Ilmuwan: MSG Aman Bagi Kesehatan dan Perkembangan Otak

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Seorang ilmuwan makanan membeberkan fakta tentang MSG yang aman bagi kesehatan, dan juga campuran garam dan MSG yang melezatkan.

Selama ini, bumbu penyedap atau monosodium glutamat (MSG) diyakini tidak mengandung manfaat apapun selain menyedapkan makanan. Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa kandungan bahan di dalam MSG bisa membuat otak tumpul.

Oleh karena itu, banyak orang yang tidak mau menggunakan MSG dalam masakannya. Terutama orangtua yang takut anaknya menjadi kurang cerdas karena mengonsumsi MSG.

Namun, seorang ilmuwan makanan bernama Steve Witherly mengatakan,  bahwa seharusnya kita tidak perlu takut mencampurkan MSG ke dalam masakan.

Dilansir dari laman businessinsider.com, Steve selalu menggunakan campuran garam dengan MSG dalam masakannya.

Ia membuat campuran 1:9, yakni 9 bagian garam dan 1 bagian MSG. Serta sedikit garam asam inosinate. Steve menyebut campuran ini sebagai supersalt.

"Saya sering menggunakannya," kata Steve. "Saya mendorong anak-anak saya untuk menyantap makanan yang lebih sehat, jadi saya taburkan sedikit supersalt di makanan mereka. Campuran itu sangat kuat. Contohnya, saya membuat pizza dengan roti gandum, anak-anak tidak suka roti gandum. Kemudian saya menaburkan supersalt dan saus tomat, anak-anak langsung menghabiskannya."

"Brokoli akan terasa sangat enak jika kau menambahkan mentega, bawang putih, dan supersalt. Kebanyakan makanan gurih, olahan daging, bisa sangat membantu," kata Steve.

Steve selalu membumbui popcorn buatannya dengan keju parmesan, bubuk bawang putih, dan supersalt. Rasanya sangat enak, tamu Steve sering bertanya mengapa popcorn buatannya selalu lebih enak dari buatan mereka.

Bagi banyak orang, memasak dengan MSG atau bahan bumbu lain yang tidak dikenal, akan sedikit menakutkan. Namun, menurut Steve, bahan-bahan tersebut sangatlah aman.

Kebanyakan ilmuwan juga sepakat dengan hal ini. Contohnya American Chemical Society yang mengatakan, "MSG mungkin bisa memengaruhi beberapa orang dengan kondisi kesehatan tertentu, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan perut kosong. Tapi sebenarnya, MSG sangat aman bagi mayoritas orang."

Reputasi buruk MSG berasal dari studi-studi sebelumnya, termasuk laporan pada tahun 1968 yang disebut Chinese Restaurant Syndrome, yang menyalahkan MSG karena membuat orang jadi sakit.

Puluhan tahun kemudian, hanya ada sedikit laporan yang mendukung pernyataan sisi negatif MSG. Perasaan mual dan muntah setelah menyantap makanan China bisa jadi karena bahan lain, atau malah kondisi tubuh yang memang sedang tidak sehat.

"MSG sangat aman sekali," ujar Steve. "Kami membuat penelitian di UC Davis saat saya berada di sana. Kami meminum bergelas-gelas MSG sekitar 25 gram, dan tidak ada yang terjadi."

Bagi beberapa orang mengonsumsi MSG lebih dari 3 gram dalam kondisi perut kosong bisa membuat perut tidak nyaman.

Hipotesa dari ilmuwan makanan menyatakan, dengan mengonsumsi MSG justru bisa membantu orang untuk mengonsumsi asupan sehat. Karena bisa membuat makanan sehat menjadi lebih lezat dan mengurangi penggunaan garam.

Jika dibuat dengan benar, MSG bisa mengandung sodium dan glutamat alami. Formula glutamat yang 'bebas' terdapat di berbagai makanan yang berfungsi menambah rasa. Tomat (140mg/100gr), sarden (280mg/100gr), kecap (782-1.264mg/100gr), keju parmesan (1.200mg/100gr), rumput laut (1.378-3.190/100gr).

Steve juga merupakan penggemar dari sumber MSG alami, "Jika Anda ingin membuat makanan terasa lebih lezat, tambahkan keju parmesan. Orang Italia telah mengetahui ini selama 2000 tahun," ujarnya.

Garam asam inosinat dan garam natrium mengandung 5 macam nukleotid yang secara alami terkandung di dalam ASI dan jamur, tidak membahayakan. Namun berperan sebagai penyedap rasa yang bagus jika digabungkan dengan MSG.

Steve mengatakan Anda bisa menemukan campuran bahan-bahan tersebut pada produk bumbu yang berasal dari Jepang dan Korea. Atau Anda bisa membuatnya sendiri campuran seperti supersalt milik Steve. Dengan komposisi 9 bagian garam, 1 bagian MSG, dan 0,1 bagian garam natrium.

"Anda akan mendapatkan peningkatan kepuasan pada makanan, lebih dari yang Anda bayangkan," kata Steve.

Anda bisa menggunakan cara lama dengan mencampurkan berbagai bahan yang mengandung garam natrium. Tapi bila ingin cara cepat, menggunakan supersalt juga sudah cukup untuk melezatkan makanan.

Jadi, sekarang Bunda gak perlu ragu lagi untuk menambahkan sedikit MSG saat memasak. Tetap aman dan sehat bagi keluarga kita, namun lebih lezat sehingga menambah nafsu makan.

Semoga informasi ini bermanfaat, Parents!

Baca juga:

Mengapa Bayi di Bawah 1 Tahun Tidak Boleh Diberi Gula dan Garam?

 

Dapatkan info Terkini Seputar Dunia Parenting

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Lifestyle Resep masakan