Oat untuk MPASI bayi, amankah diberikan? Ini penjelasan lengkapnya!

Oat untuk MPASI bayi, amankah diberikan? Ini penjelasan lengkapnya!

Banyak orangtua penasaran mengenai oat untuk bayi. Lalu, apakah bayi sudah boleh mengonsumsi oat, dan apa manfaat oat bagi bayi? Berikut penjelasannya!

Oat atau oatmeal merupakan makanan dari gandum utuh yang sangat bergizi dan bermanfaat bagi tubuh. Namun, apakah oat dapat dikonsumsi dan bermanfaat bagi bayi? Berikut penjelasan tentang manfaat oat untuk bayi yang perlu Parents ketahui!

Amankah memberi oat untuk MPASI bayi?

oat untuk bayi

Dailansir dari Momjunction, oatmeal adalah makanan yang sangat baik untuk bayi saat ia mulai mengonsumsi  makanan padat. Oat ini kaya nutrisi penting seperti serat, protein, dan vitamin. 

Anda bisa memberikan oatmeal kepada bayi pada usia 6 bulan. Bahkan, oat bisa menjadi salah satu makanan padat pertama bagi bayi. 

Cara memasak bubur oatmeal untuk bayi:

  • Masak selama 10-15 menit atau sesuai waktu yang disarankan pada kemasan oat
  • Tambahkan lebih banyak air untuk menyesuaikan konsistensi dan teksturnya
  • Dinginkan, lalu tambahkan susu, atau daging, serta buah dan sayur seperti pisang, lalu blender untuk membuat bubur.

Manfaat oat untuk bayi

1. Meredakan sembelit

Karena oat kaya akan serat, maka oat bisa membantu mengatasi sembelit. Para ahli medis merekomendasikan agar bayi atau anak yang mengalami sembelit untuk mengonsumsi makanan berserat, seperti oat.

Artikel terkait: Bayi Sembelit? Coba 6 Tips Ini!

Oat untuk MPASI bayi, amankah diberikan? Ini penjelasan lengkapnya!

2. Baik untuk kekebalan tubuh bayi

Oat mengandung sejenis gula yang disebut beta-glukan yang meningkatkan produksi sel sistem kekebalan tubuh. Jadi, konsumsi oat secara teratur dapat menjaga sistem kekebalan tubuh bayi tetap sehat.

3. Membantu mengurangi peradangan

Oat mengandung senyawa yang disebut avenanthramides, yang dapat mengurangi peradangan yang disebabkan oleh infeksi dan luka.

Jadi, bayi yang memiliki beberapa penyakit autoimun, atau bayi yang sedang mengalami infeksi atau luka sangat dianjurkan untuk mengonsumsi oat.

4. Meningkatkan sensitivitas insulin

Bayi yang lahir dengan diabetes tipe-1 (diabetes bawaan) disarankan untuk mengonsumsi oat untuk mengurangi resistensi insulin (pengatur gula darah).

5. Makanan tepat untuk bayi dengan GERD

Salah satu opsi perawatan untuk bayi dengan penyakit gastroesophageal reflux (GERD) adalah memberi mereka makanan dalam bentuk puree yang lebih padat, dan ramah bagi lambung. Oatmeal dianggap sebagai makanan yang tepat.

Apakah bayi bisa alergi oat?

Oat untuk MPASI bayi, amankah diberikan? Ini penjelasan lengkapnya!

Kemungkinan bayi mengalami alergi terhadap oat sangatlah jarang. American Academy of Pediatrics menyatakan, oat tidak terlalu menimbulkan alergi daripada jenis gandum lain, seperti gandum hitam. Dengan demikian, oat relatif aman untuk dikonsumsi bayi.

Gejala alergi makanan pada bayi berupa, muntah, mual, gatal-gatal pada kulit, sakit perut, lesu, dan pembengkakan pada wajah.

***

Sebelum memberikan oat pada bayi, ada baiknya Bunda juga berkonsultasi dengan dokter anak, serta melihat reaksi si kecil, apakah dia memiliki kecenderungan alergi terhadap oat atau tidak. 

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Baca juga:

Benarkah sarapan oatmeal lebih baik dari sarapan buah? Ini penjelasan pakar

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner