Kesalahan menyimpan buah di kulkas bisa bikin anak sakit, hati-hati Parents!

Kesalahan menyimpan buah di kulkas bisa bikin anak sakit, hati-hati Parents!

Cara menyimpan buah di kulkas yang kurang tepat bisa membuat seseorang harus kehilangan usus kecil. Apa tips menyimpan makanan yang aman untuk anak?

Kita mungkin sering membiarkan buah potong disimpan terbuka bercampur dengan bahan makanan lain di lemari es. Namun, tahukah Anda bahwa hal ini ternyata merupakan cara menyimpan buah di kulkas yang kurang tepat?

Jika terbiasa melakukan hal tersebut, Bunda harus lebih berhati-hati, terutama jika Anda memiliki anak-anak yang sangat rentan terhadap paparan kuman dan bakteri.

Risiko tersebut ternyata tidak hanya bisa menyerang anak-anak, tetapi juga bisa dialami orang dewasa yang memiliki sistem imun yang rendah, seperti Zhang yang mengalami nyeri perut yang parah. Ternyata, kondisinya tidak bisa disepelekan.

Cara menyimpan buah di kulkas yang kurang tepat membuatnya harus kehilangan usus kecil

cara menyimpan buah di kulkas

dok.foto: Apple TV screengrab

Dilansir dari Apply Daily, seorang kakek berusia 70 tahun asal Xiangxiang Hunan, China, mengonsumsi semangka pada 25 Juli 2018 lalu. Sebelumnya, semangka itu disimpan semalaman di lemari es. Tak disangka, buah yang seharusnya merupakan camilan sehat itu malah menyebabkan rasa sakit dan terbakar di bagian perutnya 2 jam kemudian setelah ia memakan buah.

Kakek Zhang akhirnya memutuskan untuk ke rumah sakit setempat keesokan paginya. Ia langsung dirujuk ke Rumah Sakit Changsha untuk melakukan perawatan lebih lanjut, di mana ternyata ia harus menjalani operasi laparotomi.

Kakek Zhang didiagnosis dengan penyakit necrotizing enterocolitis (NEC), kondisi medis di mana sebagian dari usus membusuk dan mati. Akibatnya, dokter harus membuang usus kecilnya sepanjang 70cm yang sudah mulai mengalami nekrosis atau kematian sel.

Tim dokter menduga bahwa penyebab dari peristiwa ini adalah karena infeksi bakteri yang didapat dari mengonsumsi semangka yang tersimpan di kulkas.

Tidak semua makanan yang disimpan di lemari es aman untuk dikonsumsi. Karena itu, dokter juga mengingatkan pada semua orang untuk tetap memerhatikan cara menyimpan buah di kulkas dengan tepat. Apalagi, jika makanan tersebut disajikan untuk anak-anak.

Apa itu necrotizing enterocolitis?

Necrotizing enterocolitis adalah kondisi medis parah yang sering memengaruhi bayi, terutama bayi prematur. Namun, kasus ini juga bisa terjadi pada orang dewasa, seperti pada kasus Kakek Zhang ini. Jika hal ini bisa dipicu oleh penyimpanan semangka yang kurang tepat di lemari es, maka kita mungkin perlu memerhatikan cara menyimpan buah di kulkas.

Dalam kasus Kakek Zhang, masih belum bisa dipastikan penyebab detail yang membuat penyakit ini berkembang. Apakah dicampur dengan bahan makanan lain? Apakah buah tersebut  diletakkan di dekat daging mentah, maka bisa menyebabkan kontaminasi? Apakah Kakek Zhang mencuci tangannya sebelum memakan buah tersebut? Apakah ia memotong buah dengan alas yang kotor?

Yang pasti, penyimpanan makanan sangat penting untuk diperhatikan demi melindungi kesehatan keluarga Anda, terutama makanan untuk anak-anak yang sistem imunnya lebih rendah.

Risiko kesehatan akibat cara menyimpan buah di kulkas yang kurang tepat

Inilah beberapa risiko yang bisa terjadi ketika Anda tidak menyimpan makanan di kulkas dengan benar:

  • Keracunan makanan.
  • Pertumbuhan bakteri atau kontaminasi silang pada makanan.
  • Diare
  • Gangguan pencernaan lainnya.

Bakteri dan virus yang berbahaya (seperti salmonella dan E.coli) dalam makanan biasanya menjadi penyebab sebagian besar penyakit.

Siapa pun berisiko, tetapi kelompok-kelompok tertentu lebih rentan untuk mengembangkan penyakit ini, termasuk bayi dan anak-anak serta wanita hamil.

Sedangkan, gejala umum keracunan makanan di antarany:

  • Keram perut
  • Mual dan muntah
  • Diare hingga diare berdarah
  • Demam
  • Panas dingin
Artikel terkait: Pertolongan pertama pada anak keracunan makanan

Tips menyimpan makanan yang aman untuk anak-anak

  • Jangan mengabaikan kebiasaan mencuci tangan dengan benar sebelum menyentuh segala jenis makanan.
  • Simpan dengan baik buah-buahan segar (kecuali pisang) dan sayuran di kulkas. Tempatkan buah dan sayuran di dalam tempat terpisah. Buah yang matang bisa menyebabkan sayuran hijau menjadi kuning.
  • Simpan produk buah segar terpisah dari daging mentah, unggas, dan produk makanan laut yang belum diolah.
  • Pastikan kulkas Anda cukup dingin, biasanya antara 0ºC dan 4ºC. Suhu ini dapat meningkatkan masa penyimpanan dan mengurangi pertumbuhan bakteri.
  • Lindungi makanan Anda dari sumber patogen.
  • Selalu baca label makanan untuk mengetahui instruksi penyimpanan.
  • Simpan potongan buah-buahan dan sayur-sayuran di dalam kantong plastik tertutup atau wadah yang bersih dan tertutup dengan baik di dalam lemari es. Ini membantu mencegah kontaminasi silang.
  • Simpan jenis sayuran umbi-umbian, seperti kentang dan buah-buahan segar yang perlu dimasak, pada suhu kamar.
  • Pastikan tangan selalu bersih saat mengupas buah atau memotong sayuran untuk dikonsumsi mentah.
  • Gunakan talenan dan alas bersih lainnya saat memotong jenis makanan mentah, seperti produk daging.
  • Untuk menghindari segala bentuk kontaminasi dari buah dan sayuran yang sudah dipotong, pastikan ia tersimpan di dalam kulkas dalam keadaan terbungkus plastik wrap atau wadah tertutup.

 

Makanan memang hal penting yang memengaruhi kondisi kesehatan seseorang. Bagaimana kita memilih makanan, cara memakannya, proses mengolahnya, hingga cara menyimpan makanan pun bisa memengaruhi kesehatan Anda dan keluarga.

 

 

Disadur dari artikel Jia Ling di theAsianparent Singapura
Baca juga: 

Cara Menyimpan Makanan Bayi Agar Tahan Lama

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner