TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Waspada Kutil Kelamin pada Perempuan, Berpotensi Sebabkan Kanker Serviks!

Bacaan 4 menit
Waspada Kutil Kelamin pada Perempuan, Berpotensi Sebabkan Kanker Serviks!

50% kasus kutil kelamin bertransformasi menjadi kanker serviks, waspada!

Tahukah Bunda bahwa tidak banyak perempuan menyadari dirinya terkena genital warts atau kutil kelamin sebelum melakukan pemeriksaan menyeluruh di dokter spesialis kulit dan kelamin? Padahal, jika tidak diatasi dengan benar kutil kelamin pada perempuan dapat bertransformasi menjadi penyakit yang lebih ganas yakni kanker serviks.

Genital warts atau kutil kelamin adalah salah satu jenis Infeksi Menular Seksual (IMS) yang diakibatkan oleh Human Papilloma Virus (HPV).

Kutil kelamin memengaruhi jaringan yang lembap di area genital dan berupa kumpulan benjolan kecil berwarna daging. Kadang-kadang kutil kelamin berbentuk mirip seperti kembang kol atau jengger ayam. Efek dari penyakit ini bukan hanya fisik, melainkan juga dapat menyebabkan stres psikologis karena ketidaknyamanan.

Penyakit ini sendiri ditularkan melalui kontak seksual, tetapi tidak hanya melalui penetrasi. Kontak antar kulit ke selaput lendir dapat menularkan kutil kelamin dengan cepat. Selain lewat gentalia atau alat kelamin, kutil kelamin dapat menular lewat anus ataupun melalui seks oral.

Ibu hamil yang mengidap kutil kelamin juga bisa menularkan IMS tersebut kepada bayi melalui proses persalinan.

Artikel Terkait: Kenali dan Waspadai 9 Penyakit Infeksi Menular Seksual Ini

Faktor Risiko Penyakit Kutil Kelamin atau Genital Warts

Waspada Kutil Kelamin pada Perempuan, Berpotensi Sebabkan Kanker Serviks!

Sumber: Freepik

dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus CEO dari Klinik Pramudia menjelaskan bahwa kasus kutil kelamin menjadi salah satu penyakit IMS yang paling sering ditemukan.

Terdapat 120 kasus kutil kelamin pada perempuan per 100.000 kasus IMS per tahunnya di dunia. Sementara itu, pada kasus IMS di Indonesia, kutil kelamin menempati posisi 3 besar penyakit yang paling sering diderita. Pada umumnya, penderita kutil kelamin berusia antara 25 hingga 45 tahun.

dr. Amel Setiawati Soebyanto, Sp.DV, dokter spesialis kulit dan kelamin dari Klinik Pramudia menjelaskan bahwa mereka yang berisiko tinggi tertular kutil kelamin ini adalah:

  • Mereka yang aktif secara seksual
  • Memiliki kebiasaan berganti pasangan seksual
  • Berhubungan seksual tanpa mengenakan pengaman atau kondom
  • Gaya hidup yang kurang sehat seperti mengonsumsi alkohol dan merokok
  • Penyandang HIV
  • Memiliki riwayat transplantasi organ

Meski kutil kelamin dapat terjadi pada pria maupun perempuan, penyakit ini cukup tinggi kasusnya pada perempuan. Tak jarang, pasien kutil kelamin baru mengetahui penyakitnya setelah memasuki stadium akhir atau sudah parah.

Hal ini terjadi karena bentuk anatomis genitalia perempuan menyebabkan ia sulit mengetahui apakah ia terjangkit penyakit tersebut. Dalam beberapa kasus, saat dilakukan pemeriksaan untuk penyakit lain barulah pasien menyadari atau mengetahui ia mengidap kutil kelamin.

Artikel Terkait: Cegah Penyakit Menular Seksual, Cukupkah dengan Setia pada Pasangan?

Ciri-Ciri Kutil Kelamin pada Perempuan yang Perlu Diwaspadai

kutil kelamin pada perempuan

Sumber: Freepik

dr. Amel menjelaskan bahwa ciri-ciri atau gejala dari kutil kelamin ini sendiri sebenarnya tidak terlalu khas sehingga luput dari perhatian. Namun, ada beberapa ciri-ciri yang perlu diwaspadai seperti:

  • Gatal
  • Adanya benjolan di luar dan/atau dalam vagina
  • Flek atau keputihan yang berbau busuk
  • Nyeri saat berhubungan seksual

“Tanda adanya genital warts adalah benjolan halus/kasar berwarna kulit, merah muda, maupun keabuan, dan ada juga yang bentuknya seperti kembang kol, yang semakin lama semakin banyak dan membesar dengan cepat dalam beberapa minggu sampai beberapa bulan,” paparnya.

Artikel Terkait: 6 Penyebab Vagina Gatal yang Perlu Diketahui dan Diwaspadai Perempuan

Pemeriksaan dan Perawatan

Waspada Kutil Kelamin pada Perempuan, Berpotensi Sebabkan Kanker Serviks!

Sumber: Freepik

Menurut dr. Amel, salah satu hal yang paling penting untuk dilakukan adalah deteksi dini dari kulit kelamin.

Perempuan diharapkan untuk bisa lebih waspada melihat adanya abnormalitas pada alat kelamin dan tidak ragu atau malu untuk langsung memeriksakan diri ke dokter. Selain itu, pemeriksaan rutin seperti pap smear juga bisa membantu untuk mendeteksi dini adanya penyakit lainnya.

“Penegakan diagnosis umumnya dapat melalui pemeriksaan klinis langsung. Beberapa pemeriksaan penunjang di antaranya adalah tes asam asetat, pap smear, patologi, pemeriksaan dengan alat pembesaran optik (kolposkop), dan identifikasi genom HPV. Namun, yang perlu sering dilakukan secara rutin yakni pemeriksaan klinis, tes asam asetat dan pap smear. Diagnosis yang tepat merupakan langkah awal sebelum pemberian terapi,” dr. Amel menjelaskan.

Untuk pengobatan kutil kelamin sendiri tergantung pada tingkat keparahan penyakitnya dan kondisi kesehatan pasien. Beberapa tindakan di antaranya adalah menggunakan obat, tindakan elektrokauter (bedah listrik), cryotherapy (bedah beku), laser, serta bedah eksisi.

Perlu diperhatikan pula bahwa kutil kelamin sifatnya kambuhan.

***

Hingga kini masih belum ada obat spesifik yang dapat mencegah penambahan jumlah (replikasi) virus sehingga pengobatan masih bertujuan untuk menghilangkan gejala klinis saja dan tidak dapat menghilangkan (mengeradikasi).

Salah satu langkah pencegahan yang bisa dilakukan adalah menghindari berganti pasangan seksual, menjaga kebersihan, dan menerapkan gaya hidup yang sehat. Vaksin HPV bagi perempuan juga sangat disarankan untuk menjaga kesehatan.

Nah, Bunda juga sebaiknya waspada dengan penyakit kutil kelamin yang kerap terjadi pada perempuan ini, ya.

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Dokter Kelamin Bagikan 3 Tips Cegah Herpes Genital pada Pria dan Wanita

Berpotensi Sebabkan Kanker Serviks, Berikut Gejala dan Pencegahan Infeksi HPV

Amankah Melakukan Oral Seks saat Hamil? Ini Penjelasan Pakar!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

Diedit oleh:

Finna Prima Handayani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Waspada Kutil Kelamin pada Perempuan, Berpotensi Sebabkan Kanker Serviks!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti