TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sunat pada bayi perempuan, haruskah dilakukan? Ini penjelasan dokter

Bacaan 4 menit
Sunat pada bayi perempuan, haruskah dilakukan? Ini penjelasan dokter

Jika Parents masih bimbang apakah perlu melakukan sunat pada bayi perempuan, artikel ini bisa menjawabnya.

Apakah bayi perempuan harus disunat? Apa saja manfaat sunat perempuan? Mungkin pertanyaan yang satu ini akan terbersit di benak Parents yang memiliki anak perempuan.

Dalam beberapa kebudayaan dan tradisi, proses sunat memang tidak hanya berlaku bagi anak laki-laki, pun dengan anak perempuan. Tak bisa dipungkiri kalau sampai saat ini praktik sunat perempuan masih menuai pro kontra. Namun, jika dilihat dari sisi medis apakah bayi perempuan harus disunat layaknya anak laki-laki? Apa saja manfaat sunat perempuan?

Manfaat sunat perempuan

 

manfaat sunat perempuan

Seperti yang sudah kita ketahui, sunat pada anak laki-laki memang dianjurkan karena memiliki ragam manfaat bagi kesehatan. Bahkan bagi umat muslim, sunat pada laki-laki wajib dilakukan.

Di mana tindakan sunat ini dilakukan dengan cara membuang kulit kulit prepusium yang menutupi glans penis (kulup). Tujuan melakukan sunat pada anak laki-laki tidak terlepas untuk sisi kesehatan.

Tak hanya menjaga agar kemaluan bersih dari tumpukan lemak yang terdapat di lipatan kulit prepusium (smegma), sunat juga dapat menurunkan risiko berbagai penyakit antara lain, gonore, herpes, kanker serviks, infeksi saluran kemih, penularan infeksi Human lImmunodeficiency Virus (HIV), dan Human Papilloma Virus (HPV).

Artikel terkait: Bukan Tindakan Medis, Ini 6 Fakta Soal Sunat Anak Perempuan!

Namun, pada kelompok masyarakat tertentu, sunat juga dilakukan pada bayi perempuan. Namun, benarkahkah perlu dilakukan?

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan juga pernah mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 1636/Menkes/PER/XI/2010 mengenai Sunat Perempuan. Permenkes tersebut memberikan panduan mengenai prosedur pelaksanaan sunat perempuan dalam dunia medis.

Namun begitu, seiring dengan perkembangan ilmu kedokteran dan pertentangan atas permenkes tersebut, pada tahun 2014, Kementerian Kesehatan mengeluarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 6 Tahun 2014, untuk mencabut Permenkes No. 1636/Menkes/PER/XI/2010.

Dalam permenkes No. 6 Tahun 2014, dinyatakan bahwa ‘sunat perempuan hingga saat ini tidak merupakan tindakan kedokteran karena pelaksanaannya tidak berdasarkan indikasi medis dan belum terbukti bermanfaat bagi kesehatan’.

Manfaat sunat perempuan

Meskipun sebenarnya secara anatomis, tidak semua anak perempuan mempunyai prepusium yang menutupi klitoris maupun saluran kemih mereka. Jadi, tidak semua anak perempuan perlu melakukan sunat.

Artikel terkait: Pemerintah akan Akhiri Praktik Sunat Perempuan di Indonesia

Pendapat dokter tentang sunat pada bayi perempuan

Ditemui dalam acara Konferensi Media Revolusi Sunat Tanpa Jarum Suntik di Jakarta Timur (18/6), Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS,  menjelaskan tentang sunat pada bayi perempuan. Menurutnya, pada bayi wanita yang klitorisnya ditutupi oleh kulup, maka bayi perempuan tersebut bisa dilakukan sunat.

“Sebenarnya, pada wanita juga terdapat kulup yang menutupi klitoris. Sehingga pada bayi perempuan juga bisa dilakukan sunat untuk membuang kulup ini,” ungkapnya.

Namun, Mahdian mengungkapkan, sunat pada bayi perempuan ini, manfaatnya tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan sunat pada laki-laki.

“Namun memang, manfaat sunat perempuan tidak sesignifikan pembuangan kulup pada pria,” tukasnya.

Hal senada pun disampaikan oleh dr. Cahtarine M. Sambo, Sp. A (K) dari Rumah Sakit Pondok Indah. Ditemui di acara berbeda,  dr. Cahtarine menegaskan jika dilihat dari sisi medis sunat pada anak memang tidak memberikan manfaat. Bahkan katanya, jika dilakukan justru akan menimbulkan beberapa risiko. 

Risiko sunat perempuan

Kepada theAsianparent, dr. Cahtarine memaparkan biasanya tindakan sunat bayi perempuan di Indonesia dilakukan dengan memotong atau melukai sedikit kulit penutup (prepusium) klitoris.

“Di Indonesia ada beberapa cara yang biasanya dilakukan saat sunat bayi perempuan. Ada yang digores, hingga sampai keluar darah tapi ada juga yang tidak. Tapi nyatanya, ada juga yang melakukan praktik sunat perempuan yang lebih parah, sampai ada yang memotong atau melukai labia atau klitoris,” paparnya.

Jika hal ini terjadi, maka akan menimbulkan beragam risiko di kemudian hari.  Lebih lanjut ia menjelaskan, “Kalau terlalu banyak diambil, tentu saja akan ada risiko infeksi, pendarahan, dan gangguan berkemih. Artinya, akan ada risiko operasi lain yang perlu dilakukan untuk memperbaiki masalah yang timbul. Risiko jangka panjang justru bisa mengakibatkan gangguan kesehatan reproduksi karena bisa sebabkan nyeri saat melakukan hubungan seksual.”

manfaat sunat perempuan

Berdasarkan informasi di atas, Parents tentu sudah memiliki jawaban atas pertanyaan terkait apakah bayi perempuan harus disunat, bukan? 

Baca juga:

Berbagai Hal tentang Sunat Perempuan

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Sunat pada bayi perempuan, haruskah dilakukan? Ini penjelasan dokter
Bagikan:
  • Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

    Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

  • 200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

    200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

  • 270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

  • Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

    Bermakna Pemenang, Ini Arti Nama Winda untuk Anak Perempuan

  • 200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

    200 Pilihan Nama Bayi Berawalan Huruf J Beserta Maknanya

  • 270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

    270 Pilihan Nama Bayi Laki-Laki Huruf A dan Rangkaiannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti