TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pakar: 4 sehat 5 sempurna bukan cara yang benar memberi makan anak

Bacaan 4 menit
Pakar: 4 sehat 5 sempurna bukan cara yang benar memberi makan anak

Sudah tepatkah pemberian menu gizi seimbang bagi si kecil? Lupakan slogan 4 sehat 5 sempurna, kini slogan Isi Piringku jauh lebih sesuai untuk si kecil.

Memberikan gizi seimbang pada anak harusnya menjadi prioritas utama bagi orangtua. Karena nutrisi yang baik sangat dibutuhkan oleh anak dalam masa tumbuh kembangnya.

Namun, seringkali kita terjebak dalam slogan 4 sehat 5 sempurna yang sejak dulu kita ketahui. Padahal, tanpa porsi yang tepat, gizi seimbang tidak bisa didapatkan oleh anak. 

Rita Ramayulis DCN, M.Kes, seorang pakar nutrisi berkata, “Pergeseran pola hidup masyarakat jaman dulu dengan jaman sekarang membuat slogan 4 sehat 5 sempurna harus diperbarui. Makanan yang dikonsumsi sekarang tinggi kandungan gula, garam dan lemak.”

gizi seimbang

“Kita juga sering mengandalkan makanan yang dibeli daripada masakan rumah. Sehingga slogan tersebut diganti menjadi Isi Piringku, yang berasal dari piramida gizi seimbang,” tambahnya saat ditemui dalam acara Nestle International Chef’s Day di Jakarta, 20 Oktober 2018 lalu. 

“Alasan mengapa slogan itu perlu diperbarui, karena manusia sekarang sangat kurang aktivitas fisiknya. Asupan gula meningkat, tapi olahraga kurang. Akibatnya, gizi di dalam tubuhnya tidak seimbang. Bila tidak diberi porsi yang tepat, kelebihan zat gizi tersebut tidak bisa dikeluarkan,” papar wanita berusia 48 tahun ini. 

“Slogan Isi Piringku ini berisi komposisi makanan disertai dengan porsi yang disesuaikan dengan berat badan anak. Juga anjuran untuk berolahraga. Bicara gizi, kita bicara tentang 4 hal. Yakni aneka ragam makanan, berat badan ideal, aktivitas fisik, dan perilaku hidup bersih.” 

gizi seimbang

 

Artikel terkait: Kesalahan pola makan ini bisa sebabkan anak kekurangan zat besi

Tips memberikan gizi seimbang pada anak

Sebagai ibu dari 4 orang anak, Rita Ramayulis mengerti betul pentingnya memberikan gizi seimbang sesuai porsi kebutuhan anak. 

Lebih lanjut, Rita Ramayulis memberikan panduan memberikan makanan pada anak sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang si kecil. 

Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Tepat jenis

gizi seimbang lead

Sumber: Nestle

Rita Ramayulis menjelaskan, sejak dini anak harus dikenalkan dengan beragam jenis makanan. Yang tentunya memuat nutrisi yang ia butuhkan, seperti karbohidrat, protein, sayur, buah, dan lemak terkait omega 3. Selain itu, pengenalan banyak jenis makanan sejak dini juga bisa mencegah anak menjadi picky eater di masa depan. 

Untuk porsinya sendiri, sesuai dengan slogan Isi Piringku dan gambar di atas, piring saji anak terbagi menjadi 3 bagian. Yakni 1/3 karbohidrat, 1/3 protein, dan 1/3 sayur dan buah.

Karbohidrat yang berasal dari nasi, roti, mi, atau kentang. Protein hewani dan nabati harus disajikan bersama untuk anak, tidak bisa saling menggantikan. Buah dan sayur juga harus disajikan setiap hari pada anak. 

Artikel terkait: Anak suka pilih-pilih makanan? Lakukan 6 metode fun meal untuk atasi anak picky eater

2. Tepat jumlah

gizi seimbang lead

Sumber: Nestle

Porsi makanan disesuaikan dengan ukuran tangan anak. Perbandingan jumlah porsi karbohidrat, protein, sayur, buah dan lemak yang dibutuhkan anak, sesuai ukuran tangannya, bukan ukuran tangan ibu atau ayah. Dengan rincian sebagai berikut: 

  • Karbohidrat sebanyak satu kepalan erat tangan anak
  • Buah satu kepalan tangan anak
  • Protein hewani sebanyak satu telapak tangan anak tanpa dikepal
  • Sayuran sebanyak dua telapak tangan anak yang disatukan
  • Lemak sebanyak ujung jari jempol anak

3. Tepat jadwal

gizi seimbang lead

Hal penting yang juga harus diperhatikan dalam memberikan makanan pada anak, ialah jadwal yang teratur dan tidak berubah-ubah. Agar tidak memicu obesitas dan picky eater pada anak. 

Bila anak biasa makan tiga kali sehari, jangan mengubahnya menjadi 4 kali sehari. Begitupun jam makannya, bila ia biasa makan jam 7 pagi, jangan karena orangtua bangun jam 6 maka anak dipaksa ikut sarapan jam 6.

Hal ini akan mengganggu jam biologis anak dan membuatnya tidak bisa membedakan mana rasa lapar yang sesungguhnya dan mana lapar yang karena kebiasaan.

4. Makanan adalah refleksi cinta dan edukasi dari orangtua

gizi seimbang lead

Cerita mitra kami
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
3 Mitos dan Fakta Tentang Susu Anak yang Wajib Parents Tahu
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
10 Resep Camilan Sederhana dan Murah, Lengkap Ada Manis serta Gurih
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
11 Jajanan Halal untuk Anak yang Perlu Orang Tua Ketahui
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Senang Ibu Tenang, Ini Manfaat Es Krim Yogurt untuk Kesehatan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Selain memberikan nutrisi dan gizi seimbang untuk anak. Perlu diingat bahwa makanan juga merupakan sarana untuk mengekspresikan cinta orangtua ke anak, metode pengajaran dan kasih sayang.

Memaksa anak makan makanan yang tidak disukai, atau menghabiskan makanannya saat dia sudah kenyang. Akan membuat dia merasa makan adalah beban. 

Jadikan saat makan sebagai proses yang menyenangkan. Andapun bisa membuatnya terlibat dalam menyiapkan makanan, agar bisa mengetahui proses bahan makanan menjadi menu siap saji. Juga sebagai quality time antaar anak dan orangtua. 

***

Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Ini jawaban ahli gizi tentang pertanyaan Bunda seputar nutrisi anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Nutrisi
  • /
  • Pakar: 4 sehat 5 sempurna bukan cara yang benar memberi makan anak
Bagikan:
  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

  • Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

    Ikan Nila Enaknya Dimasak Apa? Ini 7 Resep Olahan yang Enak!

  • 5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

    5 Resep Mashed Potato, Cocok untuk MPASI dan Menu Makan Keluarga

  • Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

    Telur Ceplok Berapa Kalori? Ini Fakta Gizinya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti