6 Pedoman makanan untuk penderita asam urat, jangan sampai salah!

6 Pedoman makanan untuk penderita asam urat, jangan sampai salah!

Berikut ini 6 pedoman makanan untuk penderita asam urat yang perlu dipatuhi.

“Belakangan ini saya tuh, sering banget ngerasa sakit, nyeri sendi. Khususnya di kaki dan tangan. Pas cek, ternyata asam urat saya timggi. Jadi disarankan untuk lebih mili makanan untuk penderita asam urat,” ujar Tiara, 32 tahun.

Parents mengalami keluhan serupa seperti Tiara?

Keluhan asam urat memang bisa dirasakan oleh siapa pun. Tak hanya mereka yang usianya telah lanjut, usia muda pun bisa mengalaminya.

Jika hal ini terjadi, seseorang yang mengalamo asam urat memang dianjurkan untuk menjaga pola makannya demi mencegah kekambuhan dan membantu pengobatan medis. Namun seperti apakah pola makanan untuk penderita asam urat yang dianjurkan? Berikut ini penjelasan selengkapnya untuk Anda.

Penyakit asam urat

makanan untuk penderita asam urat 2

Gout atau penyakit asam urat merupakan penyakit sendi yang terjadi karena kadar asam urat yang terlalu tinggi di dalam darah. Asam urat diproduksi ketika tubuh memecah bahan kimia yang disebut purin.

Purin dapat ditemukan secara alami di dalam tubuh kita, tetapi juga bisa ditemukan di dalam makanan tertentu. Seperti seafood dan makanan bergula.

Dalam kondisi normal, asam urat larut dalam darah dan keluar dari tubuh melalui urin. Namun dalam kondisi tertentu, asam urat menumpuk di dalam tubuh sehingga membentuk kristal di dalam sendi. Ini dapat memicu nyeri dan pembengkakan di berbagai bagian tubuh.

Meskipun umumnya kristal asam urat terbentuk di daerah sendi, seperti di pergelangan kaki, tangan, dan lutut. Namun pembengkakan ini juga bisa terbentuk di daerah lain seperti di ginjal dan saluran kemih.

Artikel terkait: Asam urat bisa menyerang usia muda, waspadai gejala dan penyebabnya!

Panduan makanan untuk penderita asam urat

makanan untuk penderita asam urat 3

Penyakit asam urat terjadi ketika kadar asam urat di dalam darah terlalu tinggi. Diet rendah asam urat ditujukan untuk mengendalikan produksi asam urat di dalam tubuh dan menurunkan risiko serangan penyakit asam urat secara berulang.

Ada beberapa gejala asam urat yang perlu diwaspadai, mulai dari yang umum, hingga yang tidak biasa.

1. Nyeri sendi
2. Sendi bengkak dan lunak
3. Kulit bagian sendi yang sakit berwarna kemerahan
4. Rasa panas di sekitar sendi
5. Nyeri pergelangan tangan
6. Asam urat yang parah dan menumpuk juga bisa sebabkan batu ginjal

Berikut ini beberapa panduan makanan untuk penderita asam urat:

1. Batasi mengonsumi makanan mengandung purin

Apabila Anda mulai merasakan gejala penyakit asam urat, sebaiknya segera lakukan diet bebas purin. Namun karena hampir semua bahan makanan sumber protein mengandung nukleoprotein, maka hal ini hampir tidak mungkin untuk dilakukan.

Hal yang bisa Anda lakukan ialah dengan membatasi asupan purin menjadi 100-150 mg purin per hari. Diet normal biasanya mengandung 600-1.000 mg purin per hari.

Daftar makanan yang tinggi purin antara lain ialah:

  • Daging organ hewan seperti hati, ginjal, otak, paru, dan limpa
  • Ikan seperti herring, trout, mackerel, tuna, sarden, teri, haddock, dan lain sebagainya
  • Kerang, kepiting, dan udang
  • Telur
  • Madu
  • Sirup jagng
  • Ragi
  • Bir
  • Roti putih
  • Kue kering

2. Memastikan kalori sesuai kebutuhan

Sangat penting untuk memastikan kalori sesuai kebutuhan tubuh. Ini berdasarkan pada tinggi dan berat badan.

Penelitian menunjukkan bahwa mengurangi jumlah kalori dan menurunkan berat badan dapat menurunkan kadar asam urat dan mengurangi jumlah serangan asam urat. Menjaga berat badan normal juga dapat mengurangi stres keseluruhan pada sendi.

Namun asupan kalori yang terlalu sedikit juga bisa meningkatkan kadar asam urat karena adanya keton bodies yang dapat mengurangi pengeluaran asam urat melalui urin. Untuk itu, pastikan pemenuhan kalori sesuai kebutuhan.

3. Karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian sangat baik dikonsumsi untuk penderita gangguan asam urat karena dapat meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urin. Konsumsi karbohidrat kompleks ini sebaiknya tidak kurang dari 100 gram per hari.

Semua buah-buahan umumnya baik untuk penderita asam urat, tetapi sebaiknya batasi konsumsi buah pisang, nangka alpukat, dan durian. Adapun untuk sayuran, Anda bisa mengonsumsi kentang, jamur, terong, dan sayuran lain yang berdaun hijau gelap. Kacang-kacangan seperti kedelai, lentil, dan tahu juga baik untuk penderita asam urat.

4. Rendah protein

Penderita asam urat biasanya akan dianjurkan untuk mengonsumsi makanan rendah protein. Protein  yang berasal dari hewan dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.

Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita gangguan asam urat adalah sebesar 50-70 gram/hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Adapun sumber protein yang disarankan untuk penderita asam urat adalah protein nabati yang berasal dari susu, keju dan telur.

5. Rendah lemak

Lemak dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Untuk itu, makanan yang digoreng, bersantan, serta margarine dan mentega sebaiknya dihindari. Penderita asam urat sebaiknya konsumsi lemak sebanyak 15% dari total kalori.

6. Mengonsumsi banyak cairan

Konsumsi cairan yang tinggi dapat membantu membuang asam urat melalui urin. Untuk itu, penderita asam urat disarankan menghabiskan minum minimal sebanyak 2,5 liter atau 10 gelas dalam sehari. Anda dapat mengonsumsi air mineral, teh, atau kopi.

Selain dari minuman, Anda juga dapat memperoleh cairan melalui buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Seperti buah semangka, melon, blewah, nanas, belimbing manis, dan jambu air.

Referensi: Mayo Clinic, Healthline, Alo Dokter, Dokter Sehat

Baca juga

Obat Asam Urat dari Tanaman Herbal, Solusi Sehat Keluarga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner