Menonton Animal Planet dan National Geographic Tidak Selalu Baik untuk Anak

Menonton Animal Planet dan National Geographic Tidak Selalu Baik untuk Anak

Psikolog Vera Itabiliana Hadiwidjojo menjawab pertanyaan seorang ayah tentang dampak anak menonton tayangan binatang buas di Animal Planet & National Geographic.

Bolehkah anak menonton adegan binantang buas seperti di Animal Planet dan National Geographic?

Bolehkah anak menonton adegan binantang buas seperti di Animal Planet dan National Geographic?

Kali ini, pembahasan kami adalah tentang adegan binatang memangsa korban di Animal Planet dan National Geographic.

Pertanyaan Bapak Baihaqi Abdullah melalui Facebook kami:

Saya suka nonton acara Animal Planet dan National Geographic, terutama acara tentang predator.

Apakah tayangan binatang sedang memangsa dan mengoyak korbannya (misalkan singa berburu rusa, buaya makan banteng) layak ditonton oleh anak laki-laki saya yang masih berusia 5 tahun?

Masalahnya, dia selalu menemani saya setiap kali menonton acara Animal Planet dan National Geographic tersebut.

Terima kasih atas tanggapannya.

Jawaban dari psikolog Vera Itabiliana, Psi. :

Bapak Baihaqi Abdullah, untuk anak di bawah usia 7 tahun sebaiknya hindarilah menonton tayangan yang mengandung kekerasan, di mana ada makhluk hidup yang tersakiti oleh lainnya meskipun itu sesama binatang.

Apalagi, adegan di Animal Planet dan National Geographic yang Bapak sebutkan memang sangat detil dan gamblang menggambarkan terjadinya fenomena alam di dunia binatang tersebut.

Mengapa sebaiknya dihindari untuk anak di bawah usia 7 tahun?

Menurut Piaget –  seorang pakar perkembangan anak yang memaparkan teori tentang tahapan perkembangan kognitif anak – anak di bawah usia 7 tahun khususnya usia 18/24 bulan sampai 7 tahun masih berada dalam tahapan pemikiran Preoperational.

Dalam tahapan usia ini, imajinasi anak masih sangat kental sehingga anak masih sulit untuk membedakan mana yang fantasi dan mana yang realita.

Anak di tahapan ini juga masih kesulitan membedakan mana yang hanya berlaku di dalam tontonan dan mana yang bisa ia terapkan dalam keseharian.

Jika anak terbiasa menonton tayangan berbau kekerasan, maka anak akan belajar tentang nilai-nilai kekerasan dan menerapkannya secara salah dalam kesehariannya.

Dari segi emosional pun dikhawatirkan anak akan terpengaruh. Anak dapat menjadi takut atau cemas berlebihan karena tidak dapat membedakan bahwa yang ia tonton hanya terjadi di dunia binatang saja. Ada anak yang mengalami gangguan tidur karena rasa takut yang ia rasakan ini.

Ketika terlalu sering menonton tayangan kekerasan, dikhawatirkan pula anak menjadi terkikis rasa empatinya karena mengganggap tersakiti itu adalah hal yang lumrah/biasa terjadi.

Demikian Bapak Baihaqi… Sebaiknya pilihlah tontonan yang aman ketika si kecil ikut menemani menonton ya…

Parents, semoga informasi di atas bermanfaat. Walaupun channel Animal Planet dan National Geographic pada dasarnya baik untuk anak, kita tetap harus memilih acara/adegan yang sesuai untuk anak.

Dijawab oleh:

psikolog Vera itabiliana

Punya pertanyaan lainnya?

Dokter atau psikolog akan menjawab pertanyaan yang terpilih untuk kami tayangkan di theAsianparent.com.

Emailkan saja ke [email protected] atau kirim pesan di Facebook kami https://www.facebook.com/indonesianparent

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner