TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Kebiasaan yang Merusak Gigi, Jangan Biarkan Si Kecil Melakukannya

Bacaan 4 menit
3 Kebiasaan yang Merusak Gigi, Jangan Biarkan Si Kecil Melakukannya

Kesehatan gigi dan mulut anak dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Yuk, kenali kebiasaan yang dapat merusak gigi anak berikut ini.

Penting untuk merawat gigi anak dengan baik sejak gigi susu pertama mulai tumbuh di usia 6 bulan. Apa saja hal yang sudah Parents lakukan untuk merawat gigi anak? Penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang dapat merusak gigi anak agar kita lebih waspada.

Kesehatan gigi dan mulut anak dapat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena itu, gigi anak memerlukan perawatan yang baik dan benar. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, mulai dari membersihkan gusi dan gigi susu bayi, mengajari anak menyikat gigi, menghindari camilan tinggi gula yang dapat merusak gigi.

Artikel Terkait: Jangan Biarkan Gigi Anak Gigis dan Menghitam! Atasi dengan 6 Tips Ini

3 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak, Waspada Parents!

1. Tertidur Sambil Minum Susu

3 Kebiasaan yang Merusak Gigi, Jangan Biarkan Si Kecil Melakukannya

Menurut drg. Benny Mulyono Soegiharto, M.Sc, MorthRCS, P.D, Sp.Ort dari Rumah Sakit Pondok Indah, kebiasaan anak tertidur sambil tetap meminum susu dari botol dot dapat merusak struktur gigi dan rahang anak jika tidak segera diintervensi.

“Biasanya orangtua memberikan susu ketika anak susah tidur di malam hari. Kebiasaan tertidur sambil minum susu ini dapat mengakibatkan karies botol susu atau gigi berlubang,” jelasnya dalam webinar bertajuk Kenali Perawatan Ortodonti Gigi.

Drg. Benny mengungkapkan bahwa sebaiknya orangtua jangan memberikan susu pada saat anak tidur apalagi membiarkan ia tidur sambil minum susu, baik susu formula maupun ASI. Orangtua juga dianjurkan untuk mengajari anak membersihkan gigi sejak gigi susu anak mulai tumbuh agar kebiasaan-kebiasaan seperti ini tidak merusak gigi.

Parents dapat menggunakan sikat gigi khusus bayi yang lembut atau kain kasa untuk membersihkan gigi bayi. Jika anak sudah beranjak besar, gunakan sikat dan pasta gigi khusus anak.

2. Menggigit Bibir Bawah

kebiasaan yang dapat merusak gigi anak

Tak jarang juga kebiasaan menggigit bibir bawah dapat menyebabkan gigi menjadi tumbuh berantakan. Memang jika dilakukan sesekali saja tidak akan berpengaruh, namun perlu diperhatikan jika kebiasaan anak seperti ini terus berulang.

“Kebiasaan buruk dapat menyebabkan suatu manifestasi dalam bentuk maloklusi atau susunan gigi dan rahang yang tidak normal. Ini tergantung dari frekuensi, durasi, dan intensitasnya,” drg. Benny memaparkan.

Ia menambahkan bahwa memang menggigit bibir tak akan langsung membuat gigi tonggos, akan tetapi jika dilakukan selama 24 jam setiap hari selama seminggu tentu saja bisa. Selain menggigit bibir, menjulurkan lidah ke depan dan mendorong gigi menggunakan lidah bisa menyebabkan efek yang sama.

Artikel Terkait: Inilah Jadwal Tumbuh dan Tanggal Gigi Anak

3. Mengisap Jempol dan Menggigit Empeng

3 Kebiasaan yang Merusak Gigi, Jangan Biarkan Si Kecil Melakukannya

Mengisap jempol adalah kebiasaan yang umum dilakukan anak untuk menimbulkan rasa aman atau membuat dirinya tenang. Begitu juga dengan menggigit empeng dan sebagian besar anak pernah mengalami fase ini.

Sayangnya perlu diingat bahwa kebiasaan ini dapat menyebabkan gigi menjadi tumbuh berantakan dan mengakibatkan kesulitan untuk mengunyah.

Mengempeng hingga usia 4 atau 6 tahun dapat berpengaruh pada bentuk rahang dan bentuk normal gigi. Orangtua harus pintar-pintar mengurangi frekuensi mengisap jempol atau mengempeng pada anak secara perlahan agar tidak ‘mengagetkan’ anak.

Hal inilah yang ditegaskan oleh drg. Benny, “Ngedot dan ngempeng memang kadang tidak bisa dihindari, tapi ada fase dimana pelan-pelan bisa dihentikan supaya tidak mengakibatkan gigi tonggos. Tapi memang (ngedot dan ngempeng) tidak selalu langsung menyebabkan gigi tonggos.”

Memeriksakan Gigi Anak yang Tidak Teratur ke Spesialis Ortodonti

3 Kebiasaan yang Merusak Gigi, Jangan Biarkan Si Kecil Melakukannya

Kapan usia yang tepat untuk membawa anak ke dokter gigi? Menurut para American Association of Orthodontists dan British Orthodontic Society, anak perlu mulai dibawa ke spesialis ortodonti saat berusia 7-8 tahun atau saat periode gigi-geligi mulai bercampur.

“Perawatan ortodonti mengawasi dan mengoreksi pertumbuhan dan perkembangan, serta susunan gigi geligi sejak usia anak hingga dewasa,” ungkapnya.

Drg. Benny berkata bahwa pemeriksaan sejak dini dapat mempermudah perbaikan gigi dan rahang dan biayanya pun cenderung lebih mudah dibandingkan jika diperiksa saat sudah dewasa.

Artikel Terkait: Anak Terlambat Tumbuh Gigi? Jangan Panik, Ini Penjelasan Dokter Gigi

Masalah gigi yang umum dialami anak seperti gigi berantakan, tidak rata, tonggos, nyameh atau maju ke depan tak jarang dapat berdampak buruk pada anak, misalnya kehilangan rasa percaya diri atau menjadi bahan olok-olok teman yang kemudian berdampak pada psikisnya.

Pada pemeriksaan tahap awal, dokter spesialis ortodonti akan melakukan anamnesa terlebih dahulu. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan klinis, radiologis, baru disusul dengan pencetakan model studi.

Karena perawatan ortodonti cenderung berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dibutuhkan evaluasi mengenai kebiasaan anak, yaitu apakah ada kebiasaan yang berisiko merusak gigi. Dalam perawatan gigi, diperlukan pula kesiapan dari pasien sendiri baik secara fisik dan mental.

Nah, apakah si Kecil memiliki kebiasaan yang dapat merusak gigi anak seperti disebutkan di atas? Sebaiknya mulai diperhatikan, ya Parents. Jangan lupa juga untuk rutin memeriksakan kesehatan gigi anak pada ahlinya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca Juga:

Trik Mudah Agar Anak Mau Sikat Gigi

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Gigi anak tumbuh berantakan? Ternyata ini penyebab dan cara mengatasinya

Gigi berlubang pada anak, apa saja bahayanya bagi pertumbuhan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • 3 Kebiasaan yang Merusak Gigi, Jangan Biarkan Si Kecil Melakukannya
Bagikan:
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti