TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani

Bacaan 4 menit
5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani

Kali ini, psikolog Endah Kurniadarmi mengulas tentang penyebab dan cara mengatasi rasa takut pada anak usia sekolah.

Rasa takut sering kali membuat anak menjadi pengecut. Hal ini terjadi pada anak saya, Bani, yang berusia 10 tahun. Hingga saat ini ia selalu merasa takut bila disuruh tidur sendiri. Ia akan menolak dengan berbagai cara untuk menghindari tidur sendiri di kamarnya.

Menurutnya, bila ia tidur sendiri, ada bayangan-bayangan menyeramkan yang selalu menemaninya di dalam kamar.

Mengapa rasa takut itu muncul dalam diri anak-anak?

Mengapa anak sering dilanda rasa takut berlebih?

Di dalam buku Nyebur Ke Dalam Dunia Anak, Endah Kurniadarmi, seorang pengamat pendidikan dan masalah psikologi serta pengembangan diri anak, menyebutkan bahwa perkembangan emosional anak usia sekolah sangat tinggi.

Oleh karena itu, tak heran bila mereka sekali dihinggapi rasa takut, cemas, serta mudah marah.

Imajinasi anak pada tahap ini sedang tinggi-tingginya, sementara pengolahan logikanya belum terbentuk dengan baik.

Akibatnya, anak kurang seimbang atau mengalami hambatan saat memahami hal-hal yang disebut “wajar dan tidak wajar”, “mistis” atau sesuatu yang di luar jangkauan akal.

Meskipun anak usia sekolah sudah memiliki kemampuan berpikir logis, mereka belum memiliki kemampuan berpikir abstrak seperti halnya anak SMA.

Sehingga, imajinasi dan fantasi anak terhadap hal-hal yang dianggap menyeramkan, seperti hantu, pocong dan sebagainya masih terasa sebagai hal yang riil, nyata.

Orangtua harus Membuat Anak Merasa Nyaman agar Tak Takut Lagi

anak perempuan yang kuat dan pemberani

Rasa takut yang dialami anak di usia ini akan mendatangkan rasa cemas yang berlebihan. Kecemasan yang muncul dalam diri anak dan bersifat emosional ini hanya bisa diatasi dengan selalu membuat anak merasa nyaman.

Hal ini jelas tidak mudah. Kewajiban orangtualah untuk memberikan rasa nyaman pada anak, sehingga anak memiliki kekuatan untuk mengatasi rasa takutnya.

Menariknya, rasa takut ini akan hilang apabila anak memiliki rasa cinta, keinginan untuk berkorban dan menyenangkan hati orang lain.

Rasa cinta dalam diri anak akan membuatnya merasa nyaman dan tentram. Selanjutnya akan tumbuh keinginan untuk berkorban dan selalu ingin menyenangkan hati orang lain, terutama orang-orang yang ia cintai.

5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani

Apabila anak berhasil mengatasi rasa takut dengan kekuatan cinta yang dimilikinya, ia tidak akan merasa takut pada apa dan siapapun. Ia akan merasa nyaman berhadapan dengan makhluk apapun di muka bumi ini.

Parents, selamat mencurahkan cinta kepada putra dan putri Anda, sehingga mereka berani menghadapi dunianya.

5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani

5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani

Tunjukkan pada Mereka Seperti Apa Keberanian Itu

Biarkan mereka menyaksikan Parents keluar dari zona nyaman Anda. Jika Parents takut rollercoaster, hadapi ketakutan Anda dengan mereka dan menaiki itu di taman hiburan. Tunjukkan tekad dan usaha Parents  kepada mereka untuk melakukan hal tersebut.

Tantang dan Pujilah si Kecil

Tantang mereka untuk mencoba hal-hal baru atau hal-hal yang mungkin mereka takuti. Mencoba makanan baru atau berbicara di depan kelas. Ketika mereka melakukan hal-hal itu, pastikan untuk memberikan banyak pujian dan reward.

Tunjukkan Sosok Pemberani di Kehidupan Nyata

Tunjukkan contoh sosok pemberani, mulai dari tokoh pahlawan hingga petugas pemadam kebakaran  yang keberadaannya sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk sekitar.

Bangun Kepercayaan Diri Anak

5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani

Parents juga sebaiknya membangun dan menumbuhkan kepercayaan diri dalam diri anak-anak. Bantu mereka mengetahui identitas inti mereka dan kekuatan yang anak miliki. Keyakinan itu akan menumbuhkan keberanian mereka untuk menjadi diri mereka sendiri serta mengembangkan kepercayaan diri dalam mengambil risiko atas apa yang mereka lakukan.

Ajak Anak Bermain Peran

Jadilah orangtua yang kreatif. Munculkan skenario drama berbeda yang melibatkan potensi keberanian anak. Misalnya, buat drama sederhana yang mana anak memegang peran sebagai pemadam kebakaran atau polisi yang membantu ibu-ibu menyeberang jalan. Hal ini akan membantu anak mempelajari pengalaman hebat untuk dimanfaatkan saat dibutuhkan dalam kehidupan nyata. Itu juga terdengar sangat menyenangkan bagi seluruh keluarga.

Referensi: Buku Nyebur Ke Dunia Anak, Liza Permasih & Endah Kurniadarmi, Kaba Media Internusa, Bandung, 2015.

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini

Tentang penulis:

Liza Permasih adalah ibu dari 6 anak, mulai dari balita hingga remaja. Ia bersama Umenulis buku Nyebur ke Dunia Anak, berisi tips parenting serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:

Mengapa Bayiku Tiba-tiba Jadi Penakut?

Membangkitkan Rasa Percaya Diri pada  Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • 5 Cara Mengatasi Rasa Takut Anak dengan Mengajarinya Menjadi Berani
Bagikan:
  • Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

    Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

  • Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

    Waspada! Ini Dampak Jika Imunisasi Terlambat atau Tidak Lengkap

  • 7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

    7 Ciri-Ciri Anak Sedih dan Tidak Bahagia, Cek Sekarang!

  • 61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

    61 Lagu Anak-anak Bahasa Indonesia dan Inggris, Lengkap dengan Lirik!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti