TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Lakukan 4 cara ini agar kulit tidak kering karena sering cuci tangan

Bacaan 4 menit
Lakukan 4 cara ini agar kulit tidak kering karena sering cuci tangan

4 Cara ini membuat kulit tangan tidak kering karena sering mencuci tangan, yuk coba terapkan!

Cuci tangan memang menjadi kebiasaan yang harus dilakukan dalam keseharian. Sayangnya bagi sebagian orang, mencuci tangan dengan sabun justru membuat kulit menjadi kering. Lantas, bagaimana mengatasi kulit kering tanpa harus melupakan aktivitas ini?

Para ahli kesehatan mengatakan, mencuci tangan merupakan cara pencegahan yang paling efektif. Bahkan Public Health England dan sekretaris kesehatan Matt Hancock merekomendasikan agar setiap orang mencuci tangan dengan saksama selama 20 detik, pada satu waktu untuk melenyapkan penyebaran kuman.

Namun, di balik manfaat bisa menghilangkan kuman dan virus, terlalu sering mencuci tangan baik dengan sabun atau hand sanitizer berisiko membuat kulit tangan jadi kering, kasar bahkan hingga mengelupas. Kondisi ini memang bisa terjadi pada sebagian orang yang memiliki kulit sensitif.

Lantas, bagaimana cara mencegah agar kulit tangan tetap sehat, tidak pecah-pecah, dan tidak kasar?

Mencuci tangan terlalu sering membuat kulit menjadi kering 

mengatasi kulit kering karena sering cuci tangan

Menurut Dr. Susan Mayou, seorang konsultan dermatologis di Cadogan Clinic, mencuci tangan yang berlebihan akan membuat lapisan pelindung alami kulit menipis.

“Mencuci tangan secara berulang dapat merusak keuntuhan kulit sebagai pelindung tubuh, menghilangkan minyak alami dan menyebabkan tangan menjadi kering, sakit, dan iritasi,” kata Mayou.

Dilanjutkan Mayou, bila kulit sudah mengalami kerusakan, itu dapat mengurangi keefektifannya sebagai penghalang terhadap infeksi. Sehingga melembapkannya sangat penting, tapi jelas jangan menghentikan kebiasaan mencuci tangan.

Hal ini senada dengan pendapat Dr Adam Friedmann, seorang konsultan dermatologis dan pemimpin klinis di The Harley Street Dermatology Clinic. Ia menambahkan bahwa banyak seseorang yang rajin mencuci tangan mengalami iritasi eksim kontak, atau eksim yang disebabkan oleh bahan kimia, seperti sabun. Kondisi ini akhirnya dapat mengiritasi kulit.

Untuk mencegahnya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk mengatasi kulit kering karena sering cuci tangan. Berikut ini adalah panduan dari dokter kulit untuk merawat tangan Anda selama krisis Virus Corona.

Mengatasi kulit kering karena terlalu sering cuci tangan

1. Jangan gunakan air hangat

Gunakan air biasa untuk mencuci tangan, karena menggunakan air hangat atau panas justru akan menghilangkan minyak alami di kulit. Minyak alami tersebut sangat penting untuk menjaga air di lapisan kulit, dan agar kulit tetap lembap.

2. Gunakan sabun yang melembapkan

Karena banyak sabun dapat membuat kulit mengelupas dan menyebabkannya kering dan pecah-pecah, Lucy Xu, spesialis kulit dan pendiri London Premier Laser and Clinics Skin, mengatakan untuk mencuci tangan dengan sabun yang melembapkan.

“Misalnya, sabun dengan konsistensi krim. Anda juga harus memerhatikan sabun dengan bahan-bahan seperti gliserin dan lanolin. Juga, cobalah untuk menghindari sabun batangan,” kata Xu.

Renée Rouleau, ahli perawatan kulit dan ahli kecantikan, juga menyarankan untuk menghindari mencuci tangan mengguanakan sabun batangan.

“Bahan pengikat yang menyatukan sabun secara alami memiliki pH tinggi, yang akan menyebabkan kulit kering. Sebaliknya, pilih sabun cair karena umumnya tidak cepat mengering di kulit,” kata Rouleau.

Xu menambahkan bahwa apa pun jenis sabun yang Anda gunakan, cobalah untuk tidak terlalu agresif dalam hal membersihkan tangan.

“Ini biasanya karena terburu-buru. Cobalah cuci tangan dengan lembut agar tidak memperparah kulit.”

oleskan pelembab agar tangan tidak kering

3. Oleskan pelembab atau hand cream

“Air bertindak seperti magnet dan akan menarik air keluar dari lapisan kulit terdalam dan menguap ke udara yang kering. Akibatnya, kulit menjadi lebih kencang dan kering. Untuk mencegah hal ini terjadi, pastikan untuk menggunakan pelembap tangan sesudahnya,” kata Rouleau.

Friedmann mengatakan, pelembap membantu perawatan kulit karena memiliki fungsi:

  • mengembalikan fungsi penghalang epidermis
  • memberikan lapisan pelindung kulit
  • mengisi celah kecil di antara kulit yang kering
  • meningkatkan kadar air di lapisan epidermis
  • menenangkan kulit
  • memperbaiki penampilan dan tekstur kulit

Friedmann juga mencatat bahwa bahan-bahan dalam pelembap topikal dapat membantu melindungi kulit, termasuk:

  • Oklusif, yaitu bahan yang bisa mencegah hilangnya air dari kulit. Misalnya, asam lanolin, asam stearat, trigliserida kaprilat / kapri, minyak mineral, parafin, petrolatum jelly, cyclomethicone, dimethicone, squalene
  • Humektan, yaitu bahan yang bisa melembutkan dan menenangkan kulit. Misalnya, natrium pirolidin, asam karboksilat, laktat, urea, gliserin, madu, sorbitol
  • Emolien, yaitu bahan yang bisa mempertahankan kelembapan kulit. Misalnya, siklometikon, dimetikon, isopropil miristat, oktil okanoat

Gunakan pelembap setelah mencuci tangan, sebelum tidur, dan setiap kali kulit terasa kering.

mengeringkan tangan

4. Keringkan tangan dengan benar

Setelah mencuci tangan, pastikan Anda mengeringkannya dengan benar. Hindari menggosokkan dengan kencang tangan pada kain, tisu, atau handuk. Sebaiknya, tepuk-tepuk perlahan agar kulit tangan tidak lecet atau perih.

Keringkan tangan dengan kain atau lap yang bersih. Selain itu, menggunakan alat pengering tangan tidak dianjurkan, karena embusan udara panas dari alat tersebut bisa membuat tangan menjadi kering, kasar, dan iritasi.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Itulah beberapa tips mencuci tangan yang benar agar kulit tidak kering. Semoga bermanfaat!

****

Referensi: Stylecraze, Alodokter

Baca juga

6 Langkah Cara Mencuci Tangan yang Benar dan Menyenangkan bagi Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Lakukan 4 cara ini agar kulit tidak kering karena sering cuci tangan
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti