TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk / Daftar
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Harga Tanah Naik dan Kasus Sengketa Tanah, Dampak Pemindahan Ibu Kota Baru

Bacaan 3 menit
Harga Tanah Naik dan Kasus Sengketa Tanah, Dampak Pemindahan Ibu Kota Baru

Rencana pemindahan ibu kota negara baru ke Kalimantan Timur berdampak ke sektor ekonomi, yakni naiknya harga tanah di kawasan tersebut.

Pemerintah telah resmi mengumumkan rencana pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Dampak dari keputusan tersebut salah satunya adalah harga tanah di ibukota baru melonjak tinggi.

Presiden Joko Widodo membuat keputusan untuk memindahkan ibukota ke Pulau Kalimantan sejak tahun 2019 silam. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi Jakarta dan Pulau Jawa yang sudah terlalu penuh.

Pada hari Senin, 17 Januari 2022, kepala Bappenas Suharso Monoarfa resmi menyampaikan bahwa ibukota negara baru akan diberi nama Nusantara.

Artikel Terkait: Nusantara Jadi Nama Ibu Kota Negara yang Baru, Ini Alasannya!

Harga Tanah di Ibu Kota Baru Melonjak Tinggi

harga tanah di ibukota baru

Sumber: Liputan6

Harga tanah yang meroket di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur menjadi salah satu dampak dari rencana pemindahan ibukota.

Melansir dari CNN Indonesia, Koordinator Substansi Survei dan Pemetaan Tematik Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur Heru Maulana mengungkapkan bahwa kenaikannya sangat tinggi.

“Kenaikannya itu bisa di atas 500 persen bahkan hampir mencapai 1000 persen,” ungkapnya.

Pada rentang tahun 2018-2019 sebelum pengumuman pemindahan ibukota, harga tanah di kawasan tersebut berkisar antara 100 hingga 200 juta rupiah per hektarnya. Saat ini setelah dilakukan survei ke daerah yang sama, harga tanah dapat mencapai 1 miliar rupiah per hektar. Kenaikan tersebut sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu.

“Pada kasus kemarin setelah statement Pak Jokowi yang pertama langsung naik, sekarang semakin yakin dengan adanya RUU IKN. Bisa tambah (mahal) lagi itu.”

Sebagai informasi, rapat paripurna DPR telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) menjadi Undang-Undang pada hari Selasa (18/1) lalu.

Artikel Terkait: Lebih Baik Beli Tanah atau Rumah? Ini 7 Hal yang Bisa Jadi Pertimbangan

Diincar Pengembang-Pengembang Besar

Harga Tanah Naik dan Kasus Sengketa Tanah, Dampak Pemindahan Ibu Kota Baru

Sumber: Freepik

Selain harga tanah yang semakin naik, para pengembang besar juga sudah mulai mengincar tanah-tanah di kawasan Sepaku yang disebut menjadi wilayah ibukota pengganti tersebut. Kebanyakan berencana membangun kawasan perumahan dan membutuhkan tanah ratusan hektar.

“Mereka kebanyakan cari buat perumahan, sudah banyak sekali pengembang-pengembang properti itu ke sini. Dia mau jumlah besar seratus dua ratus hektare ya,” ungkap Sekertaris Kecamatan Sepaku, Adi Kustaman, seperti dikutip dari Detik.

Artikel Terkait: Persiapan Warisan Keluarga, Begini Cara Memecah Sertifikat Tanah dan Biayanya

Tidak hanya Harga Tanah di Ibukota Baru yang naik, Kasus Sengketa Tanah juga Bermunculan

Harga Tanah Naik dan Kasus Sengketa Tanah, Dampak Pemindahan Ibu Kota Baru

Sumber: Rumah123

Pasca pengumuman pemindahan ibukota pun kasus sengketa tanah di kawasan Sepaku mulai bermunculan. Sebagai contoh, Adi menjelaskan ada sebidang tanah yang ditinggal oleh pemiliknya yang merupakan transmigran asal Jawa.

“Ada dulu kan 70-an itu transmigrasi kan di sini banyak, ada yang tidak betah di sini, dia itu rela aja pulang ke Jawa tapi sertifikat diserahkan diganti tiket. Mungkin dia mikirnya, saya bisa pulang kampung lah,” tuturnya.

Setelah mendengar rencana pemindahan IKN (Ibu Kota Negara), keluarga sang pemilik tanah pun kembali ke Sepaku untuk mengklaim tanahnya dan mencari sertifikat yang sudah ditukar tersebut. Namun sertifikatnya telah berpindah tangan ke orang lain tanpa pencatatan yang jelas. Akhirnya tanah tersebut pun menjadi tanah sengketa.

“Nah belakangan setelah ramai IKN, anaknya dia itu datang lagi kemari, nyariin itu sertifikatnya, mau diklaim tanahnya. Lah dulu juga transaksi dilakukan tidak sebagaimana mestinya, tanpa PPAT dan sebagainya. Begini ya susah.” Ia melanjutkan.

Rencana pemindahan ibukota baru rupanya berdampak ke semua aspek, salah satunya adalah harga yang meroket dan munculnya sengketa tanah. Bagaimana menurut Parents?

Baca Juga:

11 Makanan Khas Kalimantan Bercita Rasa Gurih dan Manis yang Wajib Dicoba

10 Jenis Alat Musik Tradisional Suku Dayak Kalimantan, Unik dan Merdu!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Elegan! Ini Makna Mendalam Pakaian Adat Suku Dayak Kalimantan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Annisa Pertiwi

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Harga Tanah Naik dan Kasus Sengketa Tanah, Dampak Pemindahan Ibu Kota Baru
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti