Hipertensi menyiksa diri? Hindari 3 makanan ini untuk mengurangi gejalanya

Hipertensi menyiksa diri? Hindari 3 makanan ini untuk mengurangi gejalanya

Penderita darah tinggi tidak boleh mengonsumsi makanan sembarangan. Berikut adalah aturan makanan untuk penderita darah tinggi!

Saat dinyatakan menderita tekanan darah tinggi, seseorang harus sangat berhati hati untuk menjaga pola hidup dan pola makannya. Berbicara tentang pola makan, berikut adalah aturan makanan untuk penderita darah tinggi.

Dilansir dari Mayo Clinic, tekanan darah sebenarnya ditentukan oleh jumlah darah yang dipompa jantung Anda dan jumlah resistensi terhadap aliran darah di arteri Anda. Semakin banyak darah yang dipompa jantung Anda dan semakin sempit arteri Anda, semakin tinggi tekanan darah Anda.

makanan untuk penderita darah tinggi

Anda dapat memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) selama bertahun-tahun tanpa gejala apa pun. Itulah sebabnya masalah tekanan darah tinggi ini sangat sulit untuk dideteksi. Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol meningkatkan risiko masalah kesehatan serius, termasuk serangan jantung dan stroke.

Meskipun tidak dapat diobati, masalah tekanan darah tinggi ini bisa dikontrol dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Berikut adalah aturan makanan untuk penderita darah tinggidilansir dari Mayo Clinic.

Artikel terkait: Ingin turunkan darah tinggi? Konsumsi 13 makanan ini

Aturan makanan untuk penderita darah tinggi: Makanan yang harus dihindari

makanan untuk penderita darah tinggi

1. Garam

Sedikit pengurangan garam atau natrium dalam makanan Anda dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi tekanan darah sekitar 5 hingga 6 mmHg.

Secara umum, batasi natrium hingga 2.300 miligram (mg) sehari. Namun, asupan natrium yang lebih rendah dari 1.500 mg sehari, sangat ideal untuk kebanyakan orang dewasa. Untuk mengurangi natrium dalam diet Anda, pertimbangkan tips ini:

  1. Baca label makanan. Jika memungkinkan, pilih alternatif makanan dan minuman rendah sodium yang biasa Anda beli.
  2. Makan lebih sedikit makanan olahan. Hanya sejumlah kecil natrium alami dalam makanan. Kebanyakan natrium ditambahkan selama pemrosesan, oleh karenanya hindari konsumsi makanan olahan.
  3. Jangan tambahkan garam. Hanya 1 sendok teh garam mengandung 2.300 mg natrium. Gunakan bumbu atau rempah lain untuk menambah rasa pada makanan Anda.
  4. Kurangi garam perlahan lahan. Jika Anda tidak merasa dapat secara drastis mengurangi natrium dalam diet Anda secara tiba-tiba, kurangi sedikit demi sedikit. Mulut Anda akan menyesuaikan seiring berjalannnya waktu.

2. Kafein

makanan untuk penderita darah tinggi

Kafein dapat meningkatkan tekanan darah hingga 10 mmHg pada orang yang jarang mengkonsumsinya. Tetapi pada orang-orang yang minum kopi secara teratur, mungkin mereka hanya mengalami sedikit peningkatan pada tekanan darah mereka.

Untuk melihat apakah kafein meningkatkan tekanan darah Anda, periksa tekanan Anda dalam waktu 30 menit setelah minum minuman berkafein. Jika tekanan darah Anda meningkat 5 hingga 10 mmHg, Anda mungkin peka terhadap efek kafein. Bicaralah dengan dokter Anda tentang efek kafein pada tekanan darah Anda.

3. Lemak trans

Orang dengan tekanan darah tinggi harus mengurangi lemak jenuh dan menghindari lemak trans. Makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh meliputi:

  • Kulit ayam
  • Susu full cream
  • Daging merah
  • Mentega.

Artikel terkait: Penelitian: Daging olahan sebabkan kanker payudara, Bunda wajib waspada!

Aturan makanan untuk penderita darah tinggi: Makanan yang baiknya dikonsumsi

makanan untuk penderita darah tinggi

Mengonsumsi makanan seperti biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak dan kolesterol dapat menurunkan tekanan darah hingga 11 mmHg jika Anda memiliki tekanan darah tinggi. Diet seperti ini dikenal sebagai Dietary to Stop Hypertension (DASH).

Tidak mudah untuk mengubah kebiasaan makan Anda, tetapi dengan beberapa kiat ini, Anda dapat menerapkan pola makan sehat:

  1. Menyimpan buku harian makanan. Menuliskan apa yang Anda makan selama satu minggu, dapat memberikan kejutan bagi Anda. Dengan catatan tersebut, Anda akan mengetahui apa yang Anda makan, berapa banyak, kapan dan bagaimana efeknya.
  2. Pertimbangkan untuk meningkatkan asupan kalium. Kalium dapat mengurangi efek natrium pada tekanan darah. Sumber kalium terbaik adalah makanan, seperti pisang, buah-buahan lain dan sayuran, bukan suplemen. Bicaralah dengan dokter Anda tentang sumber kalium yang terbaik untuk Anda.
  3. Jadilah konsumen yang pintar. Baca label makanan saat Anda berbelanja dan patuhi rencana diet Anda saat Anda makan di luar.

Semoga informasi ini bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Kopi Instan Bisa Jadi Penyebab Hipertensi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner