TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Nyeri haid mengganggu setiap kali mens? Cegah sekarang dengan tips berikut!

Bacaan 3 menit
Nyeri haid mengganggu setiap kali mens? Cegah sekarang dengan tips berikut!

Seorang fisoterapis mengatakan bahwa lebih dari 50 persen wanita di dunia, merasakan nyeri saat haid. Ini cara sederhana mencegahnya!

Nyeri saat haid memang umum dirasakan kaum hawa, bahkan seorang fisoterapis mengatakan bahwa lebih dari 50 persen wanita di dunia, mempunyai masalah dengan nyeri haid.

Menurutnya, lebih dan 50 % wanita usia produktif di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, mengalami nyeri saat haid atau yang disebut juga dismenore.

Gangguan ini sangat mengganggu dan dapat membatasi aktivitas sehari-hari mereka, nyeri hai ini bahkan memakasa mereka bolos sekolah atau kerja, tidak bisa fokus, tidak bisa bepergian, dan melakukan aktivitas lainnya.

“Dampak dismenore yang dialami masing-masing perempuan pun berbeda, mulai dari sulit bergerak dan berbicara, area rahim dan perut yang terasa diplintir sepanjang hari, tidak bisa bangkit dari tempat tidur, hingga membutuhkan pertolongan medis di rumah sakit,” ungkap Fisioterapis Fortunella Levyana, Amd. FT, ditemui dalam acara Peluncuran iFree di Jakarta (3/5).

Gejala nyeri haid yang sering dialami wanita

nyeri saat haid

Dilansir dari Mayo Clinic, kram atau nyeri saat menstruasi (dismenore) adalah nyeri yang berdenyut di perut bagian bawah. Banyak wanita mengalami kram menstruasi sebelum dan selama periode menstruasi mereka.

Gejala kram menstruasi meliputi:

  • Nyeri berdenyut atau kram di perut bagian bawah perut
  • Rasa nyeri yang dimulai 1 hingga 3 hari sebelum haid, memuncak 24 jam setelah haid dan mereda dalam 2 hingga 3 hari
  • Nyeri yang menjalar ke punggung dan paha bagian bawah.

Penyebab nyeri haid terjadi

Selama periode menstruasi Anda, rahim Anda berkontraksi untuk membantu mengeluarkan lapisannya. Zat Hormonelike (prostaglandin) memicu kontraksi otot rahim. Tingkat prostaglandin yang lebih tinggi akan menyebabkan kram menstruasi yang lebih parah.

Namun, kram menstruasi juga bisa disebkan oleh masalah reproduksi lain. Kram menstruasi yang sangat parah juga dapat disebabkan oleh:

  • Endometriosis. Yaitu kondisi dimana tertanamnya jaringan yang melapisi rahim di luar rahim Anda, paling sering pada saluran tuba, ovarium atau jaringan yang melapisi panggul Anda.
  • Fibroid rahim. Pertumbuhan non-kanker di dinding rahim ini dapat menyebabkan rasa sakit.
  • Adenomyosis. Jaringan yang melapisi rahim Anda mulai tumbuh ke dinding otot rahim.
  • Penyakit radang panggul. Infeksi pada organ reproduksi wanita ini biasanya disebabkan oleh bakteri yang ditularkan secara seksual.
  • Stenosis serviks. Pada beberapa wanita, pembukaan serviks cukup kecil untuk menghambat aliran menstruasi, menyebabkan peningkatan tekanan yang menyakitkan di dalam rahim.

Artikel terkait: Endometriosis, Penyakit yang Membuat Wanita Sulit Punya Anak

Faktor risiko

Nyeri haid mengganggu setiap kali mens? Cegah sekarang dengan tips berikut!

Anda mungkin berisiko mengalami kram menstruasi jika:

  • Berusia di bawah 30 tahun
  • Mulai pubertas lebih awal, pada usia 11 atau lebih muda
  • Mengalami pendarahan hebat saat menstruasi (menorrhagia)
  • Mengalami perdarahan menstruasi yang tidak teratur (metrorrhagia)
  • Memiliki riwayat keluarga mengalami kram menstruasi (dismenore)
  • Anda merokok

Komplikasi yang mungkin terjadi

Kram menstruasi yang tidak disebabkan oleh penyakit, tidak menyebabkan komplikasi medis lainnya, tetapi mereka dapat mengganggu kegiatan sekolah, pekerjaan dan sosial.

Namun, kram menstruasi akibat gangguan seperti endometriosis, akan menyebabkan masalah kesuburan. Atau, penyakit radang panggul dapat melukai tuba falopi Anda, sehingga meningkatkan risiko pembuahan sel telur di luar rahim (kehamilan ektopik).

Pencegahan nyeri saat haid

nyeri saat haid

Fortunella Levyana menyebutkan bahwa aktif bergerak dapat mencegah kram menstruasi.

“Jika seseorang aktif bergerak, maka tubuhnya akan memproduksi hormon endorfin, yang akan mencegah terjadinya masalah kesehatan, termasuk nyeri saat sedang menstruasi. Agar tetap aktif, sebenarnya tidak perlu olahraga berat, cukup dengan jberjalan kaki santai dan rutin tiap hari, itu bisa membantu,” tutupnya.

Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Kenali Siklus Menstruasi yang Normal dan Tidak Normal, Ini Penjelasan dan Cara Mengatasinya

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Nyeri haid mengganggu setiap kali mens? Cegah sekarang dengan tips berikut!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti