TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ajarkan 4 Kebiasan Baik Saat Makan di Luar yang Bisa Diajarkan ke Anak

Bacaan 5 menit
Ajarkan 4 Kebiasan Baik Saat Makan di Luar yang Bisa Diajarkan ke Anak

4 Kebiasan Baik Saat Makan di Luar yang Bisa Diajarkan ke Anak

Makan di luar bersama anak kadang membutuhkan kesabaran ekstra ya, Bun. Anak-anak cenderung berbuat sesuka hati mereka sehingga susah diatur. Tentunya, tiap keluarga memiliki aturan yang berbeda soal ini. Mungkin ada keluarga yang apa adanya tanpa aturan tertentu. Tetapi, ada juga yang membuat kesepakatan sebelum pergi, termasuk reward dan hukuman seandainya terjadi pelanggaran kesepakatan.

Terlepas ada atau tidaknya aturan dan kesepakatan bersama, alangkah baiknya kebiasaan saat makan berikut ini diajarkan ke anak-anak agar tidak terlalu “memalukan” dan “rusuh” saat makan di luar. Kita pun akan bisa menikmati makan luar bersama dengan tenang.

Beri pengertian juga kepada anak bahwa makan bersama di luar adalah momen yang jarang dilakukan karena kesibukan masing-masing. Jadi sebisa mungkin momen ini dianggap sebagai quality time alias waktu berharga bersama keluarga.

1. Makan di Luar Bersama Anak, No Gadget

makan di luar bersama anak

Salah satu manner yang sebisa mungkin diajarkan adalah tidak ada gawai yang dimainkan selama makan. Makan ya makan, sesekali ngobrol dengan anggota keluarga yang lain saat makan bersama. Selesai makan, barulah anak-anak boleh bermain gawai. Orang tua berperan besar dalam hal ini karena memberi contoh yang baik tidak bermain gawai selama makan adalah salah satu cara membiasakan hal ini.

Bagi yang terbiasa memberikan gawai saat menyuapi anak tentu membiasakan hal ini sangat sulit dilakukan. Namun, bukan berarti hal yang mustahil. Distraksi gawai selama makan memang sebisa mungkin dihindarkan meski tidak makan di luar sekalipun.

2. Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah Makan

Kebiasaan ini tentu sudah dilakukan di rumah. Sebelum makan, dibiasakan cuci tangan dengan sabun. Sesudahnya juga tak lupa cuci tangan lagi. Tentunya hal ini sudha menjadi pengetahuan umum tentang kesehatan dan kebersihan.

Saat makan di luar, tentunya rumah makan menyediakan tempat untuk cuci tangan. Kalaupun terpaksa tidak ada, jangan lupa menggunakan hand sanitizer yang harus selalu dibawa. Terlebih pada masa pandemi seperti ini, cuci tangan juga merupakan bagian dari protokol kesehatan selain memakai masker dan menjaga jarak.

3. Menghabiskan Makanan Tanpa Bersisa

makan di luar bersama anak

Menghabiskan makanan tanpa bersisa adalah kebiasaan baik yang sebisa mungkin diajarkan ke anak sejak kecil. Itu berarti anak diajari untuk selalu mensyukuri nikmat makanan yang mereka makan dan menghargai juru masak yang sudah memasakkan santapan untuk mereka. Kebiasaan ini juga harus dilakukan di rumah, saat sendiri atau bersama, dengan atau tanpa diawasi oleh orang lain.

Kalau makan di rumah makan prasmanan, biarkan anak mengambil makanan yang ia inginkan dengan porsi secukupnya. Dengan begitu, kita akan membuat kesepakatan kalau semua yang diambilnya harus habis dimakan. Kalau makan di rumah makan yang makanannya sudah ditentukan, semisal ada yang tidak disukainya, ajarkan anak untuk menyingkirkannya di tepi piring. Tak masalah jika anak memiliki makanan favorit dan makanan yang tak disukainya. Namun, terlalu pilih-pilih juga kadang menjadi kerepotan kita sendiri saat membawa anak makan di luar dan ternyata makanannya tak sesuai harapan anak.

Kebiasaan bersyukur dengan menghabiskan makanan ini juga dibarengi dengan kebiasaan berdoa sebelum dan sesudah makan. Ada keluarga yang membiasakan berdoa bersama sebelum makan dengan dipimpin salah satu anggota keluarga, tetapi ada juga yang melakukannya sendiri-sendiri.

4. Membereskan piring dan meja

makan di luar bersama anak

Setelah selesai makan, sebaiknya kita mengajarkan ke anak untuk merapikan meja dan kursi tempat kita makan menjadi bersih lagi sehingga bisa nyaman untuk orang lain setelah kita. Perasaan tidak enak hati alias pekewuh kepada orang lain mungkin bisa menjadi faktor penarik kenapa kita melakukan hal ini. Faktor pendorongnya ya tentu saja karena kita ingin menjaga kebersihan di manapun kita berada.

Kebiasaan ini sebenarnya terinspirasi dari kebiasaan makan di luar negeri. Di negara Jepang misalnya, karena banyak restoran yang self-service, biasanya kita harus menaruh gelas, sendok/sumpit, dan piring makan kita ke tempat yang sudah ditentukan, lalu membuang sampahnya ke tempat sampah. Di Indonesia, kebiasaan ini juga ada di restoran fast food macam McDonnald’s, Burger King, KFC, dll. Pengunjung didorong untuk membuang sampah di tempat sampah yang dipisahkan dan menaruh nampan di tempatnya.

Kalau di rumah makan biasa kemungkinan tidak ada self service ini. Namun, membiasakan menumpuk gelas dan piring kotor di tengah adalah hal baik. Piring kotor dijadikan satu, makanan sisa dijadikan satu, lalu sendok ditaruh di piring paling atas. Gelas kotor dijejer, sedotan dan sendok kotor dijadikan satu dan ditaruh dalam satu gelas. Jangan lupa, untuk mengelap bercak air/kuah atau saos yang berceceran di meja dengan tisu dan membuang tisunya di tempat sampah.

Selain membantu pelayan yang akan mengambil piring kotornya, pemandangan rapi dan bersih juga kadang membuat kita namaste. Nantinya mungkin akan disemprot disinfektan juga oleh pelayannya. Tetapi setidaknya, menjaga image keluarga yang bukan jorok-jorok amat juga menjadi nilai plus.

Ah, membereskan piring kotor itu sudah jadi tugas pelayan, kan? Memang benar, sudah menjadi tugas mereka, tapi tak buruk juga membantu sedikit dari tugas mereka. Lagipula, kebiasaan membereskan gelas dan piring makan juga sudah dilakukan di rumah sendiri. Jadi, sebenarnya bukan hal yang istimewa juga.

Itulah beberapa kebiasaan dan manner makan di luar bersama anak yang setidaknya bisa kita mulai ajarkan kepada mereka. Kebiasaan baik ini tentu saja akan berdampak baik seandainya dilakukan dengan benar dan terus menerus. Siapa tahu kan bisa menular ke orang lain dan keluarga lain juga.

Ditulis oleh Primasari N. Dewi, UGC Contributor theAsianparent.com

Artikel UGC lainnya:

4 Alasan Para Bunda Menyukai Drakor Romcom dengan "Happy Ending"

4 Kiat Berbagi Peran dalam Keluarga untuk Jaga Kesehatan Jiwa Selama Pandemi

Seni Memberi Hukuman Agar Anak Belajar dari Kesalahan

Cerita mitra kami
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Tren Parenting 2026: Orang Tua Tak Lagi Cari Murah, tapi Aman & Terpercaya
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
img
Penulis

Primasari N Dewi

Jadilah Kontributor Kami

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Ajarkan 4 Kebiasan Baik Saat Makan di Luar yang Bisa Diajarkan ke Anak
Bagikan:
  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

  • 8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

    8 Doa Setelah Sholat Subuh Agar Dimudahkan Rezeki

  • 50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

    50 Ucapan dan Doa Ulang Tahun untuk Suami, Romantis Penuh Berkah!

  • Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

    Bacaan Lengkap Doa Nisfu Sya'ban, Malam Mulia Penuh Ampunan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti