TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kisah Inspiratif Dokter Tanpa Kaki, 15 Tahun Keliling Desa untuk Menolong Sesama

Bacaan 4 menit
Kisah Inspiratif Dokter Tanpa Kaki, 15 Tahun Keliling Desa untuk Menolong Sesama

Li Juhong setia pada cita-citanya menolong orang lain, meski hidup dalam keterbatasan.

Pengabdian Li Juhong, kisah inspiratif yang menyentuh hati

Inilah kisah inspiratif Li Juhong, wanita 37 tahun dari pinggiran Chongqing, Cina. Di tahun 1983 saat usianya 4 tahun, ia harus diamputasi akibat sebuah kecelakaan. Hebatnya, kehilangan kaki tak membuatnya kehilangan nurani pada nasib sesama.

Setelah kehilangan kakinya, Li Juhong belajar berjalan dengan bantuan dua bangku kayu. Di usia 8 tahun ia sudah mahir dan bisa bergerak ke mana-mana menggunakan bangku kayu itu.

Tragedi yang menimpanya mengilhaminya untuk menjadi dokter, agar bisa menyembuhkan orang sakit dan menyelamatkan nyawa mereka.

Setelah lulus dari sebuah perguruan tinggi, ia mulai bekerja di sebuah klinik di Desa Wadian, Chongqing barat daya, mulai tahun 2001.

Kisah Inspiratif Dokter Tanpa Kaki, 15 Tahun Keliling Desa untuk Menolong Sesama

Dapat dukungan suami

Li Juhong telah mengabdi menjadi dokter desa selama 15 tahun, dan melayani panggilan dari rumah ke rumah. Selama itu pula ia berganti bangku kayu berulang kali. Sampai saat ini telah 30 bangku kayu yang ia ‘habiskan’.

Beruntung ia punya seorang suami yang setia dan memahami niat tulus istrinya. Liu Xingyan, yang sering dipangging Xing, berhenti bekerja agar bisa membantu pekerjaan rumah dan istrinya. Ia juga kerap menggendong Li untuk mengunjungi pasiennya satu demi satu.

“Dibandingkan orang lain, saya memang punya banyak kesulitan,” ujar Li. “Tapi saya selalu berbisik pada diri saya, ‘Tuhan akan membantu mereka yang menolong dirinya sendiri’. Ini saya bisikkan agar dapat setia pada tujuan hidup saya.”

Menurut sebuah catatan setempat, ada 300 rumah dan 1000 warga di Desa Wadian. Li telah mengobati hampir semua warga desa selama bertahun-tahun.

Putra Li yang saat ini berumur 12 tahun mengatakan, ia kagum pada ibunya dan juga ingin jadi dokter suatu hari nanti.

Parents, semoga kisah inspiratif Bu Dokter di atas menyemangai kita untuk tidak pernah menyerah. Kita bisa melakukan semua hal dengan cara terbaik, baik bagi diri kita sendiri maupun orang lain.

Artikel terkait: Terpisah selama 16 tahun, saudara kembar ini akhirnya bertemu berkat kekuatan Twitter

Hepatitis D

Apa yang dilakukan Dokter Li adalah salah satu tindakan mulia. Ia mengabdi untuk melayani masyarakat, meski keadaannya tidak sempurna. Parents, bagi Anda yang berprofesi sebagai dokter atau sering berinteraksi dengan dokter, Anda perlu tahu ciri-ciri dokter yang baik dan peduli pasiennya.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu Anda menuju karier yang sukses di bidang kedokteran atau mengenali ciri dokter yang baik. Dr. John Madden dari St. George University merekomendasikan beberapa kualitas yang bisa digunakan untuk mengukur dokter yang baik.

  • Komunikator yang Baik

Dokter sering terburu-buru menyela pasien. Jika dokter hanya duduk dan mendengarkan apa yang diungkapkan pasien, mereka mungkin akan menemukan jawaban yang pasien cari. Komunikasi yang baik bukan hanya tentang bersikap ramah dengan pasien, tetapi keterampilan untuk memahami masalah pasien dan menjelaskan diagnosis.

  • Terorganisasi dan Detail

Seorang dokter yang baik perlu bekerja dengan terorganisasi dan detail. Dokter perlu memastikan, pasiennya mendapatkan tindakan tepat yang direkomendasikan, pertanyaan mereka dijawab, dan pasien memiliki gambaran yang jelas tentang keluhannya setelah meninggalkan ruangan dokter.

  • Membuat Pasien Merasa Dipedulikan

Pasien tidak mempermasalahkan besaran IPK yang diperoleh dokter selama kuliah. Pasien ingin merasa mereka berada ditangani dengan baik, oleh orang yang benar. Apa yang diperlukan untuk menjadi dokter yang dipercaya pasien? Seorang dokter yang baik tahu bagaimana membuat pasien merasa seolah-olah mereka dirawat dan didengarkan.

  • Ingin Tahu

Dokter yang baik harus menggunakan rasa ingin tahu mereka yang untuk mengarahkan ke diagnosis yang akurat, bahkan jika itu berarti memanfaatkan sumber daya tambahan yang biasanya tidak mereka lakukan untuk mendiagnosis penyakit.

  • Memberi Saran

Dokter yang baik melakukan apa pun untuk membantu pasien mereka. Ia akan menyarankan sistem perawatan kesehatan dengan mencari spesialis, atau mendapatkan resep yang mereka butuhkan. Dokter harus bersedia memberikan dukungan itu dengan tulus tanpa maksud tersembunyi.

  • Tak hanya baik pada pasien, tapi semua orang

Dokter harus memiliki kepribadian baik, pendengar yang hebat, dan empati terhadap pasien mereka. Dokter yang baik akan menjadi profesional, baik, dan penuh kasih sayang pada semua orang, termasuk pasien, keluarga, kolega, dan staf.

dokter anak

Lihatlah foto-fotonya di halaman berikut:

Li Juhong, who lost her legs when young, has worked as village doctor in Chongqing 15 years. https://t.co/Z5EGSNhcTL pic.twitter.com/fZsJ2si30i

— Chris Buckley 储百亮 (@ChuBailiang) March 25, 2016

#Legless village doctor #LiJuhong holds wooden stools against her leg stumps to move around and care for patients. pic.twitter.com/KTBDGmitoq

— Loudspeaker-وڈاسپیکر (@JawadHSumra) March 31, 2016

How Li Juhong who lost her legs became a respected village doctor by via Ushome | Mail Online https://t.co/A4Fk2eTk6z

— Latikia (@latikia) February 1, 2016

Baca juga: 

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Hebat! Anak 5 tahun tanpa kaki dan tangan berprestasi di bidang olahraga

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

jpqosinbo

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Kisah Inspiratif Dokter Tanpa Kaki, 15 Tahun Keliling Desa untuk Menolong Sesama
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti