TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Berbagai Hal tentang Sunat Perempuan

Bacaan 4 menit
Berbagai Hal tentang Sunat Perempuan

Sunat perempuan termasuk dalam FGM (Female Genital Mutilation), namun bagaimana kita menyikapinya bila sunat menjadi anjuran di dalam agama?

Sunat perempuan sebagai FGM (Female Genital Mutilation)

Berbeda dengan hukum sunat bagi laki-laki yang bersifat wajib bagi Muslim, sunat perempuan menimbulkan pro dan kontra.

Pada awalnya, prosedur ini dilakukan dengan cara memotong klitoris dan dimaksudkan agar kelak di usia dewasa, perempuan mampu menjaga kehormatan dirinya dan tidak kesulitan mengendalikan hasrat biologisnya.

WHO menggolongkan sunat perempuan sebagai tindakan FGM, yaitu Female Genital Mutilation, yang secara medis tidak ada manfaatnya.

"Wajibkah

Pemerintah sudah melakukan larangan pada tahun 2006, namun melunak pada tahun 2010 dengan adanya prosedur resmi untuk melakukan “sunat perempuan” yang lebih aman.

Dengan adanya peraturan pemerintah, kini rumah sakit bersalin di Indonesia tidak lagi menyediakan layanan sunat bagi bayi-bayi perempuan yang terlahir di rumah sakit tersebut.

Bagaimanakah hukum sunat perempuan dalam Islam?

Berikut adalah informasi yang dikutip dari buku Pendidikan Anak Dalam Islam karangan Dr. Abdullah Nashih Ulwan.

Dalam buku tersebut disebutkan, pendapat yang mengatakan sunat bersifat wajib bagi laki-laki dan perempuan hanyalah berdasarkan riwayat yang disampaikan oleh Imam Ahmad bin Hambal.

Sementara kebanyakan riwayat lainnya, sesuai konsensus para ulama fiqih dan mujtahid, menyebutkan bahwa sunat itu sunah bagi perempuan, tidak wajib dan sesuai pula dengan apa yang biasa dilakukan oleh umat dari satu generasi ke generasi.

Dengan demikian, prosedur ini boleh saja dilakukan dan bersifat anjuran. Tidak ada larangan bila ingin dilakukan dan memudahkan untuk menjaga kehormatannya. Namun, tidak bersifat wajib sebagaimana laki-laki.

Sunat perempuan secara simbolik

sunat perempuan

Menurut penelitian Population Council di beberapa provinsi di Indonesia tahun 2001-2003, sebanyak 28% penduduk Indonesia melakukannya hanya secara simbolik.

Untuk simbolis tersebut, sunat hanya berupa goresan kecil saja menggunakan jarum atau hanya menempelkan gunting ke bibir vagina saja. Jadi tidak ada pemotongan bagian dari kemaluan.

Beberapa hal yang harus diperhatikan 

1. Yakinkah dengan keputusan Anda?

Pertimbangkan segala hal sebaik mungkin sebelum mengambil keputusan yang tepat bagi bayi Anda. Ketahuilah bahwa pemotongan klitoris dapat membawa risiko buruk sepanjang hidup anak Anda.

Apakah Anda yakin akan melakukan mutilasi terhadap organ penting tersebut? Apakah Anda tidak mengetahui alasan di balik larangan pemerintah?

2. Pilihlah tenaga berpengalaman

Mintalah tenaga medis yang memang biasa melakukannya. Perjelas terlebih dahulu, tindakan sunat seperti apa yang akan dilakukan.

Janganlah memilih penyunat yang bukan tenaga medis, yang mungkin tidak mengikuti prosedur sunat dari pemerintah.

Komunikasikan dengan jelas. Misalnya bila Anda menginginkan sunat secara simbolis yang hanya menggunakan goresan jarum atau hanya dengan menempelkan gunting ke labia minora.

3. Pastikan Anda menjaga kebersihannya

Bila sunat yang dilakukan adalah berupa goresan kecil, jagalah kebersihannya agar terhindar dari infeksi.

Risiko yang patut diwaspadai

sunat perempuan

Berdasarkan penjelasan dari dr. Devika di laman Alodokter, sunat pada bayi perempuan bisa digolongkan dalam 4 tipe, yaitu :

  1. Memotong sebagian/seluruh klitoris
  2. Memotong seluruh klitoris dan laibia minora
  3. Infibulasi atau menyempitkan lubang vagina melalui penjahitan
  4. Serta yang paling berbahaya seperti menusuk menindik, menggores, dan membakar area vagina dengan cara kauterisasi

Adapun beberapa risko dan efek samping jika hal ini dilakukan yaitu:

  • Merasa nyeri saat berhubungan seks
  • Sulit mencapai orgasme saat berhubungan seks
  • Komplikasi setelah sunat, seperti infeksi, bengkak, perdarahan, demam, tetanus, luka sulit sembuh, syok, hingga kematian
  • Sulit buang air kecil
  • Darah menstruasi sulit keluar
  • Lebih mudah mengalami infeksi dan keputihan
  • Bekas luka, jaringan parut, dan keloid
  • Akan mengalami kesulitan saat proses persalinan normal
  • Menimbulkan masalah psikologis seperti minder, tidak percaya diri, depresi, dan trauma
  • Diperlukan operasi pembukaan jahitan pada waktu mendatang ketika sudah menikah agar bisa berhubungan intim dan melahirkan bayi, khususnya untuk sunat tipe 3

Dengan demikian, secara medis sunat pada perempuan sangat tidak dianjurkan. Akan tetapi, jika berhubungan dengan adat dan kepercayaan, keputusan sunat sepenuhnya kembali pada Parents dan keluarga.

Hal paling penting adalah harus mempertimbangkan mengenai risiko dan efek samping ke depannya untuk buah hati Parents. Semoga informasi ini bermanfaat.

Referensi : usatoday.com, Pendidikan Anak Dalam Islam, Jilid 1, DR. Abdullah Nashih Ulwan, Pustaka Amani, Jakarta, 1995
Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Berbagai Hal tentang Sunat Perempuan
Bagikan:
  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti