TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Tak Ada Pemasukan, Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup

Bacaan 4 menit
Tak Ada Pemasukan, Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup

Ditutup sementara karena pandemi, Kebun Binatang Bandung kesulitan untuk memberi makan satwa. Padahal, biaya pakan satwa satu bulannya mencapai 300 juta rupiah.

Dampak dari pandemi Virus Corona memang menyebar ke berbagai sektor. Salah satunya, Kebun Binatang Bandung terancam ditutup. Tidak adanya pengunjung menyebabkan tidak ada penghasilan berujung sulitnya membeli makanan untuk para satwa.

Rencananya, Kebun Binatang Bandung akan ditutup untuk umum dan tidak menerima kunjungan hingga 29 Mei 2020. Hal ini diupayakan guna mencegah penyebaran wabah Virus Corona.

Meskipun tidak ada pemasukan, biaya operasional tetap harus dikeluarkan, salah satunya adalah biaya untuk pakan satwa yang ada di Kebun Binatang Bandung.

Artikel terkait: Bila anak suka binatang lucu, ajarkan 5 hal ini kepadanya

Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup

Tak Ada Pemasukan, Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup

Harimau milik Bandung Zoo. Sumber: PRFM

Sejak tutup dari akhir bulan Maret, Bandung Zoo pontang-panting untuk menyiasati pemberian makan satwa. Misalnya, efisiensi jumlah makan hingga penggantian daging sapi menjadi daging ayam.

Contoh lain, Harimau Benggala yang ada di kebun binatang tersebut bisa makan dua kali sehari. Untuk satu kali makan, membutuhkan 10 kilogram daging. Untuk menghemat anggaran, kini hanya diberikan 8 kilogram saja.

Pengurangannya diusahakan masih dalam batas wajar dan sudah berdasarkan rekomendasi dari tim medis dan pemantauan kesejahteraan satwa, Bazooga.

Humas Kebun Binatang Bandung, Sulhan Safi’i, menyatakan bahwa pihaknya tetap berusaha untuk memerhatikan animal welfare. Ia juga tidak mengetahui sampai kapan penutupan akan dilakukan.

Pihak manajemen kebun binatang memprediksi persediaan pakan masih aman hingga 4 bulan ke depan sejak penutupan, apabila lebih dari itu maka Kebun Binatang Bandung harus siap dengan dampak terburuk untuk menyelamatkan para satwa.

“Kalau pemerintah tidak membantu, ya kita potong lah rusa untuk satwa harimau Sumatra kita. Kan, tinggal dipilih mana yang harus diselamatkan,” tutur Sultan.

Butuh Rp 300 Juta Sebulan untuk Pakan Satwa

Tak Ada Pemasukan, Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup

Jerapah di Kebun Binatang Bandung. Sumber: Kompas

Sulhan menyebutkan bahwa biaya untuk pakan satwa untuk satu bulan saja mencapai Rp 300 juta.

Pihaknya juga berkata telah merumahkan para pekerja harian lepas untuk dana cadangan pakan satwa yang ada di kebun binatang. Para pegawai pun hanya diminta masuk per dua hari sekali untuk memastikan hewan-hewannya tidak sakit atau mati kelaparan.

“Saat ini kita membagi para karyawan tetap Kebun Binatang Bandung dalam dua tim. Masing-masing tim masuk bergiliran untuk bertugas per dua hari,” jelasnya, seperti dikutip dari PRFM News.

Menurut Wali Kota Bandung, Oded M.Danial, saat ini yang harus diperhatikan bukan lagi dari sudut pandang ekonomi melainkan keberlangsungan hidup para satwa tersebut.

“Umar Bin Khattab (sahabat Nabi Muhammad) pernah menyampaikan, kalau ada binatang satu yang mati kelaparan, saya pasti ditanya oleh Allah. Jadi Insya Allah saya akan perlakukan (satwa di Kebun Binatang Bandung) seperti manusia, karena binatang ini juga makhluk Allah,” ujarnya.

Artikel terkait: Memelihara binatang sesuai usia anak

Terbuka Menerima Donasi dari Masyarakat

kebun binatang bandung

Pemerintah Kota Bandung dikabarkan akan segera menyalurkan bantuan untuk para satwa yang ada di Bandung Zoo. Hal ini telah dikonfirmasi oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna.

“Insya Allah dalam waktu dekat pemkot akan bantu, sedang proses,” ujar Ema, dikutip dari Republika.

Sulhan juga menyatakan bahwa bantuan dari masyarakat untuk para satwa hingga kini terus berdatangan. Bantuan yang langsung datang berupa barang, sedangkan bantuan berupa donasi uang dikumpulkan oleh Rumah Amal Salman.

“Terus mengalir (bantuan), hari ini sudah empat orang mendonasikan. Barang ada ayam, daging sapi, buah-buahan, makanan kuda, pellet, ikan. Dana tidak terima langsung, kan tidak boleh terima langsung. Kita pakai Rumah Amal Salman yang mau donasi ke sana,” Sulhan menjelaskan pada Senin, 11 Mei 2020.

Menurutnya, seluruh satwa diberikan makan secara teratur dengan porsi yang telah disesuaikan. Kondisi kesehatan para hewan tersebut juga relatif sehat dan masih dalam batas toleransi.

“Siapapun yang ingin membantu Kebun Binatang Bandung, kami sangat terbuka untuk menerima donasi. Apapun bantuannya kami terima,” kata Sulhan lagi.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Tak Ada Pemasukan, Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup

Selain di Bandung, kebun binatang lain yang ada di seluruh Indonesia juga tengah menghadapi hal yang sama. Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia juga berusaha menggalang dana untuk membeli pakan satwa. Parents dan si kecil bisa ikut berdonasi juga. Selengkapnya bisa dilihat pada gambar di atas, ya.

***

Sumber: PRFM News, Kompas, Pikiran Rakyat, Republika

Baca juga:

4 Manfaat Punya Binatang Peliharaan di Rumah untuk Tumbuh Kembang Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Tak Ada Pemasukan, Kebun Binatang Bandung Terancam Ditutup
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti