TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengurangi mual sampai mengobati flu, ini 5 manfaat jahe untuk anak

Bacaan 3 menit
Mengurangi mual sampai mengobati flu, ini 5 manfaat jahe untuk anak

Jahe untuk anak memang memiliki khasiat yang luar biasa untuk kesehatan. Namun sebelum memberikannya, kapan saat yang tepat mengenalkannya pada si kecil.

Menyeruput segelas jahe hangat di kala udara dingin tentu akan memberikan kenikmatan dan kenyamanan tersendiri pada tubuh. Hal ini memang tidak terlepas dari beragam kandungan serta sensasi yang ditimbulkan jahe. Umumnya, minuman ini akan juga dimanfaatkan untuk meredakan gejala flu. Jika minuman ini aman bagi orang dewasa, bagaimana dengan anak-anak? Bolehkah mereka menikmatinya, dan apakah manfaat jahe untuk anak akan sama dengan ornag dewasa?

Konsumi jahe untuk bayi dan anak, bolehkah? 

Jawabannya singkat. Ya, tentu saja boleh. Akan tetapi sangat dianjurkan untuk mengenalkan jahe secara perlahan dan bertahap. Memasukkan jahe langsung pada makanan si kecil mungkin saja bisa mengganggu pencernaannya, tetapi menambahkannya sedikit pada olehan makanan secara teratur dapat memiliki efek luar biasa. Termasuk mengurangi gas, memperbaiki fungsi hati, dan mengurangi masalah pernapasan.

Perlu digarisbawahi kalau untuk minuman dari olahan jahe baru boleh dikonsumsi anak di atas usia 2 tahun. University of Maryland Medical Center mengatakan kalau jahe tidak aman untuk bayi sehingga jangan pernah memberi minuman jahe pada anak di bawah usia 2 tahun.

Alasan di balik mengapa jahe tidak aman dikonsumsi bayi di bawah dua tahun karena berisiko terlalu keras pada sistem pencernaannya. Memang, dalam pengobatan alternatif, sebagian masyarakat memanfatkan ramuan jahe untuk mengobati masalah kolik dan perut pada bayi. Nyatanya, cara ini tidak dianggap aman digunakan pada anak usia tersebut.

Oleh karena itu, jangan lupa untuk konsultasikan dahulu dengan dokter anak sebelum mengonsumsinya, karena minuman jahe dapat menyebabkan efek samping dan menimbulkan risiko interaksi obat.

manfaat jahe untuk anak

Manfaat jahe untuk anak 

1. Menyembuhkan masalah pencernaan

Salah satu manfaat utama jahe untuk anak adalah dapat mengobati masalah pencernaan secara efektif. Misalnya, mengatasi gangguan pencernaan, mendukung pencernaan, mengobati kembung dan mencegah sembelit.

Jangan lupa tambahkan sedikit jahe ke dalam asupan anak, misalnya menambahkan sedikit parutan jahe pada supnya seingga bisa membantu melancarkan pencernaan.

2. Meminimalkan mabuk dan mual gerakan

Sejumlah kecil jahe membantu meminimalkan mual dan mabuk pada anak secara efektif. Tambahkan jahe ke makanan anak untuk meminimalkan masalah, seperti refluks esofagus dan muntah.

manfaat jahe untuk anak

3. Mengobati sakit perut

Seperempat sendok jus jahe segar dapat mengobati kejang kolik, pencernaan yang terganggu, dan masalah perut yang menyakitkan pada bayi secara efektif. Parents dapat menambahkan air jahe, perasan jeruk nipis segar dan madu untuk membantunya meredakan sakit perut.

4. Menyembuhkan batuk dan pilek

Dari zaman dahulu, jahe dipercaya sebagai salah satu alternatif yang dimanfaatkan meredakan flu. Hal ini dikarena jahe mengandung biokimia yang mengatur ekspansi rhinovirus. Virus ini menyebabkan flu. Rebus beberapa jahe dalam air dan berikan air jahe untuknya ketika sedang pilek.

5. Mengobati batuk rejan

Batuk rejan bisa sangat memengaruhi paru-paru anak. Sedangkan kekebalan tubuhnya belum sempurna, sehingga mereka rentan terhadap penyakit seperti batuk rejan. Tambahkan satu sendok makan air jahe segar ke dalam setengah sendok rebusan biji fenugreek dan berikan kepada si kecil.

***

Anda bisa bergabung dengan jutaan ibu lainnya di aplikasi theAsianparent untuk berinteraksi dan saling berbagi informasi terkait kehamilan, menyusui, dan perkembangan bayi dengan cara klik gambar di bawah ini.

susu organik

Referensi: Livestrong, Raisedreal, Momjunction

Baca juga

MPASI untuk Bayi: Instan vs Rumahan, Manakah yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Mengurangi mual sampai mengobati flu, ini 5 manfaat jahe untuk anak
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti