TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Penelitian terbaru: Mata merah bisa jadi gelaja Covid-19, jangan sering sentuh wajah!

Bacaan 4 menit
Penelitian terbaru: Mata merah bisa jadi gelaja Covid-19, jangan sering sentuh wajah!

Selain demam dan batuk, mata merah bisa menjadi salah satu gejala Covid-19. Ini penjelasan selengkapnya!

Sebuah studi teranyar menyebutkan, mata merah bisa menjadi gejala Covid-19. Dari 38 pasien positif Covid-19, 12 di antaranya mengalami mata merah. Pada dua pasien lainnya, virus korona jenis terbaru juga ditemukan dalam cairan hidung dan mata mereka.

Artikel terkait: Hilangnya indera penciuman dan perasa bisa menjadi tanda Covid-19, ini penjelasannya

Studi tentang mata merah gejala Covid-19: virus bisa saja menginfeksi mata

mata merah gejala covid

Penelitian dilakukan oleh beberapa ilmuwan di China. Studi yang dipublikasikan di JAMA Ophthalmology tersebut menjelaskan, virus corona jenis SARS-CoV-2 dapat menyebabkan kondisi konjungtivis pada mata. Keadaan ini dapat terjadi pada kedua mata, atau pun bisa hanya pada salah satunya.

Konjungtivis sendiri ditandai oleh kondisi mata yang memerah. Pasalnya, hal tersebut terjadi akibat adanya pelebaran pembuluh darah pada selaput yang melapisi permukaan bola dan kelopak mata bagian dalam (konjungtiva).

Dr. Liang Liang dari departemen ophthalmologi di China Three Gorges University menjelaskan, partikel virus corona bisa saja ditemukan di dalam sekresi mata.

“Beberapa pasien Covid-19 memiliki gejala okular. Bisa jadi virus corona tersebut terdapat di area konjungtiva pasien,” ungkap Liang seperti yang dilansir dari laman WebMD.

Liang juga melanjutkan, virus bisa saja menyebar jika seseorang menggosok mata yang terinfeksi kemudian menyentuh orang lain. Tidak hanya itu, semakin parah kondisi Covid-19 yang diderita, semakin besar kemungkinan ia akan mengalami mata merah.

Karena hasil studi tersebut, para peneliti juga menganjurkan agar para tenaga medis yang menangani Covid-19 harus memakai kacamata pelindung, lengkap bersama alat pelindung diri (APD) lainnya.

Upaya pencegahan dini perlu dilakukan

Penelitian terbaru: Mata merah bisa jadi gelaja Covid-19, jangan sering sentuh wajah!

Sementara itu, dokter spesialis mata Dr. Prachi Dua dari Manhattan Eye, Ear, and Throat Hospital menanggapi hasil penelitian tersebut. Ia menjelaskan, bahwa harus ada langkah pencegahan yang dilakukan terkait kondisi mata agar tidak terpapar Covid-19.

Prachi berharap agar masyarakat berhati-hati, tidak menyentuh area wajah terutama mata, hidung, dan mulut. Ia juga menyarankan agar orang bermata minus untuk menggunakan kacamata dan tidak memakai lensa kontak terlebih dulu.

“Meskipun mata merah ini merupakan gejala yang jarang muncul pada penderita Covid-19, tindakan pencegahan perlu dilakukan secara maksimal. Tenaga medis maupun pasien perlu paham bahwa kondisi ini bisa menjadi salah satu gejala dari infeksi virus,” ungkap Prachi.

Ia juga melanjutkan, “Jadi, pasien dengan permasalahan mata ini juga perlu mendapat diagnosis dan pemeriksaan detail untuk mencari tahu apakah ada infeksi virus atau tidak. Hal ini dilakukan untuk mencegah transmisi atau penyebaran virus.”

Tidak hanya kondisi mata merah, pasien juga tetap perlu memberikan keterangan apakah ada riwayat bepergian ke luar negeri atau kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel terkait: Sakit gigi di tengah pandemi Covid-19? Ini hal yang perlu diperhatikan

Pemeriksaan mata rutin sebaiknya ditunda saat pandemi

mata merah gejala covid

Penyataan Prachi juga senada dengan Dr. Alfred Sommer, profesor epidemiologi dan kesehatan di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Amerika.

“Ini membuat kita perlu lebih waspada lagi, terutama bagi mereka yang sering mengalami konjungtivitis atau mata merah. Kondisi tersebut mungkin saja menjadi sumber infeksi virus yang bisa ditularkan pada orang lain,” papar Alfred.

Lebih lanjut, dokter Alferd juga menjelaskan, virus juga bisa saja menyebar melalui medium air mata penderita yang terpapar Covid-19. Atau, ketika pasien menggosok matanya sehingga virus dari mata menempel di tangan, dan kemudian virus menyebar ketika ia menyentuh orang lain.

“Ini juga bisa terjadi ketika dokter melakukan pemeriksaan pada mata pasien. Karenanya, pedoman American Academy of Ophthalmology kini merekomendasikan kegiatan pemeriksaan mata yang tidak mendesak, sebaiknya tidak dilakukan sementara waktu selama pandemi,” jelas Alfred.

Penelitian lanjutan tetap perlu dilakukan

Penelitian terbaru: Mata merah bisa jadi gelaja Covid-19, jangan sering sentuh wajah!

Sementara itu, juru bicara klinis dari American Academy of Ophthalmology Dr. Sonal Tuli berpendapat sedikit berbeda. Ia mengatakan, mata merah belum cukup untuk mendeteksi seseorang terinfeksi Covid-19.

“Sebagian besar mata merah memang disebabkan virus, tetapi untuk mengetahui jenis virus tersebut terbilang sulit. Belum ada cukup data bahwa mata merah termasuk gejala Covid-19,” ungkap Sonal.

Untuk mengetahui pasti jenis virus yang menginfeksi, dokter perlu menyeka konjungtiva dan menguji spesimen di laboratorium.

Artikel terkait: Mirip tapi tidak sama! Ini perbedaan gejala covid-19, flu, dan pilek

Mata merah sebagai gejala Covid-19 memang masih membutuhkan penelitian lanjutan. Namun, virus corona penyebab Covid-19 ini juga terbilang baru dan masih diteliti oleh banyak ilmuwan. Jadi, tidak ada salahnya kita tetap waspada terkait berbagai kemungkinan gejala, termasuk kondisi konjungtivitis atau meta marah ini.

Terapkan juga berbagai upaya pencegahan Covid-19 sesuai dengan arahan, ya, Parents. Jaga kebersihan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun, lakukan physical distancing, dan lakukan swakarantina selama sakit. Serta, jangan lupa untuk tidak menyentuh area wajah seperti mata, hidung, dan mulut agar tidak terinfeksi.

Cerita mitra kami
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

***

Referensi: WebMD

Baca juga:

Mata Merah pada Bayi: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Penelitian terbaru: Mata merah bisa jadi gelaja Covid-19, jangan sering sentuh wajah!
Bagikan:
  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti