TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bocah ini menangis darah, benarkah disebabkan radiasi gadget?

Bacaan 4 menit
Bocah ini menangis darah, benarkah disebabkan radiasi gadget?

Postingan anak menangis darah di media sosial ini mengundang perhatian, sekaligus komentar khususnya dari para orangtua.

Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 12 September 2018, seorang ibu membagikan kisahnya. Terkait dengan pengalaman buah hatinya yang menangis darah. 

Hal ini diduga karena sang anak sering tepapar gadget sehingga mengalami radiasi. Berikut kutipan lengkap cerita ibu yang bernama Fitri Resita Dewi yang dia bagikan lewat akun Facebook.

Berikut cerita lengkap anak yang menangis darah

“Beberapa hari lalu aku baca berita ini, aku kira ini hoax… ternyata terjadi sama anak aku barusan, tapi alhamdulillah nggak separah kakak Fajar, Tsaqib cuma keluar air mata berwarna merah… seperti darah. Kagetnya bukan main. Ini salah aku, membiarkan Tsaqib anteng sama handphone, nggak mikir dampak radiasinya. Matanya merah, bengkak awalnya. Kondisi seperti ini sudah dialaminya selama tiga hari. Aku kapok kasih tontonan di handphone lagi. Buat ibu-ibu yang anaknya kecanduan gadget, jangan sampai jadi korban selanjutnya ya, Bu….”  

Postingan anak yang menangis darah ini mau tidak mau mengundang perhatian, sekaligus komentar. Khususnya dari para orangtua yang khawatir jika dampak ini dirasakan juga oleh buah hatinya.

Beberapa hari berselang, Fitri pun kembali menginformasikan kabar terbaru. Di mana sang anak sudah mendapatkan penangangan dari dokter ahli mata.

“Hasilnya nggak apa-apa, cuma ada selaput yang menghalangi pori-pori matanya jadi luka darahnya dari itu. Kemarin sudah dibersihkan dan diobati,” tulisnya di laman Facebook.

menagis darah

Berita terkait : Viral! Ini pesan psikiater untuk Parents, “Sayangi anak, jauhkan gadget!”

Benarkah menangis darah dikarenakan radiasi handphone?

Untuk menjawab pertanyaan ini, theAsianparent Indonesia pun menghubungi dr. Meta Hanindita Sp.A dari RS. Soetomo, Surabaya.

Ia menjelaskan, “Hoax itu. Maksudnya mata yang berdarah sebenarnya bukan disebabkan oleh radiasi penggunaan handphone. Sebenarnya, ini kompetensi dokter mata untuk menjelaskannya lebih detail. Hanya saja memang kondisi mata merah hingga bisa sebabkan anak menangis seperti mengeluarkan darah memang karena hal lain. Bukan radiasi handphone,” ujarnya.

Dokter anak yang senang mengedukasi para orangtua lewat tulisan di blog dan Instagram ini juga menambahkan, meskipun air mata berdarah tidak disebabkan radiasi handphone, tetap saja orangtua perlu mawas dengan pengggunaan gawai untuk anak-anaknya.

Saya pun sempat membaca artikel di Detik Health terkait dengan pemberitaan serupa, terekait dengan menangis darah pendarahan di mata akibat main gadget.

dr. Ariani Safira Nurul Akbar, SpM dari Jakarta Eye Center, Cinere mengatakan bahwa penggunaan gadget terlalu lama memang bisa membuat mata kering. Terutama pada anak-anak.

Jika mata kering, akan mengakibatkan rasa gatal sehingga mendorong anak untuk mengucek matanya. “Jadi bisa saja karena kelamaan main gadget, matanya kering dan gatal, lalu ngucek matanya terlalu keras, makanya pendarahan,” paparnya kepada Detik News.

Sama seperti dr. Meta, dokter yang kerap disapa dr.Fira ini pun mengingatkan, para orangtua memang perlu membatasi anak dalam menggunakan handphone. Bahkan pembatasan atau screen time ini juga berlaku untuk televisi.

Saat tulisan ini di buat Fitri Resita Dewi juga telah membenarkan bahwa peristiwa yang dialami oleh buah hatinya memang bukan dikarenakan radiasi gadget.

Hal ini telah ia tuliskan di laman Facebook miliknya.

Alhamdulillah, sudah sembuh, tinggal bengkaknya sedikit lagi. Anaknya tetap aktif pecicilan ke sana ke mari. Ibunya yang kepanikan dan melow. Dikira ini gara-gara gadget, karena berobat ke dokter yang pertama, dokternya bilang, “Ini dedek nonton lewat HP terus ya? Sekarang jangan dikasih ya bu.Kasihan masih kecil, radiasi nya sangat bahaya buat anak-anak.” Saya bilang iya, sambil kaget. Terus saya baca berita di FB anak yang kena radiasi matanya berdarah banyak, saya jadi parno, berarti benar nih, anak saya kena radiasi HP.  Soalnya dia main HP-nya parah, nonton YouTube bisa berjam-jam. Pas berobat itu aku nggak kasih lagi HP lagi. Bikin kapok dan khawatir. Kemarin masih keluar darahnya yang kedua kalinya. Pas dia bangun tidur matanya bengkak, seperti yang terlihat di foto. Lalu, kami bawa ke dokter ahli mata, dan kata dokter yang ini bisa dari semacam virus, pembuluh darah kecil yang mengendap dan menjadi selaput yang menghalangi pori-pori matanya sehingga menyebabkan luka dan berdarah. Jadi bukan sepenuhnya dari gadget.  
TERIMA KASIH Mohon maaf bila ada salah kata dalam penjelasan.

 

Meskipun hal ini tidak disebakan oleh radiasi penggunaan gadget, bukan berarti anak tidak diberikan batasan dalam penggunaan gadget bukan? Pengalaman berharga Fitri Resita Dewi ini tentu saja memberikan pelajaran penting untuk kita semua.

Terima kasih sudah berbagi. 

Sudahkah Parents memiliki aturan dan kesepakatan screen time pada anak?

 

Baca juga :

Panduan Sehat Penggunaan Gadget untuk Anak di Bawah Usia 5 Tahun

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Bocah ini menangis darah, benarkah disebabkan radiasi gadget?
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti