Perhatikan 8 Hal Penting Ini Sebelum Memberikan Es Krim pada Bayi

lead image

Es krim, makanan pencuci mulut yang satu ini tampaknya tak bisa kita hindari. Bahkan saat kita kecil, seringkali orang tua memarahi untuk tidak makan es krim terlalu banyak. Namun siapa tahan akan kelezatan es krim yang meleleh di mulut kita ?

Tapi sebetulnya mulai kapan sih anak mulai diperkenalkan dengan es krim. Sejak bayikah ? atau usia balita ? disini kami akan mengupasnya :

Usia 1 tahun

Satu tahun adalah ketika bayi biasanya terkena produk susu lainnya seperti keju, susu, dan mentega. Maka sejak usia inilah Anda juga dapat menyertakan es krim. Namun, menurut Panduan Australia untuk Makan Sehat, makanan dan minuman tanpa resep seperti es krim dan roti es lainnya harus dihindari untuk bayi karena mereka adalah sumber nutrisi yang buruk.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/11/ice cream 1 300x200.jpg Perhatikan 8 Hal Penting Ini Sebelum Memberikan Es Krim pada Bayi

Chocolate cherry and pistachio ice cream

Inilah 4 Alasan Untuk Menghindari Es Krim Untuk Bayi Di Bawah Satu Tahun

Usia 12 bulan pertama adalah fase penting untuk bayi Anda, yakni memperkenalkannya pada makanan bergizi, dan membangun rasa untuk makanan sehat. Karena itu, terlalu dini untuk memberi makan bayi Anda dengan es krim. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda harus menghindari es krim selama ini:

  1. Pengawet

Hampir semua es krim di pasar mengandung pengawet, lemak, gula, bahan-bahan buatan dan pewarna makanan. Jadi, ini sangat berharga untuk ditunggu hingga ulang tahun pertama bayi Anda.

  1. Susu utuh

Es krim dibuat dengan menggunakan susu.  Dengan memberikan es krim berarti Anda mengenalkan bayi dengan rasa susu yang lain selain ASI. Bayi Anda bisa memiliki masalah sensitivitas karena susu dan krim.

  1. Bisa terjadi penumpukan bakteri

Ada kemungkinan penumpukan bakteri di es krim, apakah Anda membelinya dari toko atau membuatnya di rumah. Paparan bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi karena sistem kekebalan tubuh bayi Anda lemah. Dalam kasus yang parah, infeksi mungkin memerlukan perhatian medis yang mendesak.

  1. Masalah pencernaan

Seluruh susu dan bahan-bahan lain dalam es krim sulit untuk dicerna oleh bayi. Es krim dapat menyebabkan penumpukan gas dan sakit kronis di perut atau masalah kolik.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2017/04/sarapan eskrim 300x149.jpg Perhatikan 8 Hal Penting Ini Sebelum Memberikan Es Krim pada Bayi

4 Tips Untuk Memperkenalkan Es Krim Untuk Bayi

Sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter anak Anda sebelum memperkenalkan bayi Anda es krim untuk pertama kalinya. Berikut beberapa hal yang perlu diingat:

  1. Katakan ‘tidak’ kepada pedagang kaki lima

Kebanyakan es krim komersial adalah panas yang dipasteurisasi, membunuh bakteri, tetapi berhati-hatilah dari tempat Anda membelinya. Jangan membeli es krim dari pedagang kaki lima karena Anda tidak pernah yakin tentang kondisi sanitasi dan penyimpanan di tempat-tempat seperti itu.

Bakteri mungkin menumpuk dalam kondisi penyimpanan yang tidak tepat. Air yang digunakan oleh vendor es krim lokal mungkin bukan kualitas terbaik. Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan infeksi gastrointestinal pada si kecil.

  1. Pastikan tentang bahan-bahannya

Baca daftar bahan dengan seksama sebelum menawarkan es krim kepada si kecil. Bahan-bahan tertentu dapat menyebabkan reaksi alergi. Beberapa bahan umum dalam es krim, yang bisa menjadi alergi, adalah kacang, kacang tanah, stroberi dan zat pewarna. Hindari es krim yang terbuat dari susu mentah karena dapat menyebarkan bakteri. Pilih es krim yang lebih sederhana tanpa terlalu banyak bahan tambahan.

  1. Jangan berlebihan

Mulai dengan gigitan kecil. Setelah memperkenalkan es krim, jangan memberi makan berlebihan hanya karena si kecil menikmatinya. Kandungan gula bisa berbahaya bagi bayi Anda karena terlalu banyak yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, dan kelebihan berat badan dalam jangka panjang. Tawarkan hanya satu atau dua sendok sekaligus dan tidak lebih dari sekali dalam satu atau dua minggu.

  1. Tawarkan dia alternatif

Jika bayi Anda menyukai es krim, Anda dapat memberi dia makanan pencuci mulut seperti smoothies buah buatan sendiri. Atau bisa juga  yogurt beraroma, puding buah, irisan buah segar, pure buah dingin, manisan, buah, dan jeli. Dinginkan sebelum disajikan untuk memberi mereka rasa es krim.

 

Sumber : momjunction

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.