TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Miris! Berdalih Sedang Mabuk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Badan

Bacaan 4 menit
Miris! Berdalih Sedang Mabuk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Badan

Ibu dan anak kandung berhubungan badan, mengapa hal itu bisa terjadi? Bagaimana dampaknya?

Ibu dan anak kandungnya berhubungan badan. Hal ini tentu saja menjadi peristiwa sulit dipercaya dan dianggap tidak masuk akal.  Namun, kenyataannya menunjukkan hal berbeda.

Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan berita seorang ibu yang melakukan hubungan seksual dengan anak laki-lakinya. Peristiwa miris ini terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Artikel terkait: Malu Hamil di Luar Nikah, Bayi Baru Lahir ini Dibuang oleh Ibu Kandung

Ibu dan Anak Kandung yang Berhubungan Badan Mengaku Sedang Mabuk

ibu dan anak berhubungan badan

Sumber foto: Kompas.com

Adalah seorang ibu berinisial RT (51) yang diketahui berhubungan badan dengan anak kandungnya, TP (26). Kejadian tersebut terbongkar pada Minggu (19/7) malam oleh warga dan polisi setempat.

Berdasarkan keterangan polisi, ibu dan anak tersebut beralasan bahwa mereka sedang mabuk sehingga melakukan hubungan seksual terlarang. Kapolsek Maesa Kompol Elia Maramis pun menjelaskan mengenai peristiwa ini.

“Saat diamankan, mereka mengaku melakukan hubungan itu saat mabuk. Namun, itu hanya alasan pembenaran, karena perbuatan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka,” ungkap Elia seperti yang dilansir dari laman Kompas, Senin (20/7).

Hubungan Terlarang Itu Kerap Disaksikan Sang Putri Bungsu

Miris! Berdalih Sedang Mabuk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Badan

Pihak polisi menyimpulkan bahwa mabuk hanya alasan pembenaran karena hubungan terlarang antara ibu dan anak itu bukanlah yang pertama kali dilakukan. Pasalnya, putri bungsu RT memberikan kesaksian bahwa ia kerap menyaksikan ibu dan kakak kandungnya berhubungan seksual.

Namun, sang anak bungsu tidak melaporkan hal tersebut. Ia merasa kebingungan sekaligus trauma atas perbuaan yang dilakukan ibu dan kakaknya.

Elia menambahkan, “Sesuai keterangan anak perempuannya, ibu dan kakaknya itu sudah berhubungan badan tiga kali. Memang, dia merasa trauma dan terpukul atas peristiwa ini.”

Ibu dan Anak yang Berhubungan Badan Mendapat Sanksi Sosial

Miris! Berdalih Sedang Mabuk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Badan

 

RT dan TP tengah diamankan di Mapolsek Maesa. Namun, pihak kepolisian mengatakan bahwa mereka tidak akan melanjutkan penyelidikan atas kasus tersebut.

Berdasarkan kesepakatan dengan pihak pemerintah kecamatan setempat, ibu dan anak kandung itu diberikan sanksi sosial berupa larangan tinggal di kampung tempat mereka berada kini.

“Sudah ada kesepakatan dengan pihak pemerintah kecamatan, di mana ibu dan anaknya tidak bisa tinggal lagi di kampungnya itu,” ungkap Elia.

Sang ibu juga telah mengakui kesalahannya dan mengaku menyesal atas perbuatan yang ia lakukan. Begitu pula dengan anak laki-lakinya. Berdasarkan keterangan polisi, pemuda itu menyesali tindakannya dan meminta maaf pada ibu dan keluarganya.

Sementara itu, suami RT yang juga merupakan ayah TP dikabarkan sedang tidak berada di rumah karena sedang bekerja. Profesinya adalah pelaut, sama seperti anaknya.

“Saya juga sudah konfirmasi pada suami yang bersangkutan, katanya baru akan pulang bulan Desember,” pungkas Elia.

Bahaya dan Risiko yang Mengintai Akibat Hubungan Sedarah

ibu dan anak berhubungan badan

Sebelum kasus ibu dan anak kandung yang berhubungan badan, diberitakan juga mengenai seorang ayah hamili anak kandungnya sendiri. Kedua kasus ini bagaikan tamparan bahwa masyarakat sebaiknya tidak menutup mata akan hal ini.

Hubungan inses atau sedarah akan menimbulkan dampak berbahaya bagi kesehatan. Maka dari itu, tindakan ini dianggap tidak pantas secara moral dan dilarang oleh agama.

Terlebih, hubungan yang dilakukan oleh pasangan sedarah dapat membawa gen resesif dan menyebabkan penyakit bawaan langka pada janin yang dikandung seperti:

  • Bayi mengalami cacat lahir seperti kelainan jantung bawaan, bibir sumbing, badan kerdil, hingga down syndrome.
  • Timbulnya ganggua mental.
  • Anak mengalami gangguan intelektual.
  • Tingkat pertumbuhan lambat.
  • Berat lahir rendah.
  • Kematian bayi.

Miris! Berdalih Sedang Mabuk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Badan

 

Tidak hanya pada keterunan, tetapi aktivitas seksual sedarah yang termasuk pemerkosaan atau pelecehan seksual juga akan berdampak buruk pada korban. Dilansir dari Alodokter, gangguan fisik dan psikologis yang dapat terjadi antara lain:

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
  • Infeksi pada alat kelamin, dengan gejala keputihan atau nyeri saat berkemih.
  • Terkena penyakit menular seksual.
  • Konstipasi.
  • Kehamilan yang tidak diinginkan.
  • Korban juga akan merasa depresi dan trauma.
  • Menarik diri dari lingkungan sosial.
  • Hingga percobaan bunuh diri.

Menurut keterangan Badan Kesehatan Dunia (WHO), hubungan sedarah dalam keluarga berisiko dilakukan oleh orangtua yang semasa kecilnya pun menjadi korban pelecehan seksual oleh keluarganya.

Selain itu, tidak dapat dipungkiri juga, orangtua yang melakukan hubungan sedarah dengan anak kandungnya juga biasanya memiliki moral yang rendah. Mereka juga berperilaku di luar akal sehat karena terpengaruh minuman alkohol dan obat-obatan terlarang.

Artikel terkait: Dampak yang bisa terjadi pada anak hasil pernikahan sedarah

Hubungan sedarah, terlebih yang terjadi antara orangtua dan anak, merupakan hal abnormal yang tidak bijak dilakukan.

Tindakan seksual terhadap anak di bawah 18 tahun yang dilakukan oleh anggota keluarga sendiri juga termasuk pelanggaran hukum di Indonesia. Pelaku akan terjerat oleh UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

Memberikan kasih sayang pada anak memang kewajiban orangtua. Namun, jika alasan pemberian kasih sayang tersebut sudah ke dalam tahap melakukan hubungan seksual sedarah, tentu saja ini bukan merupakan hal wajar. Malah, ini sudah termasuk pada tindakan yang tidak pantas dilakukan.

Semoga kejadian ibu dan anak kandung yang berhubungan badan ini tidak terulang lagi, ya, Parents!

***

Baca juga:

Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Shafa Nurnafisa

  • Halaman Depan
  • /
  • Parenting
  • /
  • Miris! Berdalih Sedang Mabuk, Ibu dan Anak Kandung Berhubungan Badan
Bagikan:
  • 15 Ciri Suami Selingkuh tapi Masih Sayang Istri, Bunda Wajib Tahu!

    15 Ciri Suami Selingkuh tapi Masih Sayang Istri, Bunda Wajib Tahu!

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 20 'Dirty Talk' agar Hubungan Intim Makin Menggairahkan, Coba Malam Ini!

    20 'Dirty Talk' agar Hubungan Intim Makin Menggairahkan, Coba Malam Ini!

  • 15 Ciri Suami Selingkuh tapi Masih Sayang Istri, Bunda Wajib Tahu!

    15 Ciri Suami Selingkuh tapi Masih Sayang Istri, Bunda Wajib Tahu!

  • Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

    Niat Puasa Qadha, Ketentuan dan Tata Caranya yang Benar

  • 20 'Dirty Talk' agar Hubungan Intim Makin Menggairahkan, Coba Malam Ini!

    20 'Dirty Talk' agar Hubungan Intim Makin Menggairahkan, Coba Malam Ini!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti