TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Heboh Kasus Pasangan Mesum di Halte Bus Senen, Begini Kata Psikolog

Bacaan 5 menit
Heboh Kasus Pasangan Mesum di Halte Bus Senen, Begini Kata Psikolog

Sebuah video sepasang sejoli berbuat mesum di halte Senen, Jakarta, membuat heboh masyarakat. Apakah menikmati hubungan seksual di tempat umum adalah tanda dari gangguan kejiwaan?

Baru-baru ini beredar kabar mengejutkan di media sosial, yaitu sepasang sejoli yang terpergok melakukan oral seks di Halte Bus Senen. Setelah viral, keduanya langsung diringkus oleh kepolisian. Kini kejiwaan sang pelaku wanita mesum di Halte Senen tersebut tengah diperiksa.

Aksi mesum keduanya tersebut dilakukan di halte yang berada di Jl. Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat pada hari Kamis, 21 Januari 2021 malam hari. Halte tersebut terbuka dan berada di pinggir jalan raya.

Perbuatan itu pun direkam oleh seorang pengendara motor yang lewat. Namun bukannya menghentikan aktivitas mereka, baik pelaku laki-laki maupun perempuan tetap saja melanjutkan perbuatan tersebut.

Artikel Terkait: Wanita Ini Dilecehkan Saat Tertidur di KRL, Waspadai Pencabulan di Kendaraan Umum

Pelaku Mesum di Halte Senen Ditangkap Polisi

Heboh Kasus Pasangan Mesum di Halte Bus Senen, Begini Kata Psikolog

Dikutip dari Detik News, Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Bambang mengonfirmasi bahwa pelaku wanita yang terekam dalam video yang viral tersebut sudah ditangkap pada Senin (25/1) lalu.

Video berdurasi 13 detik tersebut menampakkan sang pelaku wanita mengenakan pakaian kaus berwarna hitam, sama dengan pelaku laki-laki. Saat itu tak ada orang lain di halte tersebut, namun kendaraan masih banyak berlalu lalang di depannya.

Pihak Kepolisian Menyiapkan Ancaman Pidana

Heboh Kasus Pasangan Mesum di Halte Bus Senen, Begini Kata Psikolog

AKP Bambang masih belum merinci identitas pelaku perbuatan mesum itu serta waktu keduanya ditangkap. Dalam melakukan penyelidikan, rekaman kamera CCTV yang ada di sekitar wilayah halte tersebut diperiksa dan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara dimintai keterangan.

Pihak kepolisian mengakui bahwa untuk keduanya telah disiapkan ancaman pidana atas tindakan yang meresahkan warga sekitar. Keduanya akan dijerat Pasal 281 ayat (1) KUHP tentang perbuatan asusila di tempat umum.

Identitas pelaku pria hingga kini masih belum diketahui. Saat melakukan perbuatan tersebut, sang pelaku wanita mengaku dalam keadaan sadar dan tidak dalam pengaruh narkoba ataupun alkohol.

Artikel Terkait: Suami Istri Memergoki Pasangan Mesum di Pesawat, Waspadai Dampak Buruknya Bagi Anak

Kejiwaan Wanita Mesum di Halte Senen Tengah Diperiksa

kejiwaan wanita mesum di halte

Setelah dilakukan pemeriksaan, wanita berinisial MA tersebut mengaku dirinya bukan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) dan baru saja bertemu dengan sang pelaku laki-laki pada hari itu.

Selama pemeriksaan, keterangan yang diberikan oleh MA cenderung berubah-ubah. Awalnya ia mengatakan bahwa dirinya tak melakukan apapun dan hanya merokok saja. Setelah ditelusuri lebih lanjut, Ewo Samono, Kapolsek Senen menjelaskan bahwa wanita tersebut menerima imbalan dari pelaku pria untuk berbuat mesum.

“Mendapat imbalan kurang lebih 22 ribu rupiah, (uangnya digunakan) untuk jajan,” katanya.

Sejauh ini motif MA melakukan aksi mesum tersebut masih belum diketahui secara pasti. Pihak polisi masih mendalami motif MA melakukan hal tersebut, salah satunya kemungkinan untuk sekadar mencari perhatian. Meskipun begitu, menurut keterangan dari warga sekitar MA memang sering duduk-duduk di halte bus tersebut.

“Si terduga tersangka perempuan ini sering duduk-duduk di sekitar situ. Dan cowok itu sepertinya, menurut pengakuan, dia juga sering lewat di sekitar situ. Akhirnya diajaklah melakukan perbuatan asusila,” ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Burhanuddin.

Perempuan berusia 21 tahun itu akan diobservasi lebih lanjut di Rumah Sakit Polri mengenai kejiwaannya. Hasil tes kejiwaan ini akan menentukan apakah MA bisa menjalankan proses hukum lebih lanjut atau tidak.

Artikel Terkait: Sepasang Remaja Kepergok Berbuat Mesum di Parkiran Mobil, Ini yang Harus Parents Lakukan untuk Mencegahnya

Ratusan warganet pun berkomentar mengenai video yang tengah viral tersebut.

“Ini bukan di luar negeri, ini di Indonesia kita masih punya tata krama, adab, dan akhlak. Jangan sampai hal ini jadi lumrah dilakukan di tempat umum,” komentar akun @Virgo48505109 di video yang dibagikan ulang oleh akun Twitter @iinfojaksel.

“Kok gue mikirnya apa jangan-jangan si cewek ini diancem/dipaksa gitu ya sama si cowok.” Akun @ubiiikukus menulis.

“Ini mah kayaknya emang punya fantasi public sex.” @Ruwans91 berkomentar.

Menikmati Hubungan Seks di Tempat Umum, Apakah Tanda Gangguan Kejiwaan?

Heboh Kasus Pasangan Mesum di Halte Bus Senen, Begini Kata Psikolog

Mungkin banyak orang bertanya-tanya, apakah menikmati hubungan seks di tempat umum termasuk tanda gangguan kejiwaan? Menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Ayank Irma, untuk mengetahui ada tidaknya gangguan kejiwaan memang diperlukan adanya pemeriksaan lanjutan.

“Apakah yang bersangkutan atau kedua pasangan ini sudah sering melakukan aktivitas tersebut di ruang terbuka? Lalu apakah salah satunya, dipaksa melakukan atau atas suka sama suka,” ungkap Ayank.

Jika seseorang menikmati melakukan hubungan seks di tempat umum, bisa jadi karena adanya kemampuan kontrol diri yang kurang, sementara nafsunya sangat tinggi sehingga tidak mampu mematuhi norma sosial yang ada.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Mengutip dari Mayo Clinic, perilaku seksual kompulsif ini berkaitan dengan dorongan perilaku seksual yang sulit dikendalikan sehingga bisa saja melakukan hubungan seks di tempat umum karena sudah tak tertahankan.

Ada pula mereka yang beranggapan berhubungan seks di depan publik dapat memicu adrenalin sehingga memberikan sensasi kenikmatan yang berbeda dengan biasanya. Namun tentunya perlu diperhatikan juga mengenai sanksi tindakan tersebut termasuk melanggar hukum atau tidak. Sebab, di beberapa negara seperti Indonesia tindakan asusila di depan umum dapat ditindak pidana.

Sikap Orangtua

Lalu bagaimana kita sebagai orangtua menyikapi video yang beredar tersebut? Tentu anak-anak yang sudah memegang gadget atau bermain sosial media bisa saja secara sengaja maupun tidak sengaja melihat video tersebut dan memiliki banyak pertanyaan. Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?

“Hal yang dilakukan orangtua adalah mengajak atau membuka percakapan dengan anak. Masukkan bahasan tema-tema tentang perilaku yang pantas dan tidak pantas dilakukan seseorang dalam ranah umum atau sosial.

Pahami sudut pandang anak, lalu koreksi dan tanamkan nilai-nilai yang diyakini keluarga tentang mana yang boleh dan tidak boleh, pantas tidak pantas, serta norma sosial, agama, dan lain sebagainya,” jawab Ayank.

Sehubungan dengan kasus video viral pelaku mesum di Halte Senen di atas, kejiwaan sang pelaku wanita mesum tersebut memang harus diperiksa. Semoga saja kasus serupa tidak kembali terjadi ya, Parents.

Baca Juga:

Guru SMP mengirim chat mesum pada murid, peringatan untuk orangtua agar lebih waspada

Berawal dari Chat Mesum, Aksi Predator Anak Ketahuan Oleh Ibu Korban

Viral, Video Mesum Ayah Perkosa Anak Tiri, Pelaku Berhasil Diringkus Polisi

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Heboh Kasus Pasangan Mesum di Halte Bus Senen, Begini Kata Psikolog
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti