TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Cara Tepat Menghadapi Kebiasaan Bayi yang Suka Memasukkan Benda Ke Mulut

Bacaan 3 menit
4 Cara Tepat Menghadapi Kebiasaan Bayi yang Suka Memasukkan Benda Ke Mulut

kebiasaan bayi memasukkan berbagai benda ke mulut adalah hal yang normal, pada akhirnya dia akan meninggalkan kebiasaan ini setelah bisa mengenali dunia sekitarnya dengan media selain mulut. Yuk, ketahui cara bijak untuk menghadapinya.

Kebiasaan bayi memasukkan berbagai benda ke mulutnya berasal dari keinginan bayi untuk belajar. Dia sedang menjelajah dan berusaha mengenali dunia di sekelilingnya melalui mulut.

Hingga bayi berumur tujuh bulan, tangannya belum cukup kuat untuk menggenggam. Karena itulah, dia akan memasukkan benda ke mulut untuk menganalisa, karena mulutnya sudah cukup kuat untuk menahan benda, dan ia bisa meraba tekstur benda tersebut dengan lidah.

Hal ini juga merupakan cara belajar yang pertamakali ia kembangkan. Dengan memasukkan benda ke mulut, ia akan mencoba mengenali rasa, bentuk dan tekstur benda tersebut.

Kebiasaan bayi yang satu ini mungkin akan berlanjut sampai dia berusia dua tahun. Atau malah lebih. Sebagai orangtua, tentunya kita harus waspada agar benda berbahaya tidak masuk ke dalam mulut anak. Apalagi sampai tertelan.

Artikel Terkait: Bayi 8 Bulan Harus Dioperasi Karena Menelan Butiran Water Beads

Cara bijak menghadapi kebiasaan bayi memasukkan benda ke mulut

Melansir dari Mom Junction, berikut ini adalah lima hal yang bisa Anda lakukan saat menghadapi kebiasaan bayi memasukkan benda apapun ke mulutnya.

1. Jangan memarahinya

Bayi memasukkan benda ke mulutnya karena rasa ingin tahu, dan keinginan untuk memahami hal di sekitarnya. Bila orangtua memarahinya karena melakukan proses belajar ini, semangat belajar dan berkembangnya menjadi berkurang.

Karena itu, hindarilah sikap memarahi. Karena bayi belum mengerti apa yang boleh dan apa yang tidak.

Pastikan benda di sekelilingnya aman baginya. Anda juga bisa menyiapkan teether sebagai pengganti benda yang ingin ia masukkan ke dalam mulut.

2. Jauhkan semua benda berbahaya dari jangkauannya

Benda yang berkilauan seperti koin, atau benda-benda bertali seperti gantungan kunci sangat menarik bagi bayi. Periksalah setiap benda di sekitar bayi dengan cermat, dan jauhkan benda-benda berukuran kecil maupun yang tajam. Pastikan tempat bermain si kecil aman dari benda-benda yang memiliki potensi bahaya jika dimasukkan ke dalam mulut.

Artikel Terkait: Apa yang Harus Dilakukan Orangtua Saat Anak Menelan Koin

3. Ajari dia arti kata ‘tidak boleh’ atau ‘No’

Ada kalanya, bayi sudah tahu bahwa sebuah benda tidak boleh dia ambil. Namun karena dia sedang merasa usil dan ingin berbuat nakal dia tetap mengambilnya.

Katakan tidak boleh dengan cara yang ia mengerti. Anda juga bisa mengajarinya berkata ‘no’ pada beberapa hal yang tidak diperbolehkan. Sehingga dia akan mengerti mana yang boleh dan tidak hanya dengan satu kata itu.

Tentunya dia tidak akan selalu mengingat ajaran Anda, karena dia masih bayi. Karena itu, bersabarlah untuk selalu mengulangi kata tidak saat dia kembali mengambil benda yang tak seharusnya.

4. Memberikan teether

Terkadang, kebiasaan bayi memasukkan benda apapun ke dalam mulutnya dipicu oleh ketidaknyamanan karena ia sedang mengalami tumbuh gigi. Memberikannya beberapa teether sebagai alat untuk digigit, bisa membantu dia untuk mengurangi rasa sakit di gusi akibat tumbuh gigi.

Tetapi, pastikan dulu teether yang Anda berikan aman untuk bayi dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang bisa memengaruhi kesehatannya. Teether dari buah yang dibekukan di freezer akan lebih sehat untuknya daripada membeli mainan mahal untuk bayi.

Anda bisa mencoba potongan pisang, pepaya, dan semangka yang dibekukan. Hal ini juga bisa merangsang sensorinya. Jika takut anak kedinginan, lapisi dengan kain tebal atau jepitan plastik yang aman untuk bayi agar tangan mungilnya mampu memegang teether alaminya.

Artikel Terkait: Teether Bisa Berbahaya Bagi Tumbuh Kembang Bayi

***

Kebiasaan bayi yang juga disebut mouthing ini, merupakan salah satu fase penting dalam masa tumbuh kembangnya. Karena bisa membantunya memahami dunia di sekelilingnya. Dukung dia untuk menjelajahi berbagai benda di sekitarnya, dengan tetap memastikan bahwa dia aman dari berbagai benda yang berbahaya.

 

Baca juga:

4 Ancaman Bahaya Bagi Bayi di dalam Rumah dan Cara Menghindarinya

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • 4 Cara Tepat Menghadapi Kebiasaan Bayi yang Suka Memasukkan Benda Ke Mulut
Bagikan:
  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

  • 470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

    470 Nama Bayi Laki-laki Huruf R Bernuansa Islami hingga Modern

  • Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

    Ini Ukuran Lingkar Kepala Bayi yang Normal, Jangan Sampai Salah!

  • 570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

    570 Inspirasi Nama Bayi Laki-laki Jepang yang Jarang Digunakan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti