TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penelitian: Menyusui dapat melindungi ibu dari risiko kanker payudara

Bacaan 3 menit
Penelitian: Menyusui dapat melindungi ibu dari risiko kanker payudara

Benarkah menyusui dapat membuat ibu terhindar dari risiko kanker payudara? Ini penjelasannya

Proses menyusui telah lama dikenal memiliki sejumlah manfaat luar biasa untuk kesehatan seorang ibu dan bayi. Sebuah tinjauan penelitian ilmiah telah menunjukkan, bahwa proses menyusui mencegah kanker payudara di masa premenopause dan postmenopause bagi seorang ibu.

Penelitian membuktikan manfaat menyusui mencegah kanker payudara

Penelitian ini meninjau 18 studi tentang laktasi dan menyusui. Dimana ke-13 studi diantaranya mengevaluasi efek lamanya menyusui. Mereka menemukan bahwa setiap ibu yang menyusui selama 5 bulan atau lebih mengalami risiko kanker payudara 2% lebih rendah.

Oleh karena itu, banyak ahli medis termasuk American Academy of Pediatrics (AAP) dan American College of Obstetricians and Gynaecologists sangat menganjurkan setiap ibu untuk menyusui bayinya secara ekslusif 6 bulan. Sebelum mereka memperkenalkan bayinya dengan makanan pendukung ASI atau MPASI.

Menyusui mencegah kanker payudara

Penelitian yang diulas oleh American Institute for Cancer Research (AICR) dan World Cancer Research Fund (WCRF) ini menyatakan bahwa proses menyusui mencegah kanker payudara bagi seorang ibu.

Penelitian ini menawarkan beberapa penjelasan mengapa hal ini mungkin terjadi.

  • Pertama, kebanyakan wanita memiliki siklus menstruasi yang lebih sedikit ketika mereka menyusui. Hal ini dapat membuat kadar estrogen yang terkait dengan peningkatan risiko kanker payudara menurun.
  • Kedua, saat meyusui payudara akan sibuk memproduksi air susu. Dengan begitu, payudara akan membatasi kemampuan perkembangan sel-sel DNA yang rusak dan dapat menyebabkan kanker.
  • Ketiga, seorang ibu cenderung makan makanan yang lebih bergizi dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat (menghindari alkohol dan merokok) ketika sedang menyusui. Hal ini dapat membantunya terhindar dari risiko kanker payudara.

Artikel terkait: Perawatan wajah untuk ibu menyusui, 3 panduan ini perlu diperhatikan!

Manfaat lain menyusui bagi ibu

menyusui mencegah kanker payudara

Selain mencegah ibu dari risiko kanker payudara, ada beberapa manfaat lain menyusui bagi ibu.

1. Memperkuat naluri keibuan

Menurut sebuah penelitian, aktifitas otak ibu yang menyusui lebih besar karena sang bayi membutuhkan ibu. Hal ini membuat area otak yang berperan dalam kepekaan naluri seorang ibu jauh lebih aktif dibandingkan ibu yang tidak menyusui.

Oleh karena itu, tak heran bila ibu yang menyusui memiliki keinginan yang lebih tinggi untuk segera memeluk si kecil yang menangis tengah malam. Dibandingkan ibu yang tidak menyusui.

2. Menyusui sebagai kontrasepsi alami

Proses menyusui dapat menjadi salah satu kontrasepsi alami bagi ibu. Sebab hormon yang berperan dalam produksi ASI dapat mengurangi kadar hormon yang berfungsi pada proses ovulasi.

Hal ini membuat ibu tidak mengalami menstruasi selama menyusui. Menyusui juga bisa memberi jarak kelahiran yang aman antara satu anak dengan anak lainnya.

3. Kesehatan mental dan fisik ibu

Hormon prolaktin yang berperan dalam produksi ASI juga memiliki fungsi dalam kesehatan mental dan penataan emosi ibu. Oleh karena itu, tak heran bila ibu yang menyusui terlihat lebih tenang dan santai, tidak mudah marah maupun gelisah. Mereka juga cenderung berpikiran positif dalam memandang hidup.

menyusui mencegah kanker payudara

 

4. Membakar kalori ibu

Saat memproduksi ASI, tubuh ibu akan membakar banyak kalori di dalam tubuhnya.  Kandungan glukosa di dalam darah berperan dalam suplai energi untuk produksi ASI. Tak heran bila meskipun ibu menyusui makan banyak tetapi mereka tetap langsing. Sebab aktifitas menyusui sama dengan olahraga yang membakar banyak kalori.

5. Mencegah diabetes tipe 2

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa menyusui dapat mencegah risiko ibu terkena diabetes tipe 2, rheumatoid arthritis, dan penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi.

6. Pulih dari persalinan lebih cepat

Ibu yang menyusui dapat pulih dari persalinan lebih cepat. Sebab hormon oksitosin, dilepaskan selama menyusui. Hormon ini bertindak untuk mengembalikan rahim ke ukuran normal lebih cepat dan dapat mengurangi perdarahan postpartum.

 

Referensi: Breast Cancer, Healthy Children

Baca juga

15 Manfaat Menyusui Bagi Ibu dan Bayi yang Jarang Diketahui

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Penelitian: Menyusui dapat melindungi ibu dari risiko kanker payudara
Bagikan:
  • 10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

    10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

  • Amankah Menyusui Sambil Tiduran? Cek Penjelasannya di Sini, Bunda!

    Amankah Menyusui Sambil Tiduran? Cek Penjelasannya di Sini, Bunda!

  • Ibu Menyusui Makan Jengkol, Benarkah Mengubah Rasa dan Aroma ASI?

    Ibu Menyusui Makan Jengkol, Benarkah Mengubah Rasa dan Aroma ASI?

  • 10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

    10 Penyebab Payudara Sakit Selama Menyusui dan Cara Mengatasinya

  • Amankah Menyusui Sambil Tiduran? Cek Penjelasannya di Sini, Bunda!

    Amankah Menyusui Sambil Tiduran? Cek Penjelasannya di Sini, Bunda!

  • Ibu Menyusui Makan Jengkol, Benarkah Mengubah Rasa dan Aroma ASI?

    Ibu Menyusui Makan Jengkol, Benarkah Mengubah Rasa dan Aroma ASI?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti