Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Sarang Burung Walet?

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Sarang Burung Walet?

Meskipun ibu hamil boleh-boleh saja mengonsumsi sarang burung walet, akan tetapi ada hal-hal yang tetap harus menjadi perhatian Bumil. Apa saja?

Mungkin Bunda pernah bertanya-tanya di dalam hati apakah ibu hamil boleh konsumsi sarang burung walet atau tidak. Sarang burung walet adalah salah satu makanan yang diberi label super food karena mengandung berbagai nutrisi. Namun, apakah sarang burung walet ini aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil?

Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak penjelasannya di sini.

Sarang Burung Walet untuk Ibu Hamil

Ibu hamil konsumsi sarang burung walet

Sarang burung walet merupakan salah satu bahan makanan yang terkenal di Cina. Karena sarang burung walet mengandung banyak nutrisi, makanan ini juga sering digunakan sebagai obat. Tidak jarang ibu hamil ingin ikut mencoba makanan ini untuk kesehatan diri dan janinnya karena manfaatnya yang sangat terkenal. 

Sarang burung walet adalah sarang yang terbuat dari air liur burung walet yang kemudian menjadi padat. Sarang burung walet biasanya berada di tebing-tebing. Karena proses mendapatkannya yang sulit, harga sarang burung walet ini terbilang cukup mahal.

1. Sarang burung walet aman dikonsumsi ibu hamil 

Ibu hamil konsumsi sarang burung walet

Sarang burung walet yang diolah menjadi minuman dicampur dengan daun pandan.

Secara umum, sarang burung walet aman dikonsumsi ibu hamil. Air liur burung walet mengandung asam amino penting yang baik untuk tubuh. Kandungan kalsium, zat besi, kalium, dan magnesium baik untuk tubuh ibu hamil dalam menangkal radikal bebas. 

Untuk mengonsumsi sarang burung walet sebaiknya Parents memilih produk yang memang aman untuk ibu hamil. Pasalnya, pengolahan produk sarang burung walet yang tidak baik dapat memberikan dampak buruk.

Parents harus memilih produk yang bebas dari pemutih dan tidak menggunakan bahan pengawet yang berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya. 

2. Sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Sarang Burung Walet?

Sesuatu yang berlebihan tentu tidak baik. Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi sarang burung walet secara berlebihan.

Beberapa produk memberikan peringatan untuk tidak dikonsumsi ibu hamil pada trimester pertama. Hal ini bertujuan agar proses pelekatan embrio di dinding rahim pada trimester pertama tidak terintervensi. Produk lain memberikan klaim untuk dikonsumsi tidak lebih dari tiga gram per hari pada trimester pertama. 

Namun, secara umum sarang burung walet aman dikonsumsi ibu hamil yang sudah melewati trimester pertama, bahkan baik untuk ibu menyusui. Parents sebaiknya memastikan ke produsen sarang burung walet terlebih dahulu untuk memastikan keamanan produk. 

3. Manfaat sarang burung walet untuk ibu hamil

Sarang burung walet juga memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil, berikut ini beberapa manfaat sarang burung walet untuk ibu hamil.

Bolehkah Ibu Hamil Mengonsumsi Sarang Burung Walet?

  • Mengurangi risiko stretch mark

Ukuran perut yang semakin besar dan peningkatan berat badan seringkali menimbulkan masalah stretch mark pada tubuh ibu hamil. Menghilangkan stretch mark juga tidak mudah, sehingga menghindarinya adalah cara terbaik.

Sarang burung walet sudah banyak digunakan sebagai bahan baku dalam industri kosmetik. Kandungan kolagen pada sarang burung walet dipercaya dapat meningkatkan elastisitas kulit ibu hamil. Jadi, dengan mengonsumsi sarang burung walet, kulit ibu hamil dapat tetap halus dan kenyal.

Artikel terkait: Stretch mark saat hamil bikin Bunda pusing? Ini cara menghilangkannya

  • Mendukung pertumbuhan janin yang sehat

Sarang burung walet mengandung antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini penting sekali untuk menangkal radikal bebas yang dapat membahayakan ibu hamil dan janinnya. 

Sarang burung walet juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah ibu hamil. Peredaran darah yang lancar akan membantu aliran nutrisi dari ibu ke janin menjadi maksimal. Kandungan triptofan pada sarang burung walet juga dapat membantu mengoptimalkan pertumbuhan janin.

  • Mengurangi risiko preeklampsia

Preeklampsia merupakan masalah tekanan darah tinggi yang berisiko dialami ibu hamil. Tekanan darah yang tinggi ini dapat mengganggu pertumbuhan janin. Kandungan glisin pada sarang burung walet juga dapat menekan resiko terjadinya preeklamsia pada ibu hamil.

  • Mengurangi stres 

Menunggu buah hati lahir seringkali membuat ibu hamil menjadi stres. Stres sendiri tidak baik untuk ibu hamil dan janin.

Sarang burung walet mengandung triptofan yang dapat membantu produksi hormon serotonin dan melatonin. Hormon ini berfungsi sebagai antidepresan atau mengurangi rasa stres dan gelisah yang dialami ibu hamil.

Artikel terkait: Ibu hamil jangan stres, pengaruhnya bisa buruk pada anak perempuan

  • Bayi terhindar dari masalah paru-paru

Ibu hamil yang rutin mengonsumsi sarang burung walet diyakini dapat membuat bayi terlahir dengan paru-paru yang sehat.

  • Mempercepat pemulihan

Setelah melahirkan, Bunda membutuhkan tubuh yang kuat dan stamina yang terjaga untuk mengasuh si kecil. Kandungan prolin pada sarang burung walet dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka pasca melahirkan.

Nah, setelah menyimak informasi di atas, kini Parents sudah mengetahui boleh tidaknya ibu hamil konsumsi sarang burung walet. Namun, sebaiknya Parents tetap memerhatikan keterangan dari produk sebelum dikonsumsi. Parents juga disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kesehatan diri dan janin.

 

Baca juga:

5 Manfaat sarang burung walet untuk kesehatan, sudah tahu?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Semua opini & pendapat dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi milik penulis, dan sama sekali tidak mewakilkan theAsianparent atau klien tertentu.
app info
get app banner