Dalam beberapa kasus banyak anak yang suasana hatinya berubah dengan cepat, mudah frustasi, dan memiliki kepercayaan diri rendah. Anak dengan ODD biasanya mengalami kesulitan berinteraksi dengan teman sebaya dan orang dewasa, sehingga cenderung tidak diterima di lingkungan sosial.

Jika tidak ditangani dengan tepat, tak menutup kemungkinan anak akan terlibat dengan masalah pelik saat dewasa seperti kecanduan alkohol dan obat-obatan terlarang.

Oleh karena itu, jangan sungkan berkonsultasi dengan dokter anak dan pakar jika anak mulai menunjukkan gejala di atas agar bisa mendapat penanganan yang tepat.

Apakah anak dengan ODD bisa sembuh?

Oppositional defiant disorder buat anak sulit mengontrol emosi, waspada!

Hingga kini, riset lanjutan dibutuhkan untuk memastikan pemulihan pasien anak dengan ODD. Umumnya, anak dengan gangguan ini akan mereda dengan sendirinya kala beranjak usia dewasa. Sebagian lagi membawa perilaku ini dalam hidupnya.

Dibutuhkan kerjasama komprehensif antara orangtua, pihak sekolah, dan profesional kesehatan mental untuk memenuhi kebutuhan kompleks anak ODD.

Perawatan untuk ODD akan ditentukan dengan mempertimbangkan banyak faktor termasuk usia anak, keparahan gejala, dan kemampuan anak untuk berpartisipasi dan menoleransi terapi tertentu.

Artikel terkait: 3 Gangguan emosi anak, hati-hati salah memberi label padanya!

Oppositional defiant disorder buat anak sulit mengontrol emosi, waspada!

Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menangani anak dengan gangguan satu ini yaitu:

  • Psikoterapi. Sejenis konseling akan diambil untuk membantu anak mengembangkan kemampuannya memecahkan masalah, berperilaku, dan yang paling penting mengendalikan amarah.Terapi perilaku-kognitif yang bertujuan membentuk kembali pemikiran anak (kognisi) dalam meningkatkan perilaku. Ada juga terapi keluarga yang dapat membantu meningkatkan interaksi dan komunikasi keluarga, juga terapi khusus yang disebut pelatihan manajemen orang tua (PMT) dengan cara mengajarkan orangtua cara-cara mengubah perilaku anak secara positif.
  • Obat. Walaupun tidak ada obat yang secara ilmiah ditetapkan untuk mengobati ODD, obat-obatan kadang-kadang dapat digunakan untuk mengobati gejala (impulsif, mudah marah, dll.) yang disertai pemyakit mental tambahan lain seperti ADHD atau depresi.

Parents, semoga informasi ini bermanfaat!

Sumber: Mayo Clinic, Web MD

Baca juga :

Parents, ini 7 tips ampuh mengatasi sikap manja pada anak

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Oppositional Defiant Disorder buat anak sulit mengontrol emosi, ini gejalanya!
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti