TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Temui Kekasih, Ibu Ini Tinggalkan Anaknya Sendirian di Rumah Hingga Tewas

Bacaan 4 menit
Temui Kekasih, Ibu Ini Tinggalkan Anaknya Sendirian di Rumah Hingga Tewas

Seorang ibu meninggalkan anak sendirian di rumah hingga tewas, bagaimana kronologinya?

Warganet kini dibuat geram dengan kasus ibu yang tinggalkan anak sendiri di rumah hingga tewas. Perempuan tersebut diketahui meninggalkan putrinya yang baru berusia 3 tahun selama delapan hari hingga sang anak tewas karena kelaparan dan dehidrasi.

Artikel terkait: Sedih, seorang anak meninggal kelaparan saat sang ayah dikarantina virus corona

Ibu yang Tinggalkan Anak Sendirian Di Rumah Pergi untuk Menemui Kekasihnya

ibu tinggalkan anak sendiri di rumah

Adalah Saki Kakehasi (24), ibu muda asal Jepang yang ditangkap karena tinggalkan anak sendiri di rumah hingga tewas.

Dilansir dari laman Japan Times, anaknya yang bernama Noa (3) ditinggal sendirian di apartemen tempat tinggalnya. Memang, ibu dan anak tersebut hanya tinggal berdua karena Saki sudah bercerai dengan suami. Ia sudah tingga berdua dengan Noa sejak Juli 2017 lalu.

Sudah lama berpisah dengan suami, Kakehasi pun kembali memiliki kekasih. Berdasarkan keterangan temannya kepada polisi, perempuan tersebut meninggalkan Noa sendirian di rumah untuk bertemu kekasihnya pada bulan Juni kemarin.

Kakehasi mengunjungi kekasihnya di Prefektur Kagoshima, di pulau Kyushu yang berjarak hampir dua jam perjalanan dari Tokyo, tempat tinggalnya.

“Dia pergi dari rumah selama delapan hari. Anaknya tidak ada yang mengurus, dia bahkan baru pulang saat larut malam,” ungkap teman Kakehasi seperti yang dikutip dari laman The Sun.

Noa Meninggal Karena Kelaparan dan Dehidrasi

ibu tinggalkan anak sendiri di rumah

Saat dimintai keterangan oleh polisi, Kakehasi menyebutkan bahwa ia merasa anaknya tersebut akan ‘baik-baik saja’ saat ditinggalkan. Namun pada kenyataannya,Noa ditemukan sudah tidak bernapas ketika Kakehasi kembali ke apartemen pada 13 Juni lalu.

Perempuan itu pun segera menelepon layanan darurat tetapi nyawa Noa tidak bisa diselamatkan lagi. Bocag tersebut dinyatakan sudah tewas di tempat karena dibiarkan kelaparan dan dehidrasi selama ibunya pergi.

Hasil autopsi pun menyebutkan, Noa juga menderita thymic atrophy. Ini merupakan gejala yang biasanya dialami oleh anak korban penyiksaan. Perutnya pun diketahui nyaris kosong akibat tidak makan selama berhari-hari.

Bocah itu juga mengalami ruam parah di bagian bokong lantaran popoknya tidak pernah diganti dalam jangka waktu lama.

Kakeshi Ditangkap Polisi

ibu tinggalkan anak sendiri di rumah

Saat ditanya mengapa anaknya bisa kelaparan dan dehidrasi hingga tewas, awalnya Kakehasi mengaku bahwa putrinya tersebut mengalami sakit selama beberapa hari. Ia juga beralasan tidak memiliki uang sehingga belum sempat memeriksakan sang anak ke rumah sakit.

Namun, karena pihak medis dan polisi curiga dan menanyakan lebih lanjut mengenai kronologi tewasnya Noa, Kakehasi pun akhirnya mengakui kesalahannya. Ia pun segera ditangkap oleh pihak berwajib pada Selasa (7/7), sebulan sejak putrinya meninggal.

Sang Ibu Sering Tinggalkan Anak Sendirian di Rumah

Temui Kekasih, Ibu Ini Tinggalkan Anaknya Sendirian di Rumah Hingga Tewas

Sementara itu, polisi juga memeriksa keadaan apartemen tempat Kakehasi meninggalkan putrinya. Apartemen tersebut terlihat berantakan dan dipenuhi dengan sampah. Selama delapan hari ditinggalkan, Noa diketahui dibiarkan tinggal di lingkungan yang tidak sehat dan tak terawat.

Kakehasi diketahui membiarkan anaknya tersebut di ruang tamu apartemen. Ia juga menutup pintu dapur dan mengganjalnya dengan sofa agar Noa tetap berada di ruang tamu. Berdasarkan keterangannya pada polisi, Kakehasi melakukan hal tersebut agar Noa tidak mengambil barang berhaya seperti pisau yang berpotensi melukai bocah tersebut.

Tak hanya itu, rekan kerja Kakehasi juga mengatakan bahwa ini bukan kali pertama perempuan tersebut meninggalkan Noa sendirian di rumah. Sang rekan kerja mengatakan, Kakehasi sering kali meninggalkan sang anak ketika ia berlembur untuk kerja atau pun sekadar menemui kekasihnya.

Artikel terkait: Miris! Gadis 3 tahun diduga disiksa gurunya, pihak sekolah seolah tak bertanggung jawab

Risiko Meninggalkan Anak Sendirian di Rumah

ibu tinggalkan anak sendiri di rumah

Meninggalkan anak di bawah usia 10 tahun sendirian di rumah bukanlah hal yang bijak dilakukan. Terlebih, jika anak dibiarkan begitu saja tanpa perawatan yang layak seperti yang dilakukan Kakehasi.

Berada di rumah sendirian sangat berisiko bagi keselamatan anak. Baik bagi kesehatan fisik maupun psikologisnya. Hal ini juga dijelaskan oleh Psikolog Anak Alzena Masykouri. Ia menjelaskan, meninggalkan anak dalam waktu lama pun akan memengaruhi kondisi psikisnya.

“Ditinggal oleh orang yang menjadi figur penting buat anak merupakan salah satu pengalaman yang tidak menyenangkan. Apalagi, bila di rumah tidak ada figur penting yang dapat mengisi kekosongan dan memenuhi kebutuhannya,” ungkap Alzena seperti yang dikutip dari laman Detik Health.

Artikel terkait: Anak ditinggal sendirian di rumah, ini persiapan yang harus dilakukan!

Temui Kekasih, Ibu Ini Tinggalkan Anaknya Sendirian di Rumah Hingga Tewas

 

Oleh karena itu, ada banyak pertimbangan sebelum meninggalkan anak sendirian di rumah. Anak juga hanya boleh ditinggal sendirian di rumah ketika ia sudah siap dan bisa bertanggung jawab.

Umumnya, meninggalkan anak sendirian di rumah baru bisa diterapkan pada anak yang berusia di atas sepuluh tahun. Hal itu pun masih memerlukan pengawasan orangtua secara berkala dan tidak boleh dilakukan lebih dari satu hari untuk menjaga keselamatan anak.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Akan lebih aman untuk meninggalkan anak selama beberapa hari ketika ia sudah beranjak dewasa, saat ia mencapai usia 16 tahun atau lebih. Tentunya, hal itu juga perlu disertai dengan memenuhi kebutuhan dirinya selama ditinggalkan.

Semoga kejadian ibu yang tinggalkan anak sendiri di rumah hingga tewas seperti yang dilakukan Kakehasi ini tidak terulang lagi, ya!

***

Referensi: Kompas, Detik Health, Daily Mail, The Sun

Baca juga:

Anak meninggal mendadak, Parents harus waspada terhadap kejang demam

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Temui Kekasih, Ibu Ini Tinggalkan Anaknya Sendirian di Rumah Hingga Tewas
Bagikan:
  • 20 Panggilan Sayang Bahasa Arab Romantis untuk Orang Tercinta

    20 Panggilan Sayang Bahasa Arab Romantis untuk Orang Tercinta

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

    5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

  • 20 Panggilan Sayang Bahasa Arab Romantis untuk Orang Tercinta

    20 Panggilan Sayang Bahasa Arab Romantis untuk Orang Tercinta

  • 20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

    20 Contoh Surat Undangan untuk Berbagai Keperluan, Cek di Sini!

  • 5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

    5 Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik dan Sudah Siap Jadi Kakak

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti