Dari sekian banyak ikan yang ada di perairan Indonesia, ikan tongkol menjadi salah satu jenis ikan favorit yang sering diolah menjadi beragam menu makanan. Tidak hanya untuk orang biasa, ikan tongkol untuk ibu hamil ternyata cukup banyak memberikan manfaat.
Ikan tongkol yang memiliki nama lain euthynnus affinis atau kawakawa atau little tuna ini masih termasuk ke dalam keluarga ikan tuna. Patut Anda ketahui jika ikan tongkol ini menjadi sumber protein yang kaya dan asam lemak yang baik untuk kesehatan tubuh.
Selain itu, dilansir dari American Pregnancy Association, ikan tongkol utuh mengandung nutrisi penting, seperti asam lemak omega-3 (DHA dan EPA), protein, vitamin dan mineral seperti zat besi. Nutrisi itu penting untuk ibu hamil dan anak-anak, karena mendorong perkembangan janin, bayi dan anak-anak yang sehat.
Jadi apakah ikan tongkol boleh dikonsumsi ibu hamil? Simak jawabannya di artikel ini.
Apa Ibu Hamil Boleh Makan Ikan Tongkol?

Ibu hamil boleh makan ikan tongkol asalkan tidak melebihi 140g per minggu. Hal ini juga berlaku untuk ikan lain seperti salmon, sarden, teri, ikan trout atau jenis ikan berminyak lainnya.
Ikan tongkol mengandung DHA dan EPA yang tinggi. DHA Ini berperan untuk mencegah keguguran pada ibu hamil, sementara EPA berfungsi untuk membantu pembentukan sel darah dan menyehatkan jantung. Walau demikian, karena ikan tongkol ini termasuk dalam keluarga tuna, Bunda juga harus berhati-hati saat mengonsumsinya.
Ikan tuna terkenal sebagai ikan yang mengandung lebih banyak merkuri daripada jenis ikan lainnya. Dengan demikian, meski ikan tongkol untuk ibu hamil cukup bermanfaat, tapi tetap perlu dibatasi saat mengonsumsinya.
Ikan Apa Saja yang Tidak Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?
Sumber: The Spruce Eats
Menurut laman NHS, ada ikan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, di antaranya:
- ikan todak.
- ikan marlin.
- ikan hiu.
- kerang mentah, karena mengandung bakteri, virus atau racun yang berbahaya. Produk ikan ini bisa membuat ibu hamil sakit dan keracunan makanan.
- ikan yang diasapi dingin atau diawetkan (misalnya salmon asap atau gravlax, termasuk dalam sushi), kecuali jika sudah dimasak hingga sangat panas.
Apakah Ikan Tongkol Mengandung Asam Folat?
Ikan tongkol mengandung asam folat, yakni 1 ug dalam 100 gram. Selain itu, ikan tongkol juga mengandung niasin, zat besi, vitamin B6, riboflavin, magnesium, fosfor dan selenium.
Plus, ikan tongkol mengandung asam lemak omega 3 dan sumber vitamin D yang bagus.
Apakah Ikan Tongkol Bagus untuk Bayi?
Ikan tongkol bagus untuk bayi yang masih ada di dalam kandungan karena memiliki banyak manfaat. Berikut manfaat ikan tongkol pada ibu hamil jika dikonsumsi dalam jumlah yang terbatas:
- Sumber asam lemak omega-3 rantai panjang yang dapat membantu mencegah penyakit jantung dan dapat membantu perkembangan sistem saraf bayi.
- Sumber yodium yang bagus untuk membantu perkembangan otak janin.
Tips Aman Konsumsi Ikan Tongkol Saat Hamil

Racun dalam ikan tongkol bisa saja tidak hilang setelah dimasak karena pengolahan yang kurang tepat. Dengan demikian, kita perlu memastikan jika ikan tongkol yang akan dimasak sudah dibersihkan secara tepat, dan lebih baik lagi jika dari perairan yang bersih.
Supaya tidak keracunan, mengolah ikan tongkol haruslah berhati-hati dan teliti. Caranya yaitu dengan membuang bagian kepala lebih dahulu, baru setelah itu bisa memasaknya.
Kandungan logam dan serap merkuri paling tinggi ada di bagian kepala. Sehingga, jika mengolah ikan tongkol setelah membuang kepalanya, kita dapat meminimalisir penyebaran racun ke dalam tubuh.
Itulah informasi terkait ikan tongkol untuk ibu hamil yang patut Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya!
****

Baca Juga:
21 Manfaat Jeruk untuk Ibu Hamil Beserta Tips Penyajiannya
Jangan Sepelekan! Ini 12 Manfaat Ikan Kembung untuk Bumil
Rutin Makan Alpukat Saat Hamil, Ini 20 Manfaatnya untuk Ibu dan Janin!
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.