Mengatasi Bayi Muntah

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bayi muntah membuat hati kita sangat khawatir. Bagaimana cara mencegah dan mengatasinya? Berikut ulasan dari kami.

Bayi muntah atau gumoh? Bagaimana mengatasinya?

Bayi muntah atau gumoh? Bagaimana mengatasinya?

Dalam beberapa minggu pertama setelah si kecil lahir, mungkin ia sering mengalami muntah. Bayi muntah belum tentu berbahaya, namun bisa juga berbahaya karena disebabkan oleh kondisi yang perlu ditangani secara serius.

Bila bayi muntah namun :

  • Berat tetap badannya naik secara normal
  • Pertumbuhannya normal
  • Tidak disertai gangguan pernafasan setelah muntah
  • Tidak terlihat gejala ketidaknyamanan lainnya

maka muntah tersebut tidak berbahaya. Biasanya bayi muntah seperti ini disebabkan karena esofagus bayi masih belum sempurna. Esofagus adalah selaput yang mencegah makanan di lambung naik kembali ke atas (mulut).

Berbagai Penyebab Bayi Muntah lainnya dapat dilihat pada link ini.

Bedakan Bayi Muntah dengan Gumoh

Keduanya dapat dibedakan dari banyaknya cairan yang keluar serta prosesnya. Cairan yang keluar dengan cara gumoh jumlahnya lebih sedikit. Gumoh terjadi begitu saja saat bayi pasif tanpa mengeluarkan tenaga. Sedangkan bila bayi muntah, ia terlihat mengeluarkan tenaga.

Baca juga tentang gumoh di link ini.

Bagaimana mengurangi resiko muntah?





Bayi Bayi baru lahir