Bayi ini terancam buta karena kanker retinoblastoma, apa saja gejalanya?

Bayi ini terancam buta karena kanker retinoblastoma, apa saja gejalanya?

Bayi 9 bulan ini nyaris kehilangan mata kirinya karena Retinoblastoma.

Pernahkah Parents mendengar soal kanker Retinoblastoma? Penyakit ini merupakan kanker mata pada bayi yang sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kebutaan!

Mirisnya, rupanya kondisi ini dialami oleh bayi yang belum genap berusia satu tahun. Kondisinya ini mengakibatkan kebutaan hingga mengganggu kualitas hidup sang anak. Bagai ana cerita selengkapnya?

Kanker mata pada bayi ini menyebabkan mata kiri alami kebutaan

Kanker mata pada bayi

Bayi bisa saja mengalami kanker mata, seperti yang dialami bayi berusia 9 bulan berikut ini.

Faraz Ahmed, bayi berusia sembilan bulan yang berasal dari Pakistan telah didiagnosa dokter menderita Kanker Retinoblastoma. Kondisi ini diketahui mulanya karena si kecil mengalami pembengkakan di mata kirinya.

Ibunya, Rubina Ahmed, mengatakan tiga minggu lalu, mata bayinya normal seperti mata anak-anak lainnya. Namun, saat kondisi abnormal terjadi, ia memutuskan untuk membawa buah hatinya itu ke rumah sakit.

Tiga minggu lalu, Faraz mengalami demam secara mendadak lalu mata kirinya mulai membengkak. Kami membawanya ke rumah sakit dan dokter memberinya obat, namun beberapa hari kemudian, benjolan di matanya mulai muncul, karena khawatir akan kondisi anak kami, kami langsung larikan ke rumah sakit,” kata Rubina.

Setelah melihat kondisi mata Faraz, dokter menyarankan Rubina dan suaminya, Fayaz Ahmed untuk membawa bayinya ke rumah sakit lain. Ia pun akhirnya dibawa ke rumah sakit yang terletak di Karachi, berjarak 300 KM dari lokasi tempat tinggal mereka.

Artikel Terkait : Ukuran mata besar adalah satu gejala kelainan Sindrom Axenfeld Rieger, apa bahayanya?

kanker mata pada bayi

Sumber: Life in Nepal Magazine

Perlu melakukan operasi mata

Dokter di RS Karachi mengatakan mereka perlu melakukan operasi untuk membuang mata kiri Faraz agar tak menyebar ke seluruh tubuhnya karena ia menderita Retinoblastoma.

Fayaz, ayahnya yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima sangat terkejut ketika mendengar penjelasan dokter.

Hancur rasanya hati ini mendengar diagnosa dokter kepada Faraz, tapi ini merupakan satu-satunya jalan untuk menyelamatkan anakku. Semua ini terasa seperti mimpi buruk, kami sebagai orangtua hanya mengharapkan ia dapat menjalani kehidupan normal setelah operasi,” ungkapnya.

Gejala-gejala kanker mata pada bayi

kanker mata pada bayi

Ketahui berbagai gejala kanker mata atau retinonlastoma pada anak.

Retinoblastoma adalah kanker mata pada bayi. Karena kasusnya langka, pendeteksian dini kanker ini hingga sekarang belum bisa dilakukan.

Berikut beberapa tanda kanker mata pada bayi yang perlu Parents waspadai!

  • Ketika terpapar cahaya, bagian mata dengan Retinoblastoma akan tampak putih atau kemerahan.
  • Mata posisinya ke arah yang berlawanan
  • Masalah penglihatan
  • Rasa sakit di mata
  • Bagian putih di mata terlihat kemerahan
  • Pendarahan mata
  • Mata tidak menyusut atau terkesan silau saat melihat cahaya
  • Warna iris yang berbeda
  • Mata terlihat mengembang

Artikel Terkait : Mata anak 2 tahun terlihat indah seperti karakter putri Disney, ternyata ini alasannya

Apa penyebab Retinoblastoma?

Sebagian besar kondisi retinoblastoma ini biasa disebabkan karena terjadinya mutasi genetik atau perubahan genetik. Beberapa jenis dan penyebab kondisi ini antara lain :

Retinonlastoma terjadi saat berada di dalam rahim

Biasanya bayi yang mengalaminya mewarisi mutasi genetik dari orangtua. Kondisi ini biasa muncul saat anak berusia 1 tahun.

Namun, seringkali bayi juga terlahir dengan kondisi ini. Kondisi ini bisa terjadi pada satu maupun kedua mata.

Retinoblastoma sporadis

Selain terjadi karena mutasi gen ketika di dalam kandungan, kanker ini juga bisa terjadi ketika anak berusia lebih dari satu tahun. Namun, dokter masih belum mengetahui alasan kondisi ini terjadi.

Bagaimana Retinoblastoma didiagnosis?

Dalam mendiagnosis kondisi ini, dokter biasanya akan memeriksa retina dengan hati-hati. Selian itu, dokter juga biasanya akan melakukan beberapa tes seperti ultrasound mata, magnetic resonance imaging (MRI), tes darah, dan pengujian genetik.

Bila kanker mata ditemukan, biasanya ahli onkologi atau spesialis kanker anak-anak juga akan melakukan tes lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kemungkinan keberadaan kanker di bagian tubuh yang lain. 

Jika Parents melihat gejala-gejala ini di anak Anda, segera bawa si kecil ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan.

Sangat penting juga untuk para orangtua melihat gejala-gejala perubahan yang mencurigakan pada anak agar bisa mendapat penanganan lebih dini.

Baca juga:

Waspada Retinoblastoma, Kanker 'Mata Kucing' Pada Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner