Bolehkah ibu hamil makan umbi talas? ini penjelasannya!

lead image

Tak hanya karena rasanya yang unik, nyatanya umbi talas juga mengandung banyak nutrisi. Tapi, amankah talas dikonsumsi ibu hamil? Simak jawabannya berikut ini!

Umbi talas merupakan bahan makanan favorit banyak orang di Indonesia, hal ini karena rasa umbi talas yang unik. Tak hanya karena rasanya yang unik, nyatanya umbi talas juga bergizi lho, Bunda. Namun, adakah manfaat umbi talas untuk ibu hamil? Berikut ulasannya.

Bisakah ibu hamil makan talas?

Bolehkah ibu hamil makan umbi talas? ini penjelasannya!

Dhrishti Bijlani, seorang pakar nutrisi dan Direktur Flab-you-less di India menjawab pertanyaan apakah talas aman untuk ibu hamil. 

“Talas sangat kaya akan nutrisi, menganudng 18% karbohidrat, pati, protein 2%, dan sedikit lemak. Talas juga mengandung polysaccharide colloid yang bisa meningkatkan nafsu makan, melancarkan pencernaan, mencegah sembelit dan meningkatkan kekebalan tubuh,” tuturnya seperti dikutip dari theIndusparent.

Drishti juga mengatakan, tidak ada alasan mengapa ibu hamil harus menghindari konsumsi talas. 

“Kabar baiknya, ibu hamil bisa memakan umbi talas. Tapi batasi konsumsinya, jangan sampai berlebihan. Tidak makan talas sama sekali saat hamil hanyalah mitos,” tegasnya.

Dilansir dari How to be Health, kandungan gisi dalam talas dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Oleh sebab itu, makanan ini sangat cocok untuk dikonsumsi ibu hamil.

Selain itu, talas kaya akan selulosa, yang dapat melancarkan pencernaan selama kehamilan. Selain itu, talas mengandung protein, kalsium, zat besi, fosfor, dan zat gizi lainnya, untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi Bumil.

Manfaat umbi talas untuk ibu hamil

manfaat umbi talas untuk ibu hamil

  • Talas rasanya gurih dan lembut, mirip dengan kentang, sehingga mudah dicerna. Selain itu talas adalah makanan alkali yang baik untuk membantu meringankan muntah, dan ketidaknyamanan pencernaan pada wanita hamil.
  • Umbi talas kaya akan protein, kalsium, fosfor, zat besi, kalium, magnesium, natrium, karoten, asam nikotinat, vitamin C, vitamin B, saponin dan sebagainya. Nutrisi ini memiliki fungsi membersihkan gigi, mencegah karies gigi dan melindungi kesehatan gigi.
  • Makanan yang merupakan akar dari pohon talas ini, mengandung sejenis protein yang dapat menghasilkan imunoglobulin (antibodi globulin), setelah diserap oleh tubuh manusia. Antibodi ini yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita.
  • Talas dapat menetralkan asam yang terakumulasi dalam tubuh, mengatur keseimbangan asam-basa tubuh manusia, dan juga dapat digunakan untuk mencegah dan menyembuhkan kelebihan asam lambung.

Hal yang harus diperhatikan ketika makan talas saat hamil

Bolehkah ibu hamil makan umbi talas? ini penjelasannya!

  • Talas kaya akan nutrisi dan boleh dikonsumsi oleh Bumil, tetapi jangan batasi makanan Anda hanya dengan talas saja. Karena Bumil perlu mengonsumsi makanan dengan kandungan zat gizi lain.
  • Meski banyak nutrisinya, tapi talas juga memiliki banyak zat pati. Jadi wanita hamil tidak bisa makan talas terlalu banyak, karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan.
  • Talas bisa saja mengandung parasit, oleh sebab itu, Anda harus memastikan talas dimasak dengan matang sebelum mengonsumsinya saat hamil. Selain itu, pengobatan tradisional Tiongkok percaya bahwa talas mengandung sedikit racun, dan makan talas yang tidak matang kemungkinan akan menyebabkan ketidaknyamanan.
  • Saat memasak talas, pastikan untuk memakai sarung tangan, karena talas memiliki musin (getah) yang dapat merangsang kulit dan menyebabkan alergi kulit. Jika lendir menyebabkan alergi kulit pada tangan, bersihkan dengan air jahe untuk menghilangkan rasa sakit dan mencegah gatal.
  • Talas harus disimpan di tempat yang berventilasi. Jika talas tumbuh, maka rasanya tidak lezat untuk dikonsumsi.

**** 

Semoga informasi ini bermanfaat. 

 

Baca juga:

5 manfaat ubi untuk ibu hamil, jangan lupa konsumsi ya, bumil!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.