TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Benarkah Jengkol Dapat Mengubah Rasa dan Aroma ASI? Ini Faktanya, Bunda

Bacaan 3 menit
Benarkah Jengkol Dapat Mengubah Rasa dan Aroma ASI? Ini Faktanya, Bunda

Banyak pendapat yang mengatakan jengkol dapat mengubah aroma ASI untuk bayi. Benarkah?

Ibu menyusui makan jengkol bisa mengubah rasa ASI?

Setiap makanan yang dikonsumsi ibu menyusui, pasti akan menjadi sumber energi dan nutrisi bagi si Kecil.

Karena itu, jenis makanan tertentu bisa memengaruhi kualitas ASI, aroma, rasa, bahkan jumlah produksi ASI.

Salah satu contohnya, jengkol yang dipercaya akan memengaruhi kualitas ASI.

Banyak pendapat yang mengatakan, ibu menyusui makan jengkol bisa membuat ASI terasa pahit dan menimbulkan bau tak sedap.

Benarkah? Jawabannya di bawah ini.

Artikel terkait: Meskipun Bau, Ini 6 Manfaat Jengkol untuk Kesehatan untuk Bumil

Ibu Menyusui Makan Jengkol, Benarkah Memengaruhi Rasa ASI?

ibu menyusui makan jengkol

Bunda termasuk yang gemar dengan jengkol? Makanan yang satu ini memang dikenal dengan aromanya yang menyengat tajam.

Tapi, rasa manis dan pahit, serta teksturnya yang legit membuat jengkol banyak digemari.

Umumnya, jengkol biasa diolah menjadi berbagai menu makanan, seperti semur jengkol, balado jengkol, atau sekadar direbus dan dibakar untuk lalapan.

Setelah mengonsumsinya, efek yang akan ditimbulkan biasanya urine dan mulut menjadi bau.

Meskipun jengkol terbilang aman dikonsumsi ibu menyusui jika diasup dalam batasan yang normal, tidak sedikit busui yang bertanya-tanya bagaimana efek jengkol terhadap kualitas ASI?

Perlu diketahui lebih dulu, pada dasarnya ASI yang normal akan memiliki rasa yang manis dan creamy karena mengandung laktosa (salah satu jenis gula) dan lemak.

Tapi, rasa yang manis dan creamy itu bisa berubah karena makanan tertentu yang kita makan.

Faktanya, sampai saat ini masih belum diketahui secara pasti hasil penelitian medis jika rasa dan aroma ASI akan berubah bila Bunda mengonsumsi jengkol.

Namun jengkol diketahui memiliki minyak atsiri yang mengandung senyawa allyl sulfur. Senyawa ini juga terdapat pada bawang putih.

Studi tahun 2016 pada jurnal Metabilites, mengatakan kalau bawang putih dapat mengubah bau ASI.

Bawang putih mengandung allyl methyl sulfide (AMS), atau metabolit yang memiliki bau yang khas yang bisa mengalir pada ASI.

Berdasarkan penelitian inilah, bisa dikatakan jengkol juga  berisiko memiliki dampak yang sama, bisa mengubah bau pada ASI.

Artikel terkait: Doyan Jengkol tapi Tidak Tahan Baunya, Hilangkan dengan 3 Langkah Mudah Ini, Bun!

Bolehkah Ibu Menyusui Makan Jengkol?

ibu menyusui makan jengkol-1

Mengutip dari Alodokter, dr. Nadia Nurotul Fuadah mengatakan kalau belum ada penelitian yang mengatakkan bahaya jengkol untuk ibu menyusui.

Namun perlu diperhatikan bila memiliki kondisi medis tertentu.

“Jadi, kemungkinan aman bagi ibu menyusui untuk mengonsumsi jengkol. Namun, pada beberapa orang yang sensitif, konsumsi jengkol berlebihan bisa memicu peningkatan produksi asam lambung oleh sel-sel parietal,” tulis dr. Nadia.

Dikatakan dr. Nadia, bila kondisi tersebut tidak ditangani dengan tepat, hal ini bisa menyebabkan berbagai keluhan, seperti nyeri, perih, kembung, sesak dan mual terutama di bagia ulu hati (bagian atas perut).

Akhirnya, kondisi ini menyebabkan munculnya hormon kortisol atau hormon stres yang bisa menurunkan ASI.

Cerita mitra kami
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
5 Mitos Keliru Seputar Pompa ASI yang Tidak Perlu Diikuti, Ini Fakta Sebenarnya!
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Panduan Mempersiapkan Proses MengASIhi Sejak Masa Kehamilan
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
Tips Bebas Stres untuk Bunda Menyusui
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI
5 Cara Agar Anak Lahap Makan Saat Mulai MPASI

Efek samping jengkol lainnya yang mungkin dirasakan ibu menyusui adalah, jengkol mengandung asam amino djenkolik yang dapat membentuk batuan kristal di kandung kemih.

Selain itu, kandungan nitrogen pada jengkol juga bisa mengganggu fungsi ginjal.

Untuk itu, disarankan konsumsi jengkol sebaiknya dikurangi, terutama pada seseorang yang memiliki penyakit ginjal ataupun asam lambung tadi.

Bila terjadi perubahan pada ASI, baik rasa ataupun aromanya, sebaiknya hentikan kebiasaan mengonsumsi jengkol ya, Bun.

Hal ini agar menghindari si Kecil enggan menyusu.

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Benarkah Jengkol Dapat Mengubah Rasa dan Aroma ASI? Ini Faktanya, Bunda

Alodokter
www.alodokter.com/komunitas/topic/bersalin-5

Hello Sehat
hellosehat.com/parenting/bayi/menyusui/makanan-ibu-menyusui/

Parents
www.parents.com/baby/breastfeeding/everything-to-know-about-breast-milk-color/

Baca juga:

Hamil muda ngidam jengkol, apakah aman untuk janin dalam kandungan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Afifah

  • Halaman Depan
  • /
  • Menyusui
  • /
  • Benarkah Jengkol Dapat Mengubah Rasa dan Aroma ASI? Ini Faktanya, Bunda
Bagikan:
  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

  • 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

    15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi

  • 11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

    11 Jenis Sayuran Pelancar ASI, Baik untuk Kebutuhan Nutrisi Busui

  • Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

    Cetirizine untuk Ibu Menyusui, Amankah untuk Atasi Gatal dan Alergi?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti