Menyimpan ASIP dalam wadah plastik? Ini aturan yang perlu diperhatikan

Menyimpan ASIP dalam wadah plastik? Ini aturan yang perlu diperhatikan

Sebelum memutuskan menyimpam ASI perah dalam wadah plastik, tak ada salahnya simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini.

Menyimpan ASI perah dalam plastik memang bisa dijadikan pilihan selain menggunakan botol. Namun pertanyaannya, apakah  bahan tersebut aman dan bagaimana memilih wadah plastik untuk ASIP yang berkualitas? 

Dikutip dari Rochester Medical Center, menyimpan ASI perah dalam plastik sebenarnya aman-aman saja. Hanya, Bunda harus pandai untuk memastikan agar bahan plastik yang digunakan bebas dari BPA (Bisphenol-A). 

BPA merupakan bahan kimia yang biasanya berfungsi untuk memperkuat lapisan plastik. Struktur BPA bekerja seperti hormon estrogen, sehingga bisa memengaruhi proses pertumbuhan dan dapat mengubah fungsi hormon manusia. Proses inilah yang pada akhirnya dapat memengaruhi kesehatan, sehingga bahan kimia tersebut sebaiknya tidak digunakan sebagai tempat makanan termasuk tempat penyimpanan ASIP untuk bayi.

Hindari juga menggunakan kantong dan botol plastik biasa yang dijual di pasaran. Meski ada beberapa yang bebas BPA, tetapi kantong dan botol plastik tersebut biasanya mudah bocor. Jadi, pastikan Bunda menggunakan botol dan kantong plastik khusus untuk menyimpan ASIP, ya, Bunda.

Artikel terkait: Salah menyimpan ASI perah bisa berbahaya bagi bayi, hindari 9 kesalahan ini!

Menyimpan ASIP dalam wadah plastik? Ini aturan yang perlu diperhatikan

Menyimpan ASI perah dalam plastik: Kelebihan dan kekurangan

Kantong plastik

Kantong plastik untuk penyimpanan ASIP memang dirancang secara khusus untuk bisa tahan ketika Bunda membekukan, menyimpan, atau menyairkan ASIP. Jenis plastik ini juga sudah disterilkan sehingga aman dan cenderung lebih kuat dari kantong plastik biasa.

Kantong plastik terbilang praktis karena sekali pakai. Tak hanya itu, kantung ASIP juga tidak akan menghabiskan banyak tempat karena bisa ditumpuk ketika Bunda ingin menyimpannya di freezer.

Meski demikian, cara menyimpan kantong ASIP tetap harus diperhatikan karena bahan ini rentan bocor dan mudah pecah. Bunda bisa menyimpan kantong secara horizontal atau dalam posisi terbaring agar stok ASIP yang disimpan bisa lebih banyak. Pastikan juga kantong ASIP yang Bunda beli memiliki zip seals yang kuat untuk meminimalisir tingkat kebocoran ya, Bun. 

Beberapa merk kantong penyimpanan ASIP juga biasanya sudah dilengkapi dengan adaptor pompa, sehingga Bunda bisa langsung memompa ASI ke dalam kantong tersebut. Namun, tentu saja, Bunda harus mengeluarkan biaya lebih untuk membelinya. 

Kelebihan Kekurangan
Murah Tidak ramah lingkungan
Praktis Cepat bocor dan pecah, sehingga rentan terkontaminasi bakteri
Sekali pakai Beberapa merk tidak memiliki adaptor pompa yang dapat memompa ASIP secara langsung ke dalam kantong plastik
Tidak memakan tempat  
ASIP yang dibekukan menggunakan kantong akan lebih mudah cair   

Artikel terkait: Cara menyimpan ASI perah, tips penting untuk busui yang bekerja

Botol Plastik

Botol plastik penyimpanan ASIP ini bisa bertahan lama. Wadah ini juga bisa digunakan ulang beberapa kali dan bahannya lebih kuat dari kantong plastik. Selain itu, Bunda juga bisa langsung menyusui si kecil karena beberapa botol plastik biasanya dilengkapi dengan dot. 

Pastikan botol plastik yang Bunda gunakan bebas BPA juga, ya. Sebelum memakai wadah penyimpanan jenis ini, baca instruksi pemakaian terlebih dulu. Hal ini karena ada beberapa merk botol yang sudah melalui tahap sterilisasi sehingga bisa langsung dipakai, ada juga merk yang harus dicuci terlebih dahulu sebelum Bunda memakainya. 

Jika ingin membekukan ASIP menggunakan botol plastik, sebaiknya ASIP yang disimpan jumlahnya sekitar 2/3 sampai 3/4 dari ukuran botol. Isi botol akan mengembang karena poses pembekuan, sehingga jika botol diisi penuh botol plastik bisa saja mengembung atau bahkan pecah. 

Kelebihan Kekurangan
Praktis Harus teliti dalam menjaga kebersihannya. Pastikan untuk mencuci botol sebelum digunakan ulang
Harganya lebih murah dari botol kaca, meski bisa digunakan berulang kali Memakan banyak tempat apababila ingin disimpan di kulkas atau bahkan ketika akan dibawa bepergian
ASIP yang dibekukan dalam botol plastik cenderung lebih cepat cair dibandingkan botol kaca  
Tidak mudah pecah dan lebih kuat dibandingkan dengan kantong plastik  
   

Inilah kelebihan dan kekurangan menyimpan ASIP dalam kantong maupun botol plastik. Dari perbandingan tersebut, semoga Bunda bisa memilih wadah penyimpanan ASIP untuk buah hati yang paling sesuai dan cocok, ya. 

***

Referensi: verywellfamily, breastcancer.org

Baca juga: 

3 Panduan Khusus Menyimpan ASIP agar Tetap Berkualitas

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner