TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengenal Histerektomi, Prosedur Medis untuk Mengangkat Rahim Wanita

Bacaan 3 menit
Mengenal Histerektomi, Prosedur Medis untuk Mengangkat Rahim Wanita

Histerektomi merupakan jalan terakhir untuk mengobati penyakit kronis yang menyerang rahim perempuan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Ketika seorang mengalami penyakit kronis yang menyerang rahimnya, terkadang tidak ada pilihan pengobatan selain histerektomi demi menyelamatkan nyawa pasien. Histerektomi merupakan tindakan medis berupa prosedur operasi untuk mengangkat rahim wanita.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seorang perempuan harus menjalani operasi histerektomi, salah satunya adalah endometriosis.

histerektomi

Artikel Terkait: Endometriosis, Penyakit yang Membuat Wanita Sulit Punya Anak

Selain endometriosis, kondisi kesehatan lain yang mengharuskan dilakukannya prosedur histerektomi ialah sebgai berikut:

  • Fibroid uterus, yang menyebabkan sakit di bagian rahim, nyeri di daerah panggul, perdarahan dan masalah lainnya
  • Adenomiosis, kondisi di mana jaringan yang melapisi uterus tumbuh dalam dinding otot uterus Anda.
  • Prolaps uterus, yakni kondisi di mana uterus meluncur ke bawah, dari posisinya yang normal berada di panggul, malah turun ke kanal vagina
  • Perdarahan di vagina yang tidak terkontrol
  • Adanya kanker pada daerah uterus, serviks, atau ovarium
  • Infeksi berat pada organ-organ di daerah panggul, terutama yang mengenai sistem reproduksi

Jenis-jenis Histerektomi

histerektomi

Prosedur pengangkatan rahim ini bisa dilakukan melalui beberapa cara:

  • Histerektomi Abdominal (sayatan di bagian perut untuk mengangkat rahim). Dilakukan apabila uterus menjadi besar akibat tumor atau fibroid.
  • Histerektomi Vaginal (pengangkatan rahim melalui sayatan di vagina). Dilakukan ketika terjadi prolaps uterus, di mana rahim turun hingga ke kanal vagina dari posisi asalnya.
  • Histerektomi Laparoskopik. Menggunakan alat yang disebut laparoscope (tabung dengan senter kamera) dan alat operasi dimasukkan melalui sayatan kecil di perut. Dokter melakukan operasi tanpa membedah perut pasien, namun dengan melihat ke layar video yang menampilkan bagian dalam tubuh pasien.
  • Histerektomi Vaginal Laparoskopik. Menggunakan alat laparoskopik untuk mengangkat uterus melalui sayatan di vagina.

Jenis dari prosedur medis ini sendiri dibagi tiga, berdasarkan seberapa banyak bagian rahim yang diangkat.

  • Histerektomi parsial. Pada prosedur ini, bagian rahim yang diangkat hanyalah uterus bagian atas, sedangkan mulut rahim atau serviks tetap dibiarkan ada di tubuh pasien.
  • Histerektomi total. Dalam prosedur ini, uterus dan serviks diangkat seluruhnya. Merupakan jenis operasi pengangkatan rahim yang paling sering dilakukan.
  • Histerektomi radikal. Pengangkatan rahim disertai uterus dan bagian atas dari vagina. Prosedur ini hanya dilakukan jika ada kanker ganas yang menyerang pasien.

Risiko Efek Samping dari Operasi

histerektomi

  • Perdarahan atau terjadinya infeksi pada bekas sayatan operasi
  • Komplikasi pada organ di sekitar uterus seperti usus, kandung kemih, dan pembuluh darah yang mungkin dibutuhkan operasi ulang untuk memperbaiki kondisinya. Namun hal ini jarang terjadi.
  • Nyeri kronis di bagian bekas operasi
  • Inkontinensia urin, di mana pasien tidak lagi dapat menahan ingin buang air kecil dan akhirnya ngompol tanda disadari.
  • Terbentuk fistula atau lubang antara vagina dengan kandung kemih

Perlu diingat bahwa prosedur ini akan membuat pasien yang menjalaninya kehilangan harapan sama sekali untuk memiliki anak. Karena setelah operasi, dia tidak akan mengalami haid dan juga tidak bisa hamil.

Kebanyakan pasien yang menjalani operasi ini, juga mengalami menopause dini.

Oleh sebab itu, pertimbangkan dulu masak-masak jika ingin melakukan pengangkatan rahim. Apabila semua jalan pengobatan telah dilakukan namun tidak membuahkan hasil, maka barulah operasi ini bisa dilakukan.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda masih ingin memiliki anak namun harus menjalani operasi ini sehingga bisa dicarikan solusi yang terbaik.

 

Referensi: Glen Eagles, WebMD, Mediskus

Baca juga:

Karena KB Bukan Hanya Tanggung Jawab Istri, Anang akan Lakukan Vasektomi

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Mengenal Histerektomi, Prosedur Medis untuk Mengangkat Rahim Wanita
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti