TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kemampuan Memahami Konsep, Manfaat dan Cara Merangsangnya

Bacaan 4 menit
Kemampuan Memahami Konsep, Manfaat dan Cara Merangsangnya

Kemampuan memahami konsep tidak hanya akan membantu si Kecil mengerti apa yang ia baca dan tulis serta berkomunikasi dengan lebih efektif.

Kemampuan memahami konsep bukanlah sebuah pengetahuan yang anak-anak peroleh dari kesan indra, melainkan dari hasil mengolah beberapa informasi dan pengalaman yang pernah ia alami.

Untuk itulah, pengertian/konsep akan sesuatu pada setiap anak akan berbeda-beda. Konsep ini berhubungan dengan benda, orang, serta sifat.

Kemampuan anak untuk memahami konsep juga tergantung dari bobot emosi yang ia rasakan. Jika ia sering memperoleh pengalaman negatif, maka ia juga akan membangun konsep yang negatif terhadap lingkungannya.

Artikel terkait: Membangun dasar kepribadian positif

Hubungan kemampuan memahami konsep dan aktivitas belajar

kemampuan memahami konsep

Ada 4 konsep dasar yang seorang anak harus pahami yaitu konsep akan tempat, waktu, jumlah, gambaran atau deskripsi serta emosi-sosial.

Seorang anak akan mempelajari keempat konsep tersebut melalui proses interaksi dengan orang dewasa. Contohnya, ia akan mempelajari bagaimana suara orang di sekitarnya saat marah atau meminta sesuatu untuk mereka lakukan. Bagaimana mereka menunggu giliran, dan masih banyak lagi.

Artikel terkait: Mengembangkan Sosial Emosi Anak

Lalu bagaimana kemampuan memahami konsep akan membantu aktivitas belajar si Kecil?

Ketika ia belajar baik itu melalui bacaan ataupun aktivitas sehari-hari, bisa jadi si Kecil akan menemui banyak hal yang kadang tidak bisa disimbolkan dengan benda-benda secara nyata. Seperti rasa, berbagi, perbandingan, sopan santun dan masih banyak lagi.

Nah, kemampuan memahami inilah akan membantunya untuk “menandai” atau memberi arti akan hal-hal abstrak yang ia temui.

Misalkan ketika seseorang marah, biasanya suaranya akan meninggi, wajahnya berkerut dan lain sebagainya. Sehingga bila ia melihat gambar pada buku dan si tokoh cerita digambarkan wajahnya berkerut, anak bisa tahu bahwa si tokoh sedang marah; meski mungkin si kecil belum begitu pandai membaca.

Halaman berikutnya adalah cara kita merangsang kemampuan memahami konsep pada anak

Tips untuk merangsangnya

Agar kemampuan memahami konsep pada anak dapat berkembang dengan baik, anak perlu memperoleh informasi baru yang bersumber dari hal baru pula. Informasi yang nantinya akan ia tambahkan pada pengetahuan yang pernah ia pelajari.

Dan berikut adalah beberapa cara yang bisa Parents lakukan untuk merangsang kemampuan memahami anak

Lakukan eksplorasi dengan indranya

kemampuan memahami konsep

Saat si Kecil masih bayi, kemampuan yang ia miliki masih sangat terbatas. Namun, dengan mengajaknya menyentuh, melihat, mendengar, mencium serta merasakan, akan membantunya memperoleh pengalaman dan informasi baru.

Dekatkan padanya sebuah boneka dan katakan padanya betapa lembut boneka tersebut. Ajak ia keluar rumah untuk merasakan rumput dan melihat serta mendengar pelbagai hewan disekitarnya bersuara.

Lakukan manipulasi motorik

Mulai usia 6 bulan, bayi semakin banyak mengeksplorasi lingkungannya. Perkenalkan padanya pelbagai benda baru.

Dudukkan si Kecil di pangkuan Parents, gerakkan beberapa mainan, sambil sebutkan gerakan yang Parents buat. Misal, “Brrmmm…pesawatnya bergerak keatas”, “Lihat, bolanya menggelinding mendekat ke ayah”, dan lain sebagainya.

Menjelang memasuki usia sekolah, si Kecil sebaiknya sudah memahami konsep benda secara pasangan; baik yang berupa benda nyata (seperti besar-kecil, jauh-dekat, tinggi-pendek) atau pasangan dalam bentuk rasa (tua-muda, senang-sedih, panas-dingin)

Masih ada tiga cara yang bisa kita lakukan untuk membantu si kecil memahami konsep 

Bermain pertanyaan

Saat mulai pandai bicara, anak biasanya menjadi sering menanyakan pelbagai hal yang ia ingin ketahui. Parents bisa memanfaatkan keinginan tahuannya untuk menambah kemampuannya untuk memahami konsep.

Sebisa mungkin hindari menjawab pertanyaan atau memberi pernyataan yang tidak sebenarnya. Misalkan “hujan” disebut langit menangis, atau “awan” sebagai kapas terbang.

Bermain pura-pura juga akan membantu anak untuk menemukan kosa kata baru yang akan menambah kemampuan pemahamannya.

Gunakan media bergambar

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!

kemampuan memahami konsep

Media bergambar , seperti kartu emosi, balok dongeng, atau jam analog tiruan bisa menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan banyak konsep pada anak.

Mendongenglah

Parents tentu pernah mendengar, bahwa buku ibarat jendela dunia. Di dalam buku si Kecil akan menemukan banyak kosa kata baru, berpetualang, belajar pelbagai hal baru, hingga tahu bagaimana seharusnya ia bersikap.

Yang harus Parents lakukan adalah memilihkan bacaan sesuai usianya. Bila si Kecil masih balita, buku bergambar warna-warni dengan sedikit tulisan tentu akan lebih menarik dan membantunya untuk belajar.

Kemampuan memahami konsep dasar sangatlah penting bagi anak-anak untuk kesuksesan belajarnya disekolah maupun dirumah. Dan adalah kewajiban bagi kita untuk mengasah kemampuan ini; tentu saja dengan cara yang menyenangkan dan sesuai dengan tipe belajar si Kecil.

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Rahayu Pawitri

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • Kemampuan Memahami Konsep, Manfaat dan Cara Merangsangnya
Bagikan:
  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti