TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bukan Hanya Wanita, Menopause Pada Lelaki Juga Bisa Terjadi

Bacaan 4 menit
Bukan Hanya Wanita, Menopause Pada Lelaki Juga Bisa Terjadi

Masa menopause pada lelaki ini dikarenakan perubahan hormonal yang terjadi pada saat lelaki menjadi semakin berumur, berikut gejalanya!

Memasuki masa menopause kadang menakutkan untuk beberapa perempuan. Padahal,  menopause pada lelaki juga terjadi walaupun banyak lelaki yang tidak mengetahuinya. Istilah menopause pada lelaki dalam dunia kedokteran biasa disebut andropause.

Masa menopause pada lelaki ini dikarenakan perubahan hormonal yang terjadi pada saat lelaki menjadi semakin berumur, yang ditandai dengan penurunan kadar testosteron.

Gejala menopause pada lelaki atau andropause ini cenderung tidak terasa dan tidak kelihatan secara signifikan, karena terjadi secara bertahap dan dalam proses yang lambat.

Menurut Mayo Clinic, setelah melewati usia 30 tahun, lelaki mengalami penurunan kadar testosteronnya 1% dalam setahun. Pada saat memasuki usia 70 tahun, penurunan kadar testosteron bisa mencapai 50% .Hal inilah yang menyebabkan timbulnya perubahan fisik, kejiwaan dan emosional lelaki.

Perbedaan andropause (menopause pada lelaki) dan menopause

menopause pada lelaki

Andropause tidak sepenuhnya dialami oleh setiap lelaki ketika memasuki usia senja, bahkan dari hasil penilitian menyebutkan sebagian besar lelaki tidak mengalami gejala andropause.

Hal ini berbeda dengan perempuan, yang akan memperoleh menopause saat memasuki usia senja ditandai dengan berhentinya menstruasi.

Gejala umum andropause:

Bukan Hanya Wanita, Menopause Pada Lelaki Juga Bisa Terjadi

  • Cenderung lebih mudah khawatir dan cepat tersinggung
  • Gairah yang menurun
  • Depresi
  • Energi yang menurun
  • Sulit tidur (Insomnia)
  • Osteoporosis
  • Lemak di perut yang semakin banyak
  • Pembesaran payudara pada lelaki
  • Sulit mengingat
  • Kehilangan masa otot
  • Hiperhidrosis (keringat berlebihan)
  • Agak sulit berkonsentrasi
  • Kehilangan antusiasme

Penanganan andropause

menopause pada lelaki

Jika hal ini terjadi pada pasangan Anda atau Anda, ada baiknya menghubungi dokter untuk berkonsultasi.

Dokter biasanya akan melakukan serangkaian tes darah untuk mengetahui kadar testosteron.

Dan jika kadar testosteron rendah, maka dapat diadakan terapi penggantian kadar testosteron. Namun biasanya dokter akan terlebih dahulu menyarankan untuk mengubah gaya hidup, seperti diet, program latihan dan pemberian obat anti depresan untuk mengurangi gejala andropause.

Mengatasi menopause pada pria

Wanita mungkin bukan satu-satunya yang mengalami efek dari perubahan hormon. Beberapa dokter memperhatikan para pria juga melaporkan gejala yang sama seperti yang dialami wanita dalam perimenopause dan menopause.

Namun, komunitas medis masih memperdebatkan apakah pria benar-benar mengalami “menopause” untuk mendefinisikan kondisi penurunan kadar testosteron. Dokter mengatakan, pria yang menerima terapi hormon testosteron bisa sembuh dari beberapa gejala yang berhubungan dengan apa yang disebut menopause pria.

Karena pria tidak melalui periode atau masa menstruasi, agak sulit mendefinisikan dengan baik apa yang disebut dengan menopause pria, beberapa dokter menyebut masalah ini sebagai penurunan androgen (testosteron) pada pria yang menua – atau apa yang beberapa orang sebut testosteron rendah. Adalah normal bagi pria untuk mengalami penurunan produksi hormon testosteron karena penuaan, tetapi ini juga bisa terjadi pada kondisi seperti diabetes.

Tidak seperti menopause pada wanita, ketika produksi hormon berhenti total, penurunan testosteron pada pria adalah proses yang lebih lambat. Testis, tidak seperti ovarium, tidak kehabisan zat yang dibutuhkannya untuk membuat testosteron. Pria yang sehat mungkin dapat membuat sperma mencapai usia 80-an atau lebih.

Web MD melaporkan, sebagai akibat dari menopause ini, perubahan pada fungsi testis dapat terjadi pada usia 45 hingga 50 dan lebih dramatis setelah usia 70 tahun pada beberapa pria. Untuk membuat diagnosis “menopause” pada pria, dokter akan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Melakukan pemeriksaan fisik
  • Menanyakan tentang gejalanya
  • Melakukan tes untuk menyingkirkan masalah medis yang mungkin berkontribusi terhadap gejala
  • Melakukan tes darah, yang mungkin termasuk mengukur kadar testosteron

Bisakah menopause pria diobati?

Jika kadar testosteron rendah, terapi penggantian testosteron dapat membantu meringankan gejala seperti:

  • Kehilangan minat pada seks (penurunan libido)
  • Depresi
  • Kelelahan

Seperti halnya terapi penggantian hormon pada wanita, terapi penggantian testosteron memiliki potensi risiko dan efek samping. Mengganti testosteron dapat meningkatkan risiko kanker prostat dan penyakit jantung.

Jika Anda mempertimbangkan terapi pengganti androgen, bicarakan dengan dokter untuk mempelajari terapi ini lebih lanjut. Dokter mungkin juga merekomendasikan gaya hidup tertentu atau perubahan lain untuk membantu meringankan beberapa gejala menopause pria.

Baca juga:

Gejala Menopause yang Perlu Diketahui Setiap Wanita

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yenny The

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bukan Hanya Wanita, Menopause Pada Lelaki Juga Bisa Terjadi
Bagikan:
  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

    Cara Mengatasi Anak Demam di Malam Hari, Parents Perlu Tahu!

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti