TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Wah, ternyata ini 8 penyebab dan gejala menopause dini yang bisa terjadi di usia muda

Bacaan 4 menit
Wah, ternyata ini 8 penyebab dan gejala menopause dini yang bisa terjadi di usia muda

Cari tahu berbagai gejala dan penyebabnya berikut ini ya, perempuan wajib tahu!

Menopause merupakan satu tahap dalam kehidupan perempuan saat ia sudah tak lagi mengalami menstruasi yang pada akhirnya memang sudah tak memungkinkan lagi untuk hamil. Biasanya kondisi ini terjadi pada saat usia sekitar 50 tahun-an, namun seorang perempuan bisa saja mengalami menopause dini. Gejala menopause dini ini bisa dirasakan saat usia masih berada sekitar 40-45 tahun.

Kondisi menopause maupun menopause dini sebetulnya serupa, hanya usia saja yang membedakan kedua kondisi tersebut. Perempuan wajib tahu, ada beberapa gejala yang biasa terjadi serta berbagai hal yang bisa jadi penyebab menopause dini terjadi.

Berbagai gejala menopause dini

Gejala menopause dini

Ada beberapa gejala menopause dini yang bisa terjadi pada perempuan. Setiap perempuan bisa mengalami siklus menstruasi yang kurang teratur selama beberapa tahun sebelum akhirnya periode menstruasi ini berakhir.

Beberapa gejala lain yang sebaiknya diperhatikan, di antaranya:

  • Mengalami hot flashes atau rasa hangat yang menyebar ke seluruh bagian tubuh.
  • Vagina terasa lebih keirng dari biasanya, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan saat berhubungan seks.
  • Lebih sering mengalami buang air kecil.
  • Mengalami keringat dingin pada malam hari.
  • Payudara terasa nyeri dari biasanya.
  • Mengalami kesulitan saat hendak tidur atau insomnia.
  • Jantung sering berdebar kencang.
  • Mengalami infeksi saluran kencing, dengan atau tanpa gejala.
  • Kulit, mata, dan mulut terasa lebih kering.
  • Perubahan emosional yang menjadi lebih mudah marah, perubahan suasana hati, depresi ringan, maupun cemas.
  • Pertambahan berat badan.
  • Rambut mulai rontok atau menipis.
  • Perubahan pada libido atau dorongan seksual menjadi lebih rendah.
  • Sulit berkonsentrasi atau kehilangan memori.
  • Nyeri pada sendi maupun otot.

Artikel terkait : 9 Cara Mempersiapkan Diri untuk Menghadapi Menopause

Waspadai penyebabnya

Gejala menopause dini

Gejala menopause dini

Menopause dini bisa terjadi secara alami, namun juga bisa dialami karena adanya faktor eksternal. Beberapa hal yang meningatkan risikonya, antara lain:

1. Kondisi genetik

Perempuan yang memiliki riwayat menopause dini di keluarga kemungkinan memiliki risiko lebih tinggi mengalaminya juga. Di sisi lain, kondisi kromosom seseorang pun bisa memiliki pengaruh.

Ada perempuan yang memang terlahir mengembangkan kromosom yang rentan berpengaruh terhadap menopause dini. Selain itu, ada juga perempuan yang memiliki kelainan berupa kehilangan kromosom yang memiliki andil besar dalam segi fertilitas.

Contohnya saja perempuan yang mengalami Sindrom Turner, yang dilahirkan kehilangan seluruh atau sebagian kromosom X. Kondisi ini menyebabkan ovarium tidak terbentuk secara normal saat lahir hingga berpengaruh pada siklus menstruasi. Ini pun bisa terus berlanjut pada siklus menopause yang tidak normal.

2. Penyakit autoimun

Penyebab internal lain yang bisa menyebabkan perempuan rentan mengalami menopause dini ialah penyakit autoimun yang dideritanya. Beberapa jenis penyakit autoimun seperti masalah tiroid maupun rheumatoid arthritis diketahui memiliki kaitan.

Pada beberapa kasus, sistem kekebalan tubuh yang seharusnya menyerang penyakit justru menyerang sel tubuh yang sehat, termasuk indung telur. Kondisi ini bisa mengakibatkan indung telur tidak dapat menghasilkan hormon.

3. Kebiasaan merokok

Salah satu kebiasaan buruk yang sangat berhubungan dengan menopause dini ialah merokok. Perempuan yang merokok diketahui bisa mengalami menopause dua tahun lebih cepat dibandingkan perempuan lain yang tidak merokok.

Tak hanya dari segi usia, gejala yang bisa dirasakan perempuan perokok pun bisa lebih parah dibandingkan perempuan non perokok.

Artikel terkait : Bukan Hanya Wanita, Menopause Pada Lelaki Juga Bisa Terjadi

4. Operasi pengangkatan rahim

Histerektomi atau operasi pengangkatan rahim bisa menjadi penyebab lain dari menstruasi dini. Saat sudah dilakukan, perempuan tidak akan lagi mengalami menstruasi maupun mendapat peluang kehamilan.

Namun pada beberapa kasus, operasi pengangkatan rahim yang dilakukan masih bisa mempertahankan indung telur sehingga menopause dini tidak secara langsung terjadi. Selanjutnya, menopause dini akan bisa terjadi saat satu atau dua tahun setelahnya.

Gejala menopause dini

Gejala menopause dini

5. Pengangkatan ovarium

Menopause dini bisa cepat terjadi saat perempuan sudah melakukan operasi pengangkatan ovarium. Kedua ovarium yang diangkat melalui operasi atau disebut ooforektomi bilateral bisa menyebabkan gejala menopause dini segera muncul.

Segera setelah operasi dilakukan, seorang perempuan biasanya akan mengalami hot flashes dan penurunan hasrat seksual yang drastis.

6. Sindrom kelelahan kronis

Penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang mengalami Myalgic Encephalomyelitis (ME) atau Chronic Fatigue Syndrome (CFS) bisa cenderung mengalami menopause dini. Beberapa gejala dari kondisi ini, antara lain:

  • Mengalami kelelahan yang esktrem.
  • Nyeri bagian otot dan persendian.
  • Mengalami sakit kepala.
  • Kurang tidur.
  • Tubuh terasa lemah.

7. Menderita HIV

Seorang perempuan yang sudah terinfeksi HIV dan tak terkontrol dengan baik bisa lebih berisiko mengalami menopause dini. Dibandingkan kondisi perempuan lainnya, perempuan yang mengalami HIV biasanya mengalami gejala hot flash yang jauh lebih parah, Parents.

8. Kemoterapi

Terapi berupa kemoterapi untuk area panggul maupun kanker bisa lebih meningkatkan risiko menopause dini. Namun, tidak semua perempuan bisa mengalaminya, karena usia pun ternyata memiliki peran.

Pasien kemoterapi yang jauh lebih muda diketahui bisa lebih kecil kemungkinanya mengalami menopause. Kemoterapi bisa meningkatkan risiko karena bisa berpotensi merusak indung telur sehingga menyebabkan siklus menstruasi tidak normal.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Kondisi menopause dini ini bukanlah suatu hal yang bisa membahayakan. Namun, bila Parents merasa harus mengonsultasikannya segeralah berdiskusi dengan dokter terkait, ya.

Sebaiknya, setiap perempuan memang proaktif mengonsultasikan gejala yang dialami supaya tidak timbul kekhawatiran berlebih. Semoga membantu, ya!

Sumber : womenshealth, clevelandclinic, WebMD

Baca Juga :

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Wah, ternyata ini 8 penyebab dan gejala menopause dini yang bisa terjadi di usia muda
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti