TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bagaimana Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak Balita?

Bacaan 4 menit
Bagaimana Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak Balita?

Sejak usia dini, anak sudah bisa diajarkan tanggung jawab sederhana. Yuk cari tahu tips mengajarkan tanggung jawab pada anak.

Mengajarkan tanggung jawab pada anak memang sebaiknya dimulai sejak usia dini. Bahkan ada yang bilang, semakin dini semakin baik. Tapi ini bukan berarti kita harus melakukannya sejak ia bayi loh.

Kapan sebaiknya mengajarkan tanggung jawab pada anak?

Bagaimana Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak Balita?

Sama seperti potty training atau melatihnya makan sendiri, mengajarkan tanggung jawab pada anak pun ada batas usianya.

Kita bisa memulainya bila ia sudah memahami sebab akibat dan bisa melakukan perintah sederhana.

Usia ideal untuk menerapkannya adalah 3 tahun, meski ada juga yang memulainya pada usia 2 tahun lebih.

Tentu hanya kitalah yang bisa memahami anak masing-masing. Kitalah yang paling tahu kapan si Kecil sudah siap diajarkan untuk bertanggung jawab.

Cara menanamkan rasa tanggung jawab pada anak

Tanggung jawab sebaiknya dipandang sebagai sebuah kebiasaan baik yang bisa dimiliki setiap orang. Namun, ‘kebiasaan baik’ itu tidak bisa tumbuh dengan sendirinya jika tidak ditanam, dipupuk dan dipelihara.

Inilah beberapa cara untuk mengajarkan tanggung jawab pada anak.

1. Menjadi contoh dan konsisten

mengajarkan tanggung jawab pada anak

Kami tak akan bosan mengatakan bahwa kita adalah contoh dan panutan bagi si Kecil. Jadi, kita pun harus menjadi pribadi yang bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Lakukanlah setiap saat, bukan hanya saat kita menginginkannya.

Menjadi panutan bisa kita lakukan dengan melakukan hal-hal sederhana. Misalnya, mengucapkan maaf atau mengembalikan barang yang tidak sengaja tersenggol saat kita berbelanja di supermarket bersama anak.

Agar konsisten, lakukan dalam segala hal, walau Anda sedang sangat lelah.

2. Mulai dari yang sederhana

mengajarkan tanggung jawab pada anak

Mulailah dari  hal-hal kecil. Misalnya, meminta anak membuang bungkus kue di tempat sampah, atau membawa piring makan yang telah dipakai ke bak cuci.

Anak perlu diingatkan berulang kali sebelum ia bisa melakukannya sendiri tanpa disuruh. Jika ia lupa melakukannya, jangan diam saja.

Segera tegur agar ia menuntaskan apa yang telah biasa dilakukannya. Jangan lupa ucapkan terima kasih saat ia selesai melakukannya.

3. Sistem punishment

mengajarkan tanggung jawab pada anak

Pada usia 3 tahun anak sudah bisa mengerti tentang punishment atau hukuman. Misalnya, bila ia sengaja membuat rumah berantakan walau sudah dilarang, mintalah ia merapihkan dan membersihkan rumah sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus punishment untuknya.

Tentu saja, Anda tidak dapat mengharapkan anak 3 tahun bisa membersihkan rumah, tetapi setidaknya ia tahu bahwa itulah bentuk sebuah tanggung jawab atas kelakuannya.

4. Meminta dengan suara tegas, namun tidak membentak

mengajarkan tanggung jawab pada anak

Sudah jadi tanggung jawab anak untuk membersihkan minuman yang ia tumpahkan. Meski Anda marah, tidak perlu memintanya dengan suara keras ataupun membentak.

Ingatlah, pada usia 2-3 tahun anak sedang terus belajar tentang sebab akibat. Membentak akan membuat anak merasa dirinya tidak berharga dan takut berbuat salah lagi.

Di kemudian hari, rasa takut salah akan membuat mereka tumbuh menjadi pribadi yang rendah diri.

5. Siapkan situasi

mengajarkan tanggung jawab pada anak

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Kita perlu menyiapkan atau mengatur kondisi rumah jika ini adalah pertama kalinya kita mengajarkan rasa tanggung jawab pada anak. Ini karena fisik anak masih terbatas untuk menuntaskan tanggung jawab kelas berat.

Misalnya, letakkan tong sampah di tempat yang mudah ia jangkau. Bak pakaian kotor jangan ditaruh di atas meja atau mesin cuci, tapi di lantai.

Sediakan lap-lap bersih yang bisa diraih anak untuk melap bekas tumpahan susu. Berikan piring dan gelas melamin agar tidak pecah saat anak ‘melemparkannya’ ke bak cuci piring.

Bersihkan wadah mainan anak setiap minggu karena mungkin saja anak membuang kue, kulit buah atau bungkus permen di situ.

Satu hal yang perlu Anda ingat, kita sebaiknya jangan buru-buru bangga mengatakan “Oh pandainya, anakku sudah bisa bertanggung jawab.”

Artikel terkait: 7 Strategi dan Catatan Penting dalam Melatih Kedisiplinan Anak

Sejak usia dini, anak sudah bisa diajarkan tanggung jawab sederhana. Yuk cari tahu tips mengajarkan tanggung jawab pada anak.

Seperti kedewasaan, tanggung jawab adalah sikap yang dibentuk melalui proses.

Tak perlu sedih atau berkecil hati bila anak tampak menolak saat Anda mengajarkannya bertanggung jawab.

Suatu saat nanti hatinya akan terketuk untuk mengikuti teladan Anda. Ini bisa terjadi jika Anda tak berhenti dan menyerah untuk mengajarkan anak tentang rasa tanggung jawab.

 

Baca juga: 

Tolong! Anak saya sulit mematuhi aturan di rumah, bagaimana menghadapinya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Theva Nithy

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bagaimana Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak Balita?
Bagikan:
  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

  • Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

    Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

  • Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

    Doa Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadan dan Tata Caranya

  • Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

    Bacaan Niat Shalat Tarawih Berjamaah dan Sendiri di Rumah

  • 30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

    30 Ucapan Hari Imlek 2026, Tahunnya Kuda Api yang Penuh Perubahan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti