TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bunda sedang hamil tapi si Kakak minta gendong? Waspadai bahayanya

Bacaan 3 menit
Bunda sedang hamil tapi si Kakak minta gendong? Waspadai bahayanya

Bagaimana membuat anak tetap merasa disayang tanpa harus digendong?

Ketika hamil anak kedua, kegiatan rutin sehari-hari harus berubah. Salah satunya,Bunda perlu berhenti menggendong anak pertama yang masih balita. Artikel ini akan menjelaskan mengapa menggendong anak saat hamil bisa berbahaya, tips aman menggendong saat hamil, dan cara tetap dekat dengan anak walau tanpa menggendongnya.

Mengapa menggendong anak saat hamil bisa berbahaya?

menggendong anak saat hamil

Selama kehamilan, membawa beban di bawah 15 kilogram tidak akan bermasalah untuk ibu hamil dan biasanya, bobot batita tidak lebih dari 15 kilo. Akan tetapi, ketika memasuki trimester ketiga, Bunda perlu mengurangi intensitas menggendong.

Hamil membuat produksi hormon relaksin yang melonggarkan sendi bertambah. Di antara fungsi relaksin ialah melonggarkan panggul. Dampak dari “kerja” hormon relaksin, ibu hamil merasakan sakit pada sendi-sendi.

Membesarnya perut membuat titik gravitasi tubuh tertumpu pada punggung. Dengan situasi tersebut, membawa beban terlalu berat lebih berpotensi bikin ibu hamil jatuh. Beban di punggung juga bisa berefek pada bayi.

Dalam situasi demikian, menggendong balita, terutama saat kandungan sudah besar, berisiko membuat ibu hamil jatuh, flek, hingga keguguran.

Tips aman menggendong anak saat hamil

menggendong anak saat hamil

Pada dasarnya tubuh wanita didesain untuk tetap aktif selama hamil. Sejumlah penelitian menyarankan perempuan melakukan olahraga sedang selama hamil.

Ibu hamil bisa saja melakukan olahraga atau mengangkat beban untuk melatih kekuatan. Yang penting, semua dilakukan atas persetujuan dokter.

Jika ibu hamil terpaksa tetap harus menggendong batitanya, ada sejumlah tips agar bayi di perut tetap aman.

Bunda sedang hamil tapi si Kakak minta gendong? Waspadai bahayanya

  • Jangan menggendong terlalu lama
  • Jangan mengangkat secara tiba-tiba karena Bunda bisa jatuh.
  • Cara menggendong: Bunda berlutut lalu angkat anak. Kuatkan kuda-kuda Anda saat mengangkat.
  • Jaga punggung Bunda tetap tegak. Pastikan kaki yang menahan beban, bukan punggung.
  • Setelah mengangkat, tegakkan badan Anda pelan-pelan. Hamil membuat tekanan darah naik dan Anda bisa pusing jika berdiri tiba-tiba.
  • Letakkan anak di atas panggul akan membuat beban Anda lebih ringan.
  • Kalau badan Anda tak kuat, berhenti menggendong. Mengeluarkan tenaga besar dalam waktu singkat bisa menyebabkan flek yang tidak berbahaya.
  • Karena sendi lebih longgar dan beban terbesar ada di punggung, lindungi kedua bagian tubuh itu.
  • Jika dokter melarang mengangkat beban, jangan lakukan.

Cara tetap dekat dengan anak walau tanpa menggendong

menggendong anak saat hamil

Tidak semua perempuan hamil yang masih memiliki batita bisa sepenuhnya beristirahat. Di banyak kasus, ibu hamil tetap harus sendiri menangani batitanya.

Bunda dan Ayah perlu membuat anak siap memiliki adik. Jangan sampai anak merasa diabaikan dan tidak dipedulikan.

Bunda biasanya merasa bersalah jika tidak bisa melakukan aktivitas dengan anak seperti biasanya. Apalagi jika gara-gara itu, anak jadi tidak bahagia.

Anda tetap bisa dekat dengan anak tanpa menggendong. Mengajaknya berjalan bergandengan adalah alternatif yang bagus. Sebagai ganti dari menggendong, lebih seringlah mencium dan memeluk agar anak tidak merasa diabaikan.

Terakhir, ibu hamil sebaiknya mengajak anak bicara bahwa ia akan punya adik. Obrolan bisa dilakukan sambil bermain di sofa.

 

Referensi: Being The Parent

Baca juga:

Waspadai bahaya jatuh saat hamil, ini yang harus dilakukan bumil untuk mencegahnya

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Ini Skin Care Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Wajah Tetap Sehat
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?
Berikut 4 Mitos Ibu Hamil Seputar Jenis Kelamin Bayi, Mana yang Benar ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Prima Sulistya

  • Halaman Depan
  • /
  • Tips Kehamilan
  • /
  • Bunda sedang hamil tapi si Kakak minta gendong? Waspadai bahayanya
Bagikan:
  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

    Cara Menggunakan dan Membaca Tespek yang Benar agar Hasil Akurat

  • Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

    Apakah Sprite Bisa Mencegah Kehamilan? Inilah Faktanya!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti