Jerawat di perut saat hamil normal atau tidak? Ini penjelasan dokter

Jerawat di perut saat hamil normal atau tidak? Ini penjelasan dokter

Jerawat saat hamil tidak hanya ditemui di wajah tetapi juga di perut, simak cara mengatasinya berikut ini.

Saat hamil tubuh mengalami perubahan hormon yang dapat menyebabkan jerawat. Umumnya, jerawat-jerawat ini akan muncul di kulit wajah. Namun, tak jarang pula beberapa ibu hamil yang mengeluhkan munculnya jerawat di perut.

Apakah ini normal? Ataukah tidak? Simak penjelasan dokter dr. Nadia Nurotul Fuadah berikut ini.

Jerawat di perut normal atau tidak?

jerawat di perut

Dalam laman Alodokter, Dokter Nadia menjelaskan bahwa jerawat di perut termasuk dalam salah satu akibat yang disebabkan oleh perubahan hormon saat hamil. Setidaknya satu dari dua orang ibu mengalami masalah jerawat saat hamil.

Masalah jerawat ini pun bervariasi. Bisa terjadi dalam tingkat ringan, sedang, hingga parah.

“Saat sedang hamil, dalam tubuh wanita terjadi berbagai perubahan hormonal. Salah satu efek dari perubahan hormonal ini adalah munculnya jerawat pada beberapa orang yang sensitif.”

“Jerawat ini terjadi karena adanya peradangan pada kelenjar minyak dan folikel rambut. Karenanya, jerawat bisa muncul di bagian tubuh manapun yang memiliki kelenjar minyak dan folikel rambut, termasuk di perut bagian bawah,” jelasnya.

Nadia menjelaskan bahwa jerawat tersebut dapat berupa bintil berwarna kemerahan atau keputihan yang menonjol dan terasa nyeri saat ditekan. Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena jerawat tersebut umumnya akan hilang dengan sendirinya saat hormon di dalam tubuh Anda kembali normal.

jerawat di perut

Penyebab munculnya jerawat di perut saat hamil

Selain perubahan hormon, ada pula beberapa faktor penyebab jerawat saat hamil. Misalnya:

– Sanitasi yang kurang baik
– Stres psikis
– Kurang tidur
– Pola makan tingi lemak, tinggi karbohidrat
– Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok

Selain beberapa penyebab tersebut, seringkali jerawat bisa menunjukan gejala yang sangat mirip dengan penyakit lainnya seperti folikulitis, bisul, tinea korporis, herpes zoster, varicella, dan molluscum contagiosum.

Langkah awal mengatasi jerawat saat hamil

Nadia menyarankan ibu hamil untuk memeriksakan diri ke dokter ketika mengalami jerawat di perut. Mengingat adanya beberapa penyakit yang menunjukkan gejala mirip dengan jerawat.

Namun sebelum ke dokter, Nadia memberikan beberapa langkah awal mengatasi jerawat saat hamil:

  • Hindari memencet atau mencungkil jerawat dengan tangan kotor
  • Mandi teratur 2x sehari denga sabun antiseptik, terutama yang mengandung sulfur dan asam salisilat
  • Perbanyak minum air putih
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan
  • Gunakan pakaian yang longgar, sejuk, dan menyerap keringat
  • Sebisa mungkin tidak bertukar pakaian atau handuk dengan orang lain
  • Hindari stres
  • Jangan mengoleskan salep atau krim apapun saat hamil tanpa petunjuk dokter

Artikel terkait: 6 Tanda jerawat dewasa, bisa jadi indikasi masalah kesehatan serius

Cara mengatasi jerawat saat hamil dengan bahan alami

Selain beberapa langkah awal tersebut, Anda juga bisa mencoba mengatasi jerawat dengan 6 bahan alami ini:

1. Cuka sari apel

Jerawat di perut

Salah satu bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi jerawat saat hamil ialah cuka sari apel. Jangan khawatir bahan ini dapat membahayakan janin karena tidak mengandung bahan kimia apapun.

Caranya buatlah larutan dengan campuran 1 sdm cuka apel dengan 3 sdm air. Rendam kapas dalam larutan tersebut dan tepuk kapas pada daerah yang berjerawat untuk menyerap minyak berlebih.

Selain mengatasi kandungan minyak berlebih, campuran ini juga mengandung enzim dan asam alfa hidroksi yang bisa membantu mengatasi jerawat.

2. Baking soda

Kandungan antibakteri dan antiradang di baking soda dapat bermanfaat untuk menyerap minyak di kulit dan mempercepat penyembuhan jerawat.

Coba buatlah larutan dengan campuran 1 sdm baking soda dengan 1 sdm air. Lalu oleskan larutan tersebut ke bagian yang berjerawat. Tunggu hingga kering dan bilas dengan air bersih.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal lakukan hal ini secara rutin 2-4 kali seminggu sampai jerawat benar-benar sembuh.

3. Buah sitrus

Buah-buahan bersifat asam seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung asam alfa hidroksi yang bagus untuk mengecilkan pori dan mengangkat sel kulit mati. Kandungan ini juga terbukti ampuh untuk mengatasi jerawat.

Tidak perlu memakai campuran apapun, tempelkan langsung jerawat dengan kapas yang sudah dicelup ke air perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Tunggu sampai kering lalu bilas dengan air dingin.

Anda bisa melakukan hal inisetiap hari untuk hasil lebih maksimal.

4. Madu

Jerawat di perut

Madu memiliki sifat antibakteri dan antiseptik. Selain itu, madu juga memiliki sifat menenangkan kulit.

Untuk mengaplikasikannya, bilas dulu wajah Anda dengan air hangat. Oleskan madu langsung ke daerah yang berjerawat. Biarkan di kulit Anda selama 20- 30 menit dan bilas dengan air hangat.

5. Minyak kelapa

Minyak kelapa memiliki sifat antibakteri dan antijamur. Salah satu jenis minyak injuga menenangkan kulit dan sangat mudah diserap.

Oleskan minyak kelapa pada bagian yang berjerawat sebelum tidur, diamkan semalaman. Anda bisa lakukan hal ini  setiap hari agar jerawat cepat hilang.

6. Oatmeal dan mentimun

Kedua bahan alami  ini menawarkan sifat menyejukkan dan menyejukkan bagi kulit.

Untuk memanfaatkan kedua bahan ini, cobalah blender oatmeal dan mentimun secara bersamaan. Setelah itu, masukan kedua bahan ini ke dalam lemari pendingin.

Gunakan campuran kedua bahan ini sebagai masker. Oleskan di wajah, diamkan sampai mengering, lalu bilas dengan air dingin.

*** 
Semoga tips di atas bermanfaat ya Bunda. 

 

Referensi: Alo Dokter, Healthline

Baca juga

5 Arti jerawat berdasarkan letaknya di wajah serta penyebab dan cara mengatasinya

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner