Amankah minum air hangat saat hamil? Ini yang perlu Bunda tahu

lead image

Baca selengkapnya jika Bunda senang minum air hangat ketika hamil.

Ketika hamil, Bunda menjadi ekstra berhati-hati mengenai apa yang Bunda lakukan dan apa yang Bunda konsumsi. Kesehatan bayi dalam kandungan Bunda menjadi yang utama. Bagaimana dengan minum air hangat saat hamil? Bermanfaatkah atau justru bahaya?

Minum air hangat saat hamil banyak manfaatnya

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/minum air hangat saat hamil poin 1.jpg Amankah minum air hangat saat hamil? Ini yang perlu Bunda tahu

Apakah Bunda suka minum air hangat saat hamil?

Selama suhu air tidak terlalu panas, minum air hangat selama hamil tidak berbahaya sama sekali. Air yang terlalu panas akan membakar langit-langit mulut, baik Bunda hamil ataupun tidak. Selain itu ia bisa menambah asam lambung di dalam perut. Jadi pastikan Bunda minum air dengan suhu yang tepat, tidak terlalu panas.

Berikut manfaat minum air hangat saat hamil:

  • Mengurangi kelelahan, dehidrasi, konstipasi, kram, bahkan morning sickness dan mencegah heartburn yang biasa dialami ibu hamil. Air putih hangat juga meningkatkan stamina dan membantu melawan infeksi.
  • Membantu detoksifikasi dan meningkatkan sistem pencernaan. Minum segelas air hangat untuk memulai hari membantu mengeluarkan racun-racun pada tubuh dan memudahkan nutrisi dicerna tubuh dan bayi.
  • Mencegah sakit tenggorokan, demam, flu dan batuk. Selama hamil, hindari penyakit ini sebisa mungkin agar tidak perlu mengonsumsi obat-obatan kimia jika terkena penyakit tersebut. Obat-obatan kimia bisa berpengaruh buruk pada janin.
  • Terhidrasi dengan baik

Minum air hangat saat hamil, perhatikan hal-hal berikut

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/12/minum air hangat saat hamil poin 2.jpg Amankah minum air hangat saat hamil? Ini yang perlu Bunda tahu

  • Minum 8-10 gelas sehari agar terhidrasi dengan baik.
  • Minum air dengan jeda yang reguler, karena tidak baik juga jika Bunda langsung meminum beberapa gelas sekaligus dalam satu waktu. Minum air terlalu banyak dan terlalu cepat dalam satu waktu bisa memberi beban pada ginjal Bunda. Jadikan kebiasaan dan jangan tunggu sampai haus. Jika Bunda sering lupa minum, unduh aplikasi yang bisa mengingatkan Bunda untuk minum.
  • Tetap lakukan olahraga ringan meskipun Bunda hamil. Minum air lebih banyak setelahnya.
  • Air akan membawa nutrisi dari makanan yang Bunda minum untuk bayi dalam janin Bunda dan membantu perkembangan dalam plasenta. Jadi, meskipun Bunda mengonsumsi makanan yang bernutrisi tapi tidak diimbangi dengan minum cukup air, bayi Bunda tidak akan mendapat manfaat yang maksimal. Jadi, seorang ibu yang terhidrasi dengan baik akan memiliki janin yang sehat.
  • Pastikan air yang Bunda konsumsi sudah direbus sampai matang untuk  memastikan bakteri dan kumannya mati.
  • Tambahkan cairan pada konsumsi makanan sehari-hari. Sup atau jus buah adalah contoh sumber yang bermanfaat karena kandungan airnya. Pastikan jusnya tidak mengandung banyak gula.
  • Hindari mengonsumsi kafein, soda, atau jus buah yang diproses dengan terlalu banyak gula. Minuman-minuman ini bersifat diuretic.

 

Referensi: Being The Parent, First Cry Parenting

Baca juga:

Minum kopi saat hamil, apa dampaknya pada janin? Ini jawaban dokter

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.