TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Walau Sulit, Ini 3 Cara Menjelaskan Stillbirth yang Bunda Alami kepada Kerabat 

Bacaan 4 menit
Walau Sulit, Ini 3 Cara Menjelaskan Stillbirth yang Bunda Alami kepada Kerabat 

Menjelaskan stillbirth yang baru saja Bunda alami kepada kerabat adalah sebuah upaya agar tidak menanggung rasa duka seorang diri. Meskipun berat, yakinlah jika Bunda bisa melewatinya.

Menjelaskan stillbirth kepada kerabat, seperti keluarga dan teman, memang tidaklah mudah. Berbagi berita tentang kehilangan anak tentu membutuhkan ketegaran dan keberanian yang kuat.

Apalagi, seorang ibu yang mengalami stillbirth (bayi lahir mati) pasti memerlukan waktu untuk pulih dari rasa duka yang menimpa dirinya. Namun, Bunda tetap harus membagikan kabar stillbirth yang dialami kepada teman dan keluarga.

menjelaskan stillbirth kepada kerabat

Image: Freepik

Bagaimanapun juga, kerabat terdekat perlu mengetahui kondisi Bunda. Bunda bisa memutuskan untuk berbicara dengan mereka secara langsung, melalui chat, email, atau media sosial.

Nah, apa yang harus dikatakan dan bagaimana melakukannya adalah sesuatu yang perlu Bunda pahami. Sebab, ini bukanlah hal yang mudah. Lantas, seperti apa caranya?

Artikel Terkait: 7 Mitos dan Fakta Tentang Stillbirth yang Perlu Parents Ketahui

Cara Menjelaskan Stillbirth yang Dialami kepada Kerabat

Sangat wajar bagi calon orangtua untuk merasa tidak nyaman ketika membagikan berita kehilangan sang buah hati. Setiap orangtua akan merasakan sakit yang sama, tetapi cara berduka dan berbaginya saja yang berbeda.

Hal pertama yang perlu Bunda pahami adalah sampaikan apa yang terjadi pada Bunda berdasarkan apa yang Bunda rasakan saat itu. Baik formal ataupun santai, pilihlah cara yang membuat Bunda merasa lebih nyaman.

Berikut ini beberapa cara yang dapat Bunda pertimbangkan saat berbicara dengan keluarga dan teman tentang stillbirth yang terjadi, antara lain:

1. Melalui Panggilan Telepon

Lakukan panggilan telepon ke orangtua dan orang-orang terdekat Bunda untuk menyampaikan kabar duka ini. Mereka tentu akan membuat rencana untuk mengunjungi Bunda serta memberi dukungan dengan segala cara yang memungkinkan.

menjelaskan stillbirth kepada kerabat

Image: Freepik

Akan tetapi, jika Bunda sedang tidak ingin diganggu atau tidak ingin bertemu siapa-siapa terlebih dahulu, maka Bunda bisa meminta mereka dengan sopan untuk memberi Bunda sedikit ruang. Jadi, ungkapkan apa yang Bunda rasakan secara terbuka dan apa yang Bunda butuhkan dari kerabat terdekat.

2. Mengirimkan Chat atau Email

menjelaskan stillbirth kepada kerabat

Image: Freepik

Cara berikutnya yang bisa Bunda lakukan adalah dengan mengirimkan chat atau email kepada keluarga dan teman terdekat. Bunda bisa mengumumkan kehilangan dalam format yang paling membuat Bunda nyaman.

Misalnya, Bunda dapat menulis pesan dan mengirimkannya ke banyak kontak dengan kalimat seperti:

“Dengan berat hati, kami ingin mengumumkan bahwa kami kehilangan putri/putra kami karena stillbirth pada (tanggal). Terima kasih atas perhatian dan dukungannya. Doa kalian untuk kami dan anak kami tercinta akan sangat kami hargai.”

Dengan cara ini, Bunda tidak perlu menginformasikan keluarga satu per satu sehingga akan ada lebih banyak waktu untuk ruang privasi Bunda.

Artikel Terkait: Jangan Salahkan Diri Sendiri, Ini 9 Tips Mengatasi Rasa Kehilangan Akibat Stillbirth!

3. Menjelaskan Stillbirth kepada Kerabat dengan Membagikan Pesan di Media Sosial

Jika Bunda memiliki akun media sosial yang aktif, Bunda juga bisa membuat unggahan tentang stillbirth yang dialami. Bikin unggahan singkat tentang apa yang terjadi pada Bunda, dengan tanggal, penyebab terjadinya stillbirth dan rincian tambahan lainnya sesuai keinginan Bunda.

Walau Sulit, Ini 3 Cara Menjelaskan Stillbirth yang Bunda Alami kepada Kerabat 

Image: Freepik

Dengan cara ini, Bunda dapat menghindari pertanyaan apa pun tentang kehamilan yang mungkin bisa melukai perasaan. Selain itu, Bunda juga tidak berkewajiban untuk membalas pesan yang masuk. Ini bisa menjadi salah satu cara untuk memberikan informasi kepada orangtua lainnya yang mungkin mengalami hal yang sama dengan Bunda.

Poin-poin yang tercantum di atas hanyalah beberapa saran sederhana yang bisa Bunda pertimbangkan. Selalu dengarkan kata hati Bunda ketika harus membagikan berita kehilangan yang Bunda alami.

Kondisi ini bisa menjadi masa tersulit dalam hidup. Namun, Bunda dapat memutuskan apakah ingin berbagi cerita kepada kerabat, dan bagaimana pula cara yang tepat untuk berbagi berita tentang stillbirth yang baru saja dialami.

Artikel Terkait: 8 Tips Merawat Kesehatan Mental Pasca Menghadapi Keguguran dan Stillbirth

Itulah beberapa cara yang bisa Bunda lakukan jika ingin menjelaskan pengalaman stillbirth Bunda kepada kerabat terdekat. Pada akhirnya, yang terpenting adalah bagaimana Bunda dapat menangani situasi yang sedang dirasakan. Berusahalah untuk tegar dan ikhlas karena apa yang terjadi adalah takdir dari Tuhan. Dengan sikap ikhlas, Bunda juga akan lebih cepat dalam pemulihan. Time will heal, Bunda!

Baca Juga:

"Aku melahirkan anak pertama dengan kondisi bayi yang sudah tidak bernyawa," kenangnya.

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Apa itu 9 Asam Amino Esensial dan Mengapa Sangat Penting untuk Pertumbuhan Anak?
Apa itu 9 Asam Amino Esensial dan Mengapa Sangat Penting untuk Pertumbuhan Anak?
Ini 11 Produk Pilihan theAsianparent yang Wajib Bunda Miliki
Ini 11 Produk Pilihan theAsianparent yang Wajib Bunda Miliki
Bunda, Ini Lho Alternatif Formula Berbahan Dasar Susu Sapi untuk Anak yang Alergi
Bunda, Ini Lho Alternatif Formula Berbahan Dasar Susu Sapi untuk Anak yang Alergi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Cut Nadia M. Rahmah

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Project Sidekicks
  • /
  • Walau Sulit, Ini 3 Cara Menjelaskan Stillbirth yang Bunda Alami kepada Kerabat 
Bagikan:
  • 7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

    7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

  • Ingin Tidur Nyaman dan Aman Saat Hamil? Bunda Wajib Perhatikan 3 Hal Ini

    Ingin Tidur Nyaman dan Aman Saat Hamil? Bunda Wajib Perhatikan 3 Hal Ini

  • Nyeri Panggul Saat Hamil, Kenali Penyebab, Jenis, hingga Cara Mengatasi

    Nyeri Panggul Saat Hamil, Kenali Penyebab, Jenis, hingga Cara Mengatasi

  • 7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

    7 Tips agar Kehamilan Tetap Sehat dan Terjaga, Bumil Perlu Terapkan!

  • Ingin Tidur Nyaman dan Aman Saat Hamil? Bunda Wajib Perhatikan 3 Hal Ini

    Ingin Tidur Nyaman dan Aman Saat Hamil? Bunda Wajib Perhatikan 3 Hal Ini

  • Nyeri Panggul Saat Hamil, Kenali Penyebab, Jenis, hingga Cara Mengatasi

    Nyeri Panggul Saat Hamil, Kenali Penyebab, Jenis, hingga Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti