TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Latihan Pernapasan Pasien COVID-19 dan Manfaatnya

Bacaan 4 menit
Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Latihan Pernapasan Pasien COVID-19 dan Manfaatnya

Dapat redakan gejala yang dialami, simak teknik latihan napas bagi pasien COVID-19 berikut.

Setiap orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 menunjukkan gejala variatif. Gejala bisa dirasakan mulai dari tingkat ringan, sedang, hingga berat. Berhubung infeksi dapat memengaruhi kinerja saluran pernapasan, melakukan latihan pernapasan pasien COVID-19 yang tepat dapat meredakan gejala yang ada.

Manfaat Latihan Pernapasan Pasien COVID-19

Merujuk laman Verywell Health, terapis fisik kardio pulmoner Marion Mackles dan Spesialis rehabilitasi kardio pulmoner, Noah Greenspan menyebutkan pandangannya perihal manfaat melakukan olah napas bagi pasien COVID-19.

Menurutnya, latihan pernapasan dapat membantu mengurangi peradangan di seluruh tubuh dan membantu menenangkan hiper-reaktivitas sistem saraf. Greenspan meyakini dengan mengurangi kerja pernapasan dan kecemasan yang terkait dengan sesak napas, pasien dapat mengurangi peradangan.

Tidak hanya peradangan di saluran udara dan paru-paru, tetapi juga meminimalisasi peradangan organ di seluruh tubuh. Hal ini diamini oleh seorang psikolog klinis sekaligus pasien COVID-19 yang gejalanya menetap, Jenny Berz.

“Aku tidak menyadari bahwa pernapasan melibatkan begitu banyak otot kecil, dan bahwa COVID-19 dapat menyebabkan otot-otot menjadi tidak terkondisi setelah dibatasi sekian lama.

Tidak peduli gejala apa yang saya alami, saya menemukan bahwa melakukan rangkaian 5 atau 10 kali napas dalam-dalam membantu saya merasa lebih baik secara mental dan fisik,” ujar Jenny.

Artikel terkait: Hilang Indra Penciuman Pertanda Baik bagi Pasien COVID-19, Ini Penjelasannya

Teknik Latihan Pernapasan untuk Pasien COVID-19

Dalam kanal Youtube RSUP Persahabatan, Ketua KSM Rehabilitasi Medik RSUP Persahabatan membagikan tata cara latihan pernapasan yang bisa dilakukan pasien COVID-19. Menariknya, langkah dalam latihan ini bisa dilakukan baik yang sedang menjalani perawatan intensif maupun pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah.

1. Relaksasi Mengatur Napas

Pertama yaitu latihan relaksasi untuk pengaturan napas. Dalam posisi duduk dan postur tegak, tarik napas dalam secara perlahan kemudian lepaskan. Saat menarik napas, usahakan lakukan itu melalui diafragma.

Yaitu dengan mengambil napas melalui hidung sampai udara terasa mengisi perut. Embuskan. Ulangi metode ini sebanyak tiga kali.

2. Mobilisasi Dinding Dada

Latihan Pernapasan Pasien Covid

Sumber: Detail Artikel RSUP Persahabatan

Kedua yaitu memobilisasi dinding dada. Tujuannya adalah demi melatih tarikan otot yang menempel pada dada mencakup sisi samping, otot depan, dan belakang dinding dada. Pasien cukup menarik napas sambil mengangkat tangan ke atas, lalu buang napas berbarengan dengan menurunkan tangan.

Ulangi sebanyak tiga kali. Selanjutnya, kembangkan dada dengan tangan ke samping. Tarik napas sambil tangan dibuka ke samping. Embuskan napas dan turunkan tangan.

Artikel terkait: Wajib Tahu! Perbandingan Varian COVID-19, Manakah yang Paling Berbahaya?

3. latihan Pernapasan Pasien COVID-19 dengan Deep Breathing

Metode ini membantu membuka kantong udara yang runtuh di paru-paru dan meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh. Latihan pernapasan ini bisa meningkatkan fungsi pada paru-paru.

“Lebih baik dan lebih dianjurkan apabila bisa bernapas dengan otot perut atau otot diafragma. Saat menarik napas, kembungkan perut kemudian buang napas,” lanjut dr Siti.

Mengutip laman Klik Dokter, berikut beberapa cara deep breathing:

  • Berbaring telentang dan letakkan tangan di perut.
  • Tutup mulut dan letakkan lidah di langit-langit.
  • Tarik napas melalui hidung dan tarik udara ke dalam perut.
  • Fokuslah pada perut hingga perut mengembang.
  • Kemudian embuskan kembali napas dari hidung.
  • Ulangi teknik ini selama 1 menit.

4. Huffing dan Coughing

Latihan Pernapasan Pasien Covid

Coughing atau latihan batuk juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan paru-paru. Ketika batuk, tubuh Parents memiliki sistem perlindungan jalan napas dari zat-zat berbahaya. Berikut kiat melakukannya:

  • Atur posisi duduk.
  • Batuk dengan posisi terbuka atau mulut menganga seperti sedang mengembuskan napas pada kaca.
  • Lalu coba batuk dengan mendorong dahak ke arah luar saluran napas.

Artikel terkait: 3 Fakta Penimbunan Obat COVID-19 di Jakarta Barat, Bisa untuk 3.000 Pasien

5. Relaksasi dan Gerak Sendi Bahu

Latihan Pernapasan Pasien Covid

Terakhir adalah gerakan relaksasi yang tujuannya melakukan relaksasi penapasan sekaligus merelaksasikan atau melemaskan susunan otot bahu atau pundak. Langkah ini sangat berpengaruh pada otot-otot penyangga sangkar dada (dinding dada).

Caranya juga mudah. Bernapas perlahan yang diawali dengan menarik napas diikuti membuang napas. Usahakan keduanya, baik menarik dan membuang napas, dilakukan dengan jumlah sama.

Apabila menarik napas dilakukan sebanyak lima hitungan, maka gerakan membuang napas juga dilakukan lima hitungan. Rangkaian gerakan dimulai dengan menggerakkan bahu secara bersamaan memutar ke arah depan selama jumlah hitungan tertentu semampu pasien, dan disusul dengan gerak bahu ke arah belakang.

Parents, semoga informasi soal latihan pernapasan pasien COVID-19 ini bermanfaat dan Anda senantiasa sehat.

Baca juga:

Disebut-sebut Bisa Menaikkan Saturasi Oksigen, Apa Itu Teknik Proning?

Benarkah Cuci Hidung dengan Air Garam Bisa Menangkal Virus Corona? Ini Kata Dokter

Ini Dia Cara Isolasi Mandiri yang Benar Menurut Dokter Tirta

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Erinintyani Shabrina Ramadhini

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Jangan Anggap Remeh, Ini 5 Latihan Pernapasan Pasien COVID-19 dan Manfaatnya
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti