TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Riset: trauma masa kecil mempengaruhi kesehatan saat dewasa!

Bacaan 3 menit
Riset: trauma masa kecil mempengaruhi kesehatan saat dewasa!

Pengabaian anak, baik secara fisik maupun emosional, bisa menjadi trauma. Sayanganya dampak trauma ini dapat mempengaruhi kesehatan anak saat dewasa!

Pengabaian terhadap anak, baik secara fisik maupun emosional, bisa menjadi trauma yang menjadi salah satu penyebab penyakit yang muncul di kala dewasa. Tentunya dampak trauma ini tidak bisa kita abaikan begitu saja.

Mungkin agak sulit untuk dipercaya, tapi saya menemukan salah sepupu saya dianjurkan untuk berkonsultasi pada psikiater untuk penanganan penyakit asam lambungnya yang kerap meningkat tajam.

Sepupu saya ini mengatakan, bahwa ia sering merasa diabaikan dan diperlakukan tidak adil ketika ia masih kanak-kanak. Setiap kali ia memikirkan perasaan itu, asam lambungnya selalu meningkat.

Penelitian tentang dampak trauma saat anak anak 

dampak trauma

Dalam presentasinya, Dr. Burke mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh Dr. Vince Felitti dan Dr. Bob Anda, memperlihatkan adanya hubungan yang erat antara trauma masa kecil dan penyakit saat anak telah dewasa.

Penelitian yang berjudul “The Adverse Childhood Experiences Study”, mensurvei sekitar 17.500 orang dewasa yang telah mengalami trauma di masa kecil.

Trauma ini meliputi :

  • Pelecehan fisik, emosional, atau seksual (termasuk penyakit serius dan/atau bullying, bencana alam atau kecelakaan
  • Pengabaian fisik atau emosional
  • Penyakit mental orang tua
  • Ketergantungan obat-obatan
  • Pengurungan (pemenjaraan)
  • Pemisahan dari orang tua
  • Perceraian
  • Kekerasan dalam rumah tangga.

Hasil penelitian tentang dampak trauma masa kecil dan kesehatan saat dewasa

dampak trauma

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, ditemukan adanya korelasi antara trauma yang dialami di masa kecil dengan kondisi kesehatan di masa dewasa. Dari survey tersebut diketahui:

1. Kebanyakan orang mengalami trauma masa kecil

Tujuh puluh persen dari populasi mengalami – setidaknya – satu trauma, sementara 12,6% atau satu per delapan, mengalami empat atau lebih trauma.

2. Semakin banyak trauma yang dialami, semakin buruk kondisi kesehatan mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami trauma.

  • Orang yang mengalami 4 atau lebih trauma, mempunyai resiko dua setengah kali lebih besar terhadap penyakit gangguan paru-paru kronis dan juga hepatitis; empat setengah kali lipat resiko depresi dan 12 kali lipat risiko bunuh diri.
  • Orang yang mengalami 7 atau lebih trauma, mempunyai 3 kali lipat resiko kanker paru-paru dan tiga setengah kali lipat resiko penyakit jantung koroner, yang menjadi pembunuh nomor satu di Amerika.

Kesimpulan dari penelitian tentang dampak trauma saat anak anak dengan kesehatan saat dewasa

dampak trauma

Berdasarkan riset di atas, praktisi kesehatan dapat melakukan diagnosis berdasarkan gejala-gejala yang ada.

“Dengan mengetahui latar belakang suatu penyakit, sebagai dokter, tugas kita adalah menggunakan pengetahuan ini untuk melakukan pencegahan dan pengobatan. Dan itulah yang kita lakukan.” Kata Dr. Burke.

Jadi, Parents, waspadalah terhadap trauma yang mungkin saja dialami anak-anak kita.

Referensi : Childhood Trauma Effects on Adult Health

Baca juga:

5 Tips menahan amarah pada anak

 

 

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Riset: trauma masa kecil mempengaruhi kesehatan saat dewasa!
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti