Parents, ini 7 tips ampuh mengatasi sikap manja pada anak

Parents, ini 7 tips ampuh mengatasi sikap manja pada anak

Anak kerap bersikap manja saat bersama Anda, Bun? Berikut beberapa cara efektif mengatasinya.

Pernah merasa pusing karena bingung bagaimana mengatasi anak yang kerap bersikap manja, Bun? Jangan khawatir, Bunda tidak sendirian. Sikap manja pun wajar timbul pada anak, terutama ketika Bunda berada bersamanya.

Hal ini selaras dengan studi yang dilakukan oleh University of Washington Department of Psychology. Penelitian yang melibatkan anak-anak dari 500 keluarga dan mendapatkan hasil yang mencengangkan.

Hasil studi menjelaskan, perilaku anak-anak itu kerap berubah 1600% lebih buruk saat ibu mereka berada di ruangan itu. Mereka akan merengek, menjerit, memukul-mukul, berkata-kata kasar dan berpura-pura tidak mendengar perkataan ibunya.

7 Cara ampuh mengatasi anak yang kerap berperilaku manja

Anak-anak yang berperilaku demikian sudah bisa dipastikan bahwa mereka adalah anak yang kerap bersikap manja. Meski demikian, sikap manja atau kolokan memang tidak bisa dihilangkan sepenuhnya. Selagi anak masih berusia muda, orangtua bisa menipiskan karakter tersebut sebelum menjadi bumerang yang bisa merugikan kita suatu hari nanti.

Beberapa langkah untuk mengatasi sikap manja tersebut di antaranya:

  • Tegas, tapi tidak kasar

Perbedaan antara berkata tegas dengan membentak anak memang tipis sekali. Itulah sebabnya beberapa orangtua yang malas ribut dengan anaknya hanya mengucapkan perintah dengan kata-kata datar, sehingga anak tidak mengerti apakah aktivitas yang dilakukannya boleh dilakukan atau tidak.

Ini saatnya mengambil alih kendali di rumah dengan menambahkan penekanan pada perintah yang Anda ucapkan. Tarik nafas panjang-panjang sebelum mengucapkannya untuk meredakan emosi.

  • Mungkin Anda terlalu melindungi anak

Anak Anda selalu menolak dan rewel saat diajak jalan-jalan ke kolam renang karena takut air? Mungkin itu karena Anda tidak membiasakannya mandi dengan air dingin. Di musim kemarau seperti sekarang cuaca sangat panas jadi Anda tak perlu khawatir balita Anda akan demam kalau ia mandi sore pakai air dingin.

Psikolog Richard Bromfield berkata, “Hanya lindungi anak ketika ia benar-benar berada dalam bahaya.” Anak sebaiknya dibiasakan mandi dengan air dingin di usia tertentu, kecuali ia sedang tidak sehat.

  • Anda menuruti segala permintaannya

Beberapa orangtua yang bekerja di luar rumah kadang merasa bersalah telah meninggalkan anak. Mereka berusaha menebus rasa bersalah itu dengan memenuhi segala keinginannya. Minta dibelikan mainan, boneka atau gadget yang mahal, semua Anda turuti.

Lebih baik hentikan kebiasaan ini sekarang juga jika Anda tidak ingin menyesal di kemudian hari. Saat ini banyak sekali orangtua yang membiarkan anak mereka mengemudikan kendaraan bermotor di jalan raya. Padahal sudah jelas mereka masih di bawah umur dan belum punya SIM. Apa orangtua mereka memang sengaja mengajarkan anak-anak ini untuk melanggar peraturan?

  • Komitmen berhenti memanjakan anak

Komitmen atau kesungguhan hati Anda untuk berhenti memanjakan anak adalah yang terpenting. Ingatlah bahwa cinta pada anak tidak harus diwujudkan dengan memanjakannya.

Pikirkanlah tentang masa depan. Anda tidak bisa melindungi anak selamanya. Suatu saat nanti ia harus menghadapi dunia tanpa Anda. Anda harus mampu mengatasi anak manja Anda sekarang juga, atau ia tidak akan bisa bertahan menghadapi kerasnya dunia.

  • Bersabar

Ibarat menanam sebuah bibit, membesarkan anak adalah sebuah proses. Hasil jerih payah Anda dalam mengatasi anak manja mungkin tidak akan segera terlihat saat ini. Mungkin ia akan merajuk dan menangis sepanjang hari. Hanya kesabaran Anda sajalah yang akan membuat Anda tabah menjalani ‘cobaan’ ini.

  • Dialog sebelum tidur

Ajak anak berbicara beberapa saat sebelum ia tidur malam. Terangkan mengapa Anda menolak membelikannya permen, atau mengapa Anda meninggalkannya sendiri di tempat les mengaji. Anak pasti akan merasa sedih saat ia menerima ‘perlakuan kejam’ Anda ini untuk pertama kalinya. Dengan mengajaknya bicara Anda dapat mengangkatnya dari rasa sedih dan terpuruk yang mungkin dirasakannya.

  • Beri perhatian pada anak sepulang kerja atau bepergian

Beri kesempatan pengasuh anak Anda beristirahat begitu Anda pulang dari kantor. Segera ambil alih semua hal yang menyangkut anak, mulai dari menyiapkan makan sampai menemaninya belajar.

Anak akan mengerti bahwa Anda tidak bisa selalu ada untuknya karena ada sesuatu yang harus Anda lakukan. Lama kelamaan ia pun akan mengerti ia tak perlu bertingkah menyebalkan hanya demi mendapatkan perhatian Anda.

Selamat mencoba.

***

Referensi: WebMD, Mom News Daily

Baca juga:

Benarkah "Anak Mama" = Anak Manja?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

jpqosinbo

app info
get app banner