Hamil anak ketiga, Winda Viska curhat pernah alami dua kali Preeklampsia

Hamil anak ketiga, Winda Viska curhat pernah alami dua kali Preeklampsia

Begini gejala-gejala serupa dan tidak serupa yang dialaminya pada kehamilan ketiganya ini. Bunda waspadai gejala preeklampsia berikut ini ya.

Setiap ibu tentunya menginginkan kondisi kehamilannya berjalan lancar dan sehat, tanpa adanya komplikasi hingga hari kelahiran tiba. Pernah dua kali mengalami preeklampsia, seleb Mom Winda Viska rupanya kini tengah merasa was-was menjelang kelahiran. Bukan tanpa alasan, kehamilan Winda Viska yang ketiga ini diketahui menunjukkan beberapa gejala yang sebelumnya pernah ia rasakan, saat mengalami preeklampsia.

Sudah memasuki usia kehamilan 33 minggu, Winda berbagi cerita mengenai beberapa kondisi kehamilan, khususnya bobot janin yang masih kurang. Hal ini diungkapkan pemeran Sasha dalam serial Office Boy ini dalam akun instagram miliknya @windaviska.

Hamil anak ketiga, Winda Viska curhat pernah alami dua kali Preeklampsia

Setelah berhasil melewati kehamilan dengan dua kali kondisi preeklampsia, Winda mengungkapkan bahwa kondisi tekanan darah tinggi sisa preeklampsianya sudah dinyatakan sembuh. Namun saat memeriksakan kondisi kehamilannya beberapa bulan lalu, tiba-tiba saja tensi darah yang sejak awal kehamilan sudah normal malah naik di trimester ketiga ini.

Kehamilan Winda Viska yang ketiga

Berikut ini adalah curahan hati Winda terkait kehamilannya.

 

View this post on Instagram

 

#33weeks5days Struggling dgn tensi yg bbrp minggu lalu tb2 naik lg..(pdhl awal kehamilan tensi saya normal, krn sjk bulan puasa bbrp bulan lalu hypertensi saya sisa preklamsia sudah sembuh total) Masi berharap hanya preklam ringan.. Krn protein urin negatif Bengkak kaki jg ga ada (beda sama wkt mahesa) Tp perkiraan berat nya makin kurang.. Jd mnurut dokter hrsnya sudah d kisaran 2.3 kg tp baby M masi hanya 2 kg.. (ini perkiraan usg,dmn berat asli biasanya ada koreksi skitar 20 persen plus or minus) Perasaan khawatir jujur ya bertambah.. Krn pernah mngalami hal mirip wkt mahesa lahiran.. mahesa lahir tyt skitar 35 weeks.. tp hanya 2 kg.. (bayi preklam biasa nya kecil.. beda dgn bayi lahir yg ibunya hanya hypertensi tanpa preklam) Bedanya saya struggling kali ini tdk dgn obat tensi.. saya bergantung sama infused water dan jus timun.. Tdk ada lg yg bs d lakukan slain berdoa.. krn InsyaAllah ikhtiar sudah maksimal.. Smngat juga buat tmn2 yg sdg hamil d luar sana.. smga lancar dan sehat ibu serta bayi.. amiiinnn…. Nb. Psan dokter.. dsuruh makan eskrim byk2! Dcoba supaya bayi lbih besar hehe..

A post shared by windaviska (@windaviska) on

Artikel Terkait : Hati-hati! Preeklampsia setelah melahirkan bisa terjadi, kenali gejalanya

Winda sendiri belum mengungkapkan mengenai kondisi positif preeklampsia di kehamilannya yang ketiga ini. Namun di samping kondisi tensi darahnya, ia tidak merasakan adanya gejala preeklampsia lain seperti pada kehamilan anak keduanya, Mahesa.

“Masi berharap hanya preeklampsia ringan. Karena protein urin negatif, bengkak kaki jg ga ada (beda sama wkt mahesa),” tutur Winda dalam penggalan captionnya. Di sisi lain, kondisi bobot janinnya hingga sekarang masih kurang dari standar yang seharusnya.

Kehamilan Winda Viska

“Jadi menurut dokter harusnya sudah di kisaran 2.3 kg, tapi baby M masih hanya 2 kg.. (ini perkiraan usg, dmn berat asli biasanya ada koreksi skitar 20 persen plus or minus)

Perasaan khawatir jujur ya bertambah. Karena pernah mengalami hal mirip waktu Mahesa lahiran. Mahesa lahir ternyata skitar 35 weeks. Tapi hanya 2 kg.” tuturnya kembali.

Mengalami berat badan yang bertambah

Dibandingkan kehamilan sebelumnya, kini berat badan Winda bertambah lebih banyak. Ditambah lagi, kini kondisi janin yang masih kurang pun mengharuskannya untuk mengonsumsi lebih banyak asupan.

Artikel Terkait : Kisah preeklampsia saat hamil, “Saya jarang sekali minum obat hipertensi dari dokter”

Ibu dua anak ini mengaku tak pernah takut gemuk, tapi memang dirinya tak bisa makan banyak. Walau berat badannya tetap naik 15 kg sejak hamil anak ketiga ini.

kehamilan winda viska

Winda pun menuturkan bahwa salah satu cara untuk mengatasi kondisinya ini ialah dengan mengonsumsi banyak infused water dan jus timun. Dokternya pun menyarankan dirinya untuk lebih banyak makan es krim

Gejala Preeklampsia yang perlu diwaspadai

Berkaca pada pengalaman yang dialami Winda ini, memang sebaiknya ibu hamil tetap waspada akan kemungkinan preeklampsia. Seperti apa ya Bun gejala-gejala yang harus diwaspadai?

Preeklampsia sendiri merupakan kondisi komplikasi kehamilan yang bisa berdampak serius pada ibu maupun janin. Kondisi ini disebut juga toksemia yang terjadi saat ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi, terdapat protein dalam urin, dan pembengkakan pada kaki dan tangannya.

Kondisi ini bisa terjadi secara ringan maupun berat. Biasanya preeklampsia terjadi menjelang kelahiran, namun bisa juga muncul lebih awal maupun pasca melahirkan.

Hamil anak ketiga, Winda Viska curhat pernah alami dua kali Preeklampsia

Selain ketiga gejala utama di atas, beberapa gejala yang sebaiknya diwaspadai antara lain :

  • Sakit kepala yang parah.
  • Nyeri pada bagian perut, terutama di bagian kanan atas.
  • Mual dan muntah yang parah.
  • Buang air kecil yang kurang, bahkan jarang terjadi.
  • Peningkatan berat badan yang abnormal karena peningkatan cairan tubuh.
  • Perubahan pada penglihatan.

Pada kondisi yang parah, preeklampsia ini bisa menyebabkan eklampsia yang bisa menyebabkan kondisi serius. Keselamatan ibu maupun janin bisa terancam sehingga setiap ibu wajib mewaspadainya.

Kita doakan saja ya Bun semoga kehamilan ketiga Winda Viska ini bisa berjalan lancar dan sehat. Bila Bunda mengalami berbagai gejala di atas sebaiknya segera konsultasikan ke dokter ya.

Sumber : Instagram, WebMD

Baca Juga :

Mencegah preeklampsia pada kehamilan kedua, ini saran dokter kandungan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner