TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Berbahayakah Mimisan? Ketahui Jenis, Gejala, dan Penanganannya

Bacaan 3 menit
Berbahayakah Mimisan? Ketahui Jenis, Gejala, dan Penanganannya

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja, faktor cuaca dan kondisi kesehatan mempengaruhi terjadinya mimisan. kenali gejala dan cara tepat menanganinya.

Saat cuaca berubah menjadi lebih dingin dan kering, beberapa orang akan mengalami mimisan. Hal ini juga bisa terjadi pada anak-anak.

2 Jenis Mimisan pada Umumnya

bahaya mimisan

Mimisan terbagi ke dalam dua jenis, yakni Anterior dan Posterior

  1. Anterior, mimisan terjadi karena pembuluh darah yang ada di bagian depan hidung mengalami kerusakan hingga terjadi pendarahan. 90% kasus mimisan yang terjadi adalah Anterior. Mimisan jenis ini termasuk ringan dan tidak berbahaya, bisa ditangani di rumah atau oleh dokter.
  2. Posterior, mimisan terjadi karena pembuluh di bagian dalam atau bagian belakang hidung. Mimisan ini jarang terjadi, biasanya hanya menimpa orang lanjut usia. Karena lebih sulit diobati, maka mimisan posterior harus ditangani oleh dokter ahli THT.

6 Penyebab Mimisan yang Sering Terjadi

mimisan saat hamil 2

Bagian dalam hidung dipenuhi oleh pembuluh darah kecil yang rapuh dan mudah rusak, hingga mengeluarkan darah. Biasanya mimisan dipicu oleh hal-hal berikut ini:

  1. Menusuk hidung dengan jari
  2. Mendengus terlalu keras, biasanya dikarenakan oleh benda asing yang masuk ke dalam hidung dan kita berusaha keras mengeluarkannya.
  3. Perubahan suhu ekstrim yang membuat bagian dalam hidung kering dan pecah-pecah
  4. Mendapat pukulan di kepala
  5. Baru saja melakukan operasi hidung
  6. Kelainan pembuluh darah seperti pembuluh darah yang mengeras, atau penderita darah beku

Siapa yang Berisiko Mimisan?

mimisan pada anak

Mimisan bisa menimpa siapa saja, hampir semua orang pernah mengalami mimisan. Tapi orang-orang yang masuk kategori berikut ini, cenderung lebih berisiko terkena mimisan.

  • Anak-anak usia 2-10 tahun
  • Wanita hamil
  • Orang yang sering minum obat jenis aspirin dan antikoagulan
  • Orang lanjut usia
  • Orang yang menderita penyakit darah beku seperti haemophilia

5 Cara Mengatasi Mimisan

bahaya mimisan 1

Bila Anda mengalami mimisan, tidak perlu panik dan buru-buru ke dokter. Lakukan beberapa hal di bawah ini agar mimisan berhenti.

  1. Duduk tegak dan condongkan badan ke depan
  2. Pencet hidung dengan jempol dan jari telunjuk, kemudian bernafaslah melalui mulut
  3. Lakukan selama 5-10 menit.
  4. Menggunakan es batu atau sayuran beku yang dilapisi dengan kain, kemudian tempelkan di hidung untuk menghentikan pendarahan.
  5. Usahakan tetap duduk tegak, jangan berbaring. Cara ini akan mengurangi tekanan darah dan merangsang pembuluh darah di hidung untuk berhenti mengeluarkan darah.

Biasanya cara tersebut akan segera menghentikan mimisan. Jadi Anda tidak perlu pergi ke dokter. Namun, Anda perlu merasa khawatir dan segera menemui dokter bila gejala berikut ini menimpa Anda:

  • Mimisan lebih dari 20 menit
  • Terlalu banyak darah yang keluar
  • Anda mengalami kesulitan bernapas
  • Anda menelan banyak darah sehingga membuat Anda merasa ingin muntah
  • Mimisan terjadi setelah Anda terluka parah, seperti kecelakaan mobil
  • Mimisan terjadi lebih dari satu kali seminggu

Pencegahan pada Mimisan

mau tau Cara Mengatasi ini penyebab mimisan

Meskipun tidak terlalu berbahaya, namun mimisan bisa membuat Anda merasa sangat tidak nyaman, apalagi jika Anda termasuk ke dalam orang yang tidak kuat melihat darah. Karena itu, penting sekali melakukan tindak pencegahan berikut.

  • Hindari mengupil atau menusuk hidung dengan jari terlalu keras. Biasakan memiliki kuku pendek agar tidak melukai hidung, bila Anda punya kebiasaan mengupil.
  • Bila hendak mengeluarkan lendir, atau hidung mampet, maupun benda asing di hidung, mendenguslah secara perlahan dan tidak terlalu keras.
  • Gunakan petroleum jelly seperti Vaseline untuk membuat bagian dalam hidung tetap lembab.
  • Memakai helm keselamatan setiap kali melakukan aktifitas yang memungkinkan hidung dan kepala cedera.
  • Selalu mengikuti petunjuk saat memakai obat hidung, penggunaan yang berlebihan bisa menyebabkan mimisan.

Hidung adalah indera penciuman yang sangat berharga bagi kita. Maka dari itu, kita harus selalu menjaganya dengan baik. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

 

Referensi: today.com, webMD.com, nhs.uk,

Baca juga:

Cara yang Tepat untuk Mengatasi Mimisan pada Anak

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Berbahayakah Mimisan? Ketahui Jenis, Gejala, dan Penanganannya
Bagikan:
  • Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

    Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

  • 3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

    3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

  • Parents Perlu Waspada, Ini 12 Ciri-Ciri Demam Berbahaya pada Bayi

    Parents Perlu Waspada, Ini 12 Ciri-Ciri Demam Berbahaya pada Bayi

  • Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

    Mengenal Batuk Rejan pada Anak, Gejala Hingga Cara Mengatasi

  • 3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

    3 Ciri Flu Singapura Sudah Sembuh yang Terlihat Jelas

  • Parents Perlu Waspada, Ini 12 Ciri-Ciri Demam Berbahaya pada Bayi

    Parents Perlu Waspada, Ini 12 Ciri-Ciri Demam Berbahaya pada Bayi

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti